MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 25 November 2018 13:22
Pemerintah Seharusnya Selektif Soal Moratorium DOB
Hetifah

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Wakil Ketua Komisi X, DPR RI Hetifah menyebut Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harus lebih selektif dalam mengambil keputusan mengenai penyetopan usulan pemekaran.

Menurut wanita berhijab ini, keputusan yang diambil Kemendagri merupakan sebuah keputusan yang tidak diharapkan semua pihak, khususnya masyarakat yang menginginkan daerahnya dimekarkan.

"Kita tidak mengharapkan kebijakan seperti ini, yang menyamaratakan semua daerah karena alasan SDM (sumber daya manusia) dan anggaran," katanya kepada Berau Post, beberapa waktu lalu.

Ia berpendapat, seharusnya pemerintah dalam hal usulan Daerah Otonomi Baru (DOB) ini, mengambil kebijakan yang di mana harus selektif terhadap daerah-daerah yang telah mengusulkan DOB.

Seperti melihat potensi dari daerah tersebut dan kesiapannya saat akan dimekarkan menjadi DOB. "Pemerintah harusnya lebih selektif dan memilih daerah mana saja yang punya potensi dan siap akan maju kalau dimekarkan," ujarnya.

Ia pun menyebut, Berau Pesisir Selatan (BPS) merupakan salah satu daerah yang telah siap untuk dimekarkan. Hal ini dibuktikan dengan adanya hasil studi atau kajian dari perguruan tinggi terpercaya. "Saya yakin masyarakat Berau, khususnya yang ada di daerah pesisir tetap loyal terhadap pemerintah provinsi dan kabupaten. Hanya saja mereka juga butuh perhatian," terangnya.

Diakuinya, daerah pesisir selatan Berau saat ini, kemajuannya sedikit tersendat hal ini terbukti dengan cukup bergantungnya dengan Tanjung Redeb. "Saya harap teman-teman forum pemekaran BPS tetap semangat dan terus memperjuangkan apa yang telah diperjuangkan selama ini," harapnya.

Seperti diketahui, keterbatasan SDM masih menjadi masalah bagi daerah-daerah hasil pemekaran. Padahal berdasarkan catatan Kemendagri, saat ini ada 314 pengajuan pemekaran daerah yang menumpuk di meja Dirjen Otonomi Daerah. Baik pemekaran provinsi maupun kabupaten/kota.

Mendagri pun melapor ke presiden bahwa pemekaran distop. Pengajuan yang ada untuk sementara tidak bisa diproses. "Dengan percepatan pembangunan infrastruktur di pusat dan daerah yang sedang dibangun, mudah-mudahan tidak (perlu pemekaran, Red.)," ucap Tjahjo Kumolo dilansir jpnn.com.

Menyikapi hal itu, Bupati Berau Muharram menyebut rencana itu akan menjadi kerugian bagi Bumi Batiwakkal –sebutan Kabupaten Berau. "Saya belum tahu (rencana penyetopan pemekaran, Red). Tapi tentu kita rugi kalau memang distop, karena kita sudah terlalu lama menunggu," katanya. (arp/app)


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 18:36

Hari Ini, Anggota DPRD Periode 2019-2024 Dilantik

TANJUNG REDEB – Sebanyak 30 anggota DPRD Kabupaten Berau periode…

Senin, 19 Agustus 2019 18:35

Suara Tinggi Belum Tentu Dapat Kursi

TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau periode 2019-2024 akan dilantik…

Senin, 19 Agustus 2019 18:34

Siap Maju asalkan Didukung Masyarakat

Menjadi wakil rakyat di Karang Paci, sudah membuktikan kapasitas Rusianto…

Senin, 19 Agustus 2019 18:25

Sambut Pesta Demokrasi dengan Kebersamaan

TANJUNG REDEB- Tahapan pendaftaran hingga penetapan calon bupati dan wakil…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:41

Banyak Jalan untuk Sebuah Pengabdian

Segudang pengalaman berorganisasi, menjadi modal Pipit dalam mengasah jiwa kepemimpinannya.…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:37

Warga Polandia dan Belanda Juga Ikut Upacara

BUKAN di pedalaman saja, upacara hari ulang tahun (HUT) ke-74…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:34

Dihadiahi Puisi Surat untuk Ibu Pertiwi

KELAY- Nyanyian lagu Indonesia Raya berkumandang. Dinyanyikan para pelajar dari…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:30

Cari Sumber PAD Baru, Alur Sungai Mau Ditarik Retribusi

TANJUNG REDEB- Padatnya aktivitas pelayaran di alur sungai, dinilai sebagai…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:24

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Penerbangan Terganggu

TELUK BAYUR- Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Berau, akhirnya mengganggu…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:20
BREAKING NEWS

Kodim Sita 500 Dus Rokok Diduga Ilegal

TANJUNG REDEB - Unit Intel Kodim 0902/Trd menyita ratusan ball…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*