MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 20 Desember 2018 10:42
Harga Semangka Anjlok, Ini Penyebab Utamanya
MURAH: Sejumlah petani semangka mengeluhkan murahnya harga semangka di pasaran.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Petani semangka di Kampung Harapan Jaya, Kecamatan Segah, mengeluhkan harga buah semangka yang anjlok dalam beberapa pekan terakhir.

Imran, petani semangka di Kampung Harapan Jaya, mengakui saat ini terkendala dengan anjloknya harga jual yang hanya berkisar Rp 2.500 ribu per kilogram. Menurutnya, disebabkan banyaknya semangka yang didatangkan dari luar daerah. Padahal, hasil panen petani semangka di daerah Segah bisa dikatakan lebih dari cukup.

“Sebelumnya, bisa sampai Rp 4.500 per kilogramnya. Sekarang harganya anjlok karena buah semangka banyak di pasaran. Baik yang dari petani di Berau maupun dari luar daerah,” ujarnya.

Disinggung terkait kualitas semangka asal Berau dan luar daerah, diakuinya sama saja dan tidak ada perbedaan yang mencolok.

“ Ukuran, rasa, warna, dan kualitas sebenarnya sama saja, tapi dengan adanya semangka yang masuk dari luar daerah jelas mengurangi pasaran saya maupun petani semangka lainya,” keluhnya.

Lanjut dia, bahkan untuk mengakali agar buah semangka yang dia sudah panen tidak busuk. Dia harus rela menjual dengan harga yang murah, atupun dititipkan ke beberapa rumah singgah.

“Terpaksa harus di jual murah dari pada busuk, jika ada kenalan di beberapa rumah singgah untuk beristirahat kita titip nanti tinggal di atur saja hasilnya,” terangnya.

Dirinya pun berharap agar masyarakat Berau, lebih mengutamakan untuk membeli buah lokal, karena bisa membantu ekonomi petani lokal.

“Dengan tidak anjloknya harga buah lokal bisa memberi kami motivasi untuk berinovasi mengembangkan sesuatu yang berbeda dari buah semangka pada umummnya, seperti di Bali itu buah-buahan mereka jadi kan cemilan khas mereka seperti keripik nangka, bukan tidak mungkin semangka bisa dibuatkan keripik,” tuturnya.(*/tyo/app) 


BACA JUGA

Selasa, 15 Oktober 2019 10:20

Tingkatkan Produksi Sapi

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau optimis…

Rabu, 09 Oktober 2019 12:17

Petani Diminta Hindari Bibit Abnormal

TANJUNG REDEB - Sekretaris Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Amran imbau…

Senin, 07 Oktober 2019 13:09

Jaga Harga Cabai Tetap Normal

TANJUNG REDEB – Untuk menekan tingginya harga cabai di pasaran,…

Minggu, 06 Oktober 2019 12:27

Siap-Siap..!! Akhir Bulan Masuk Musim Tanam Padi

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau,…

Sabtu, 05 Oktober 2019 11:15

Perkebunan Kakao Banyak Diserang Hama

TANJUNG REDEB – Produksi perkebunan kakao di Berau masih tinggi…

Selasa, 01 Oktober 2019 15:18

INGAT..!! Pelaku Usaha Jangan Sediakan Kantung Plastik

TANJUNG REDEB – Upaya mengurangi penggunaan plastik terus digalakkan Pemerintah…

Minggu, 29 September 2019 08:52

Registrasi Apindo Jadi Kewajiban

TANJUNG REDEB- Gubernur Kaltim Isran Noor, telah menerbitkan edaran Nomor…

Sabtu, 28 September 2019 09:47

Kemarau ..!!! Sudah Asap, Air Susah, Ehhh... Harga Sayur Naik

TANJUNG REDEB – Musim kemarau disebut sebagai biang keladi naiknya…

Sabtu, 28 September 2019 09:41

Kemarau, Beras Bulog Tetap Aman

TANJUNG REDEB – Walau sejumlah daerah di Indonesia mengalami musim…

Jumat, 27 September 2019 18:17

Produksi Pisang Kepok Turun

TANJUNG REDEB – Tingginya permintaan pangsa pasar Malaysia terhadap komoditi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*