MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 19 Januari 2019 13:10
KENAPA INI..?? Kepala Kampung Dihajar Warga Sampai Babak Belur

Karena Menegur Warga yang Menjemur Jagung di Masjid

PROKAL.CO, TALISAYAN – Kepala Kampung Purnasari Jaya, Kecamatan Talisayan, Sugiono, jadi sasaran amukan warganya sendiri, Jumat (18/1). Kejadian yang terjadi usai salat Jumat tersebut, diduga dipicu kesalahpahaman.

Dari informasi yang dihimpun Berau Post, sebelum peristiwa tersebut terjadi, korban yang datang ke Masjid Al Mujahidin untuk salat Jumat berjamaah, melihat warganya berinisial Di, menjemur biji jagung di halaman masjid. Melihat itu, korban lantas menegur dan meminta Di segera memindahkan biji jagung tersebut agar tidak mengganggu jamaah.

Diungkapkan salah seorang saksi mata yang menolak namanya dikorankan, aksi pemukulan terjadi setelah korban selesai menunaikan salat Jumat. Karena usai salat, korban masih melihat hamparan biji jagung dijemur di halaman masjid. Saat menegur kembali, rekan Di berinisial As, lantas melayangkan bogem mentah kepada Sugiono, yang akhirnya memicu aksi pengeroyokan oleh As, Di dan rekannya yang lain.

"Sebelumnya memang sudah diperingati. Nah pas memberikan peringatan kedua, ia (Sugiono) dikeroyok. Mungkin sempat cekcok atau ada kata provokasi sehingga korban dikeroyok. Sekitar 4 atau 5 orang lah,” katanya kepada Berau Post kemarin.

Untungnya, aksi pengeroyokan tak berlangsung lama. Sebab, masih banyak jamaah yang baru selesai salat Jumat, langsung mengamankan korban dari aksi pengeroyokan.

Setelah berhasil dilerai, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pratama Talisayan untuk mendapat pengobatan sekaligus dilakukan visum, dan dilanjutkan membuat laporan ke polisi.

"Yang ngeroyok memang lawannya saat pilkakam (pemilihan kepala kampung) kemarin. Kabarnya dibawa ke polisi dan diselesaikan di sana," terangnya.

Berdasarkan pantauan Berau Post di Mapolsek Talisayan, As bersama sejumlah pelaku lainnya telah diamankan, dan sejumlah saksi juga dikumpulkan untuk dimintai keterangan oleh polisi. Camat Talisayan David Pamudji beserta sejumlah stafnya, juga tampak di Mapolsek Talisayan.

Dari keterangan Sugiono, pengeroyokan tersebut terjadi saat jamaah baru membubarkan diri dari masjid. Ia juga mengatakan sempat menegur aktivitas penjemuran jagung itu karena dinilainya, halaman masjid bukan untuk tempat menjemur jagung.

"Saya juga tidak tahu apabila selain masalah ini, dia (As) ada masalah lain dengan saya. Karena sebelum kejadian ini, dia sering bertamu ke rumah," ungkapnya saat bercerita dengan aparat kecamatan yang hadir.

Ia mengaku, sempat dipukul di bagian mulut dan kepala. Meskipun sempat berusaha membela diri, namun As yang dibantu warga lainnya berhasil memojokkannya sehingga beberapa pukulan mendarat di wajahnya.

"Pas As mukul sekali, sempat saya tangkis. Tapi yang lain juga ikut mukul, saya tidak bisa lagi menahannya. Bibir saya juga sempat berdarah. Tadi saya juga sudah periksakan dokter untuk visum," terangnya.

Ia juga mengatakan, aksi penganiayaan yang dilakukan As bersama rekannya, akan terus diproses secara hukum. "Iya, akan saya lanjutkan kasusnya," kesalnya.

Sementara itu Kapolsek Talisayan Iptu Faisal Hamid menjelaskan, persoalan tersebut diduga karena salah paham antara korban dengan pelaku pengeroyokan. "Kita menduganya hanya salah paham," bebernya

Kendati demikian, saat ini pihaknya masih memeriksa saksi dan pelaku pengeroyokan. "Saat ini masih dilakukan penyelidikan, baik itu meminta keterangan saksi, pelaku, maupun korban. Jadi belum bisa kita sampaikan hasilnya," jelasnya.

Apakah kasus tersebut bakal diproses? Ditanya demikian, Faisal menyebut hal itu tergantung korban sebagai pelapor. Menurutnya, pelaku bisa dikenakan pasal penganiayaan apabila dalam pemeriksaan telah memenuhi unsur yang diperlukan. Karena apapun alasan pelaku, aksi kekerasan yang dilakukan kepada korban adalah salah. (*/sht/udi)


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 18:35

Suara Tinggi Belum Tentu Dapat Kursi

TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau periode 2019-2024 akan dilantik…

Senin, 19 Agustus 2019 18:34

Siap Maju asalkan Didukung Masyarakat

Menjadi wakil rakyat di Karang Paci, sudah membuktikan kapasitas Rusianto…

Senin, 19 Agustus 2019 18:25

Sambut Pesta Demokrasi dengan Kebersamaan

TANJUNG REDEB- Tahapan pendaftaran hingga penetapan calon bupati dan wakil…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:41

Banyak Jalan untuk Sebuah Pengabdian

Segudang pengalaman berorganisasi, menjadi modal Pipit dalam mengasah jiwa kepemimpinannya.…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:37

Warga Polandia dan Belanda Juga Ikut Upacara

BUKAN di pedalaman saja, upacara hari ulang tahun (HUT) ke-74…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:34

Dihadiahi Puisi Surat untuk Ibu Pertiwi

KELAY- Nyanyian lagu Indonesia Raya berkumandang. Dinyanyikan para pelajar dari…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:30

Cari Sumber PAD Baru, Alur Sungai Mau Ditarik Retribusi

TANJUNG REDEB- Padatnya aktivitas pelayaran di alur sungai, dinilai sebagai…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:24

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Penerbangan Terganggu

TELUK BAYUR- Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Berau, akhirnya mengganggu…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:20
BREAKING NEWS

Kodim Sita 500 Dus Rokok Diduga Ilegal

TANJUNG REDEB - Unit Intel Kodim 0902/Trd menyita ratusan ball…

Sabtu, 17 Agustus 2019 13:51

10 Napi Langsung Bebas

TANJUNG REDEB - Sebanyak 532 warga binaan di Rumah Tahanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*