MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 27 Desember 2018 11:58
Jualan di Trotoar karena Pasar Sepi
BUKAN TEMPATNYA: Pedagang sayur yang berjualan di bahu jalan, hingga menggunakan trotoar untuk pejalan kaki.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Trotoar di dalam Kota Tanjung Redeb, masih saja ada yang digunakan untuk berdagang. Seperti halnya yang dilakukan pedagang sayur di Jalan Milono, Tanjung Redeb, kemarin (26/12).

Pedagang sayur tersebut, Galu mengaku, berjualan di bahu jalan maupun trotoar jauh lebih efektif dibandingkan berjualan di dalam Pasar Sanggam Adji Dilayas.

“Memudahkan pembeli juga, tinggal memarkirkan kendaraanya di jalan, terus bisa belanja dan tidak memakan waktu lama juga,” ujarnya kepada Berau Post.

Meski begitu, kata Galu, ia menyadari bila berjualan di menggunakan trotoar atau bahu jalan adalah perbuatan yang melanggar aturan, namun hal tersebut dilakukan karena alasan kebutuhan.

“Mau bagaimana lagi, dengan cara gini kita menyamperi pembeli. Kalau di pasar lama lakunya,” ungkapnya

Nurmala, seorang pembeli dengan adanya pedagang sayuran keliling yang memarkirkan kendaraanya di bahu jalan merasa diuntungkan karena bisa belanja sayur tidak perlu jauh.

“Kalau soal harga relatif hampir sama saja dengan yang berjualan di pasar,” tuturnya.

Lanjut dia, pedagang sayur salah bila memarkirkan kendaraan daganganya dalam waktu yang lama, pasalnya bisa saja menganggu lalu lintas.

“Menurut saya kalau sekadar singgah saja tidak masalah, tapi kalau hampir setengah parkir kendaraan daganganya jelas salah,” tandasnya.

Di tempat yang berbeda, Taufik pengendara saat diminta tanggapanya terkait adanya pedagang sayuran di bahu jalan, menurut dia jelas menganggu pengguna jalan khususnya pengendara, mengingat Jalan Milono salah satu jalan yang ramai di lalui kendaraan.

“Pertama pedagang tersebut menganggu pejalan kaki yang ingin menggunakan trotoar, kedua menganggu lalu lintas, karena ada pembeli yang ingin membeli terkadang memarkirkan kendaraanya sembarang, jadi menganggu kita yang mau lewat,” pungkasnya. (*/tyo/app)


BACA JUGA

Rabu, 09 Oktober 2019 12:17

Petani Diminta Hindari Bibit Abnormal

TANJUNG REDEB - Sekretaris Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Amran imbau…

Senin, 07 Oktober 2019 13:09

Jaga Harga Cabai Tetap Normal

TANJUNG REDEB – Untuk menekan tingginya harga cabai di pasaran,…

Minggu, 06 Oktober 2019 12:27

Siap-Siap..!! Akhir Bulan Masuk Musim Tanam Padi

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau,…

Sabtu, 05 Oktober 2019 11:15

Perkebunan Kakao Banyak Diserang Hama

TANJUNG REDEB – Produksi perkebunan kakao di Berau masih tinggi…

Selasa, 01 Oktober 2019 15:18

INGAT..!! Pelaku Usaha Jangan Sediakan Kantung Plastik

TANJUNG REDEB – Upaya mengurangi penggunaan plastik terus digalakkan Pemerintah…

Minggu, 29 September 2019 08:52

Registrasi Apindo Jadi Kewajiban

TANJUNG REDEB- Gubernur Kaltim Isran Noor, telah menerbitkan edaran Nomor…

Sabtu, 28 September 2019 09:47

Kemarau ..!!! Sudah Asap, Air Susah, Ehhh... Harga Sayur Naik

TANJUNG REDEB – Musim kemarau disebut sebagai biang keladi naiknya…

Sabtu, 28 September 2019 09:41

Kemarau, Beras Bulog Tetap Aman

TANJUNG REDEB – Walau sejumlah daerah di Indonesia mengalami musim…

Jumat, 27 September 2019 18:17

Produksi Pisang Kepok Turun

TANJUNG REDEB – Tingginya permintaan pangsa pasar Malaysia terhadap komoditi…

Jumat, 27 September 2019 18:16

Menanam Sayur-Mayur di Pekarangan Rumah Bisa Menghemat Pengeluaran

TANJUNG REDEB – Dinas Pangan Berau mengajak masyarakat untuk mulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*