MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 09 Januari 2019 13:06
Minta Pemda Bertindak, Wabup Sebut Laut Bukan Kewenangan

Cuitan Menteri Susi di Twitter Tanggapi Perburuan Karapas Penyu

MINTA DITINDAK: Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Twitter pribadinya, terkait perburuan karapas di Pulau Derawan.

PROKAL.CO, Kepedulian Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, terhadap laut Indonesia cukup besar, tak terkecuali untuk Kabupaten Berau.

SAMSUDDIN, Tanjung Redeb

SENIN (7/1) lalu, Pulau Derawan jadi pembahasan hangat di Twitter, ya itu karena cuitan Bu Susi Pudjiastuti, terkait perburuan penyu sisik untuk diambil karapasnya kemudian diperdagangkan. Banyak masyarakat pun menanggapinya.

Susi menanggapi postingan Profauna yang merupakan liputan khusus Berau Post, usai melakukan penelusuran perburuan dan perdagangan sisik penyu atau karapas di Pulau Derawan.

Dalam cuitan itu juga, Susi meminta Pemkab dan seluruh aparat di Kabupaten Berau, khususnya di Pulau Derawan segera bertindak untuk menghentikan aksi perburuan sisik penyu yang kerap dijadikan aksesori untuk oleh-oleh.

Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Bupati Berau Agus Tantomo kembali menegaskan bahwa saat ini Pemkab Berau sudah berupaya semaksimal mungkin untuk membersihkan aksi itu. Salah satu upaya yang telah dilakukan yakni melakukan pemusnahan belasan kilogram sisik penyu, yang sudah terlanjur diburu pada akhir Desember 2018 lalu.

Hal itu pun dikatakan Agus, sebenarnya sudah dia laporkan langsung kepada Susi melalui pesan WhatsApp. "Lagian pesan saya itu sudah dibaca Bu Susi. Jadi kalau Bu Susi minta kita ambil tindakan justru memang sudah kita lakukan lebih dulu," tegas Agus kepada Berau Post kemarin (8/1).

Tak hanya melakukan pemusnahan, untuk mengatasi persoalan itu juga dibeberkannya masyarakat Pulau Derawan telah melakukan perjanjian tertulis baik dengan Pemkab Berau maupun aparat kemanan.

Di mana dalam perjanjian itu, siapapun masyarakat Pulau Derawan yang melakukan penangkapan, pengolahan, hingga menjual sisik penyu termasuk dalam bentuk aksesori maka yang bersangkutan sudah bersedia menanggung sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang.

Tapi diakuinya juga, keterbatasan kewenangan milik Pemkab Berau menjadi salah satu kendala pihaknya untuk berupaya maksimal menghentikan aksi tersebut.

Sebagaimana ketentuan Undang-Undang 23/2014 tentang pemerintah daerah, kabupaten maupun kota tidak lagi memilliki kewenangan untuk mengatur soal kelautan. Padahal laut menjadi tempat aksi nelayan nakal untuk melakukan perburuan penyu.

Itu juga diperkuat, dengan telah dihapusnya Dinas Kelautan dari Kabupaten Berau. "Untuk di darat kami memang bisa mengambil tindakan sebagai bentuk wujud penegakan undang-undang, tapi kalau di laut kami tidak bisa apa-apa," bebernya.

Untuk itu, dirinya berarap seluruh pihak berwenang baik itu Pemprov Kaltim maupun Kementerian Kelautan turut membantu melakukan pengawasan untuk mengatasi persoalan tersebut.

"Kecuali memang kewenangan perikanan dikembalikan ke daerah tentu kami siap aja. Kita sederhana aja, ketika memang yang memiliki kewenangan enggak bisa melakukan pengawasan ya kasih kita kewenanganya. Kalau sudah ada itu, ada dasar kita menganggarkan dan mengambil tindakan," pungkasnya. (*/app)


BACA JUGA

Kamis, 19 September 2019 17:59

Bangun Koalisi Menguntungkan

TANJUNG REDEB – Tahapan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati…

Kamis, 19 September 2019 17:50

Masa Libur Sekolah Tak Diperpanjang

Masa libur sekolah karena kabut asap, berakhir sejak kemarin (18/9).…

Kamis, 19 September 2019 17:42

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Pembakaran Hutan

TANJUNG REDEB - Polres Berau telah mengamankan sebanyak 8 orang pelaku…

Kamis, 19 September 2019 17:40

Berau Juga Produksi Banyak Asap

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati (Wabup) Berau Agus Tantomo, kembali turun…

Rabu, 18 September 2019 17:28

Dihukum Lebih Berat, Terdakwa Keberatan

TANJUNG REDEB– Mendapat hukuman penjara lebih berat dari rekannya, terdakwa…

Rabu, 18 September 2019 17:27

Lahan Terbakar, Seluas Mata Memandang

TANJUNG REDEB- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diperkirakan masih terjadi.…

Rabu, 18 September 2019 17:26

Pimpin Anggota dengan Kebersamaan

TANJUNG REDEB – Momentum peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Berau…

Rabu, 18 September 2019 17:25

Sarankan Belajar via Grup WhatsApp

Kebijakan meliburkan anak-anak sekolah selama 3 hari setelah Kabupaten Berau…

Selasa, 17 September 2019 12:50

Dua Pekan, Penderita ISPA Capai 1.072

TANJUNG REDEB – Paparan kabut asap yang semakin pekat, tidak…

Selasa, 17 September 2019 12:48

Gara-Gara Ini, Dalam Sehari Bandara Rugi Rp 40 Juta

SUDAH empat hari aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau lumpuh total…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*