MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 21 Januari 2019 14:15
KPU Tunggu Inkrah

Perihal Oknum Caleg PBB Jadi Tersangka

Roby Maula

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Salah satu calon legislatif (caleg) Berau, telah ditetapkan menjadi tersangka oleh pihak kepolisian, akibat aksi pengeroyokan terhadap Kepala Kampung Purnasari Jaya beberapa waktu lalu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau selaku penyelenggara pemilu pun menunggu persoalan berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Ketua KPU Berau, Roby Maula mengatakan, dalam hal ini pihaknya masih tetap sama seperti kasus sebelumnya yang juga melibatkan oknum caleg kedapatan terindikasi mengonsumsi narkotika. Dengan mempedomani keputusan KPU RI Nomor 961 tentang petunjuk teknis perbaikan, penyusunan dan penetapan DCS serta penyusunan dan penetapan DPT anggota DPR, DPR Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.

 “Kami masih mempedomani SK KPU RI, apabila caleg tersebut telah ditetapkan sebagai terpidana dan diputus hakim, maka kami akan melakukan tindakan sesuai aturan,” katanya kepada Berau Post, Minggu (20/1).

Tindakan yang ia maksud diterangkannya pihak KPU Berau akan melakukan pencoretan terhadap nama calon yang bersangkutan tanpa mengubah nomor urut calon. “Dan pihak partai politik yang menaungi caleg tersebut tidak dapat melakukan penggantian terhadap caleg yang sudah dicoret tadi,” ujarnya.

Sebelumnya, aksi pengeroyokan terhadap Kepala Kampung Purnasari Jaya, Sugiono turut diduga menyeret salah satu calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Bulan Bintang (PBB) berinisial As.

Mengenai hal tersebut, Ketua PBB Berau, Kamaruddin mengaku belum mengetahui salah satu caleg yang diduga dari partai yang ia pimpin terlibat aksi pengeroyokan di Kampung Purnasari Jaya, Kecamatan Talisayan, dua hari lalu.

“Oh kapan? Saya baru dengar dan belum dapat info soal itu,” katanya saat dikonfirmasi Berau Post, Sabtu (19/1).

Ditanya apakah akan ada tindakan dari internal partai atas persoalan tersebut? Dirinya pun belum berani komentar terlalu jauh. Pasalnya, ia belum mengetahui akar mulanya aksi pengeroyokan yang diduga melibatkan salah satu satu calegnya itu.

“Hal ini akan saya bahas dulu dengan teman-teman di internal mengenai hal ini,” singkatnya.

Diketahui, Kepala Kampung Purnasari Jaya, Kecamatan Talisayan, Sugiono, jadi sasaran amukan warganya sendiri, Jumat (18/1). Kejadian yang terjadi usai salat Jumat tersebut, diduga dipicu kesalahpahaman.

ANTISIPASI MASALAH LANJUTAN

Terkait kasus pengeroyokan yang menimpa Kepala Kampung Purnasari Jaya, Sugiono. Pemerintah Kecamatan Talisayan bergerak cepat untuk meredam konflik sosial masyarakat akibat dampak dari aksi pengeroyokan tersebut.

Camat Talisayan, David Pamudji, mengatakan saat mengetahui adanya persoalan tersebut pihaknya langsung bergegas mencari keterangan untuk mengetahui secara pasti kronologis permasalahannya.

 

Bahkan, pada hari terjadinya persoalan, pihaknya bersama aparat kepolisian, maupun aparat dari Koramil Talisayan menggelar pertemuan dengan sejumlah elemen masyarakat yang ada di Kampung Purnasari Jaya.

"Pertemuan silaturahmi Muspika dengan warga Kampung Purnasari Jaya. Sebagai upaya menjaga kekeluargaan, kebersamaan, persatuan dan kesatuan dalam rangka menjaga ketentraman, ketertiban dan keamanan pasca kasus pengeroyokan saudara Sugiono sekaligus  menjelang Pileg dan Pilpres," ungkapnya pada Berau Post, Minggu (20/1).

Lebih lanjut dikatakannya, pasca pengeroyokan tersebut, bukan tidak mungkin ada sejumlah oknum yang ingin menambah keruh suasana akibat adanya kasus itu. Di samping itu, dalam pertemuan yang juga dihadiri aparat kampung, BPK, hingga fasilitator kampung,  David berpesan agar masyarakat tidak terprovokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Tidak menebarkan aroma dendam, tidak terpancing provokasi terlebih dengan akan dilangsungkannya pileg dan pilpres ini. Kita ingin kamtibmas lebih kondusif," ungkapnya.

Ia menambahkan, jika ada warga atau oknum yang coba melakukan aksi provokasi terkait kasus pengeroyokan, dapat segera melaporkannya baik itu kepemerintah kecamatan, maupun aparat kepolisian, ataupun kepada aparat TNI setempat.

"Kita tidak ingin ada yang mencoba memperkeruh suasana, dan dapat kembali memicu konflik sosial. Jika ada terjadi permasalahan warga agar dikoordinasikan dengan pihak terkait, terutama muspika dan penyelesaiannya melalui musyawarah mufakat," tuturnya.

Terkait masalah pengeroyokan, pihaknya bersama masyarakat telah diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk menangani secara profesional.

"Pada intinya, kami serahkan semua kepada polisi selaku penegak hukum. Apapun hasilnya, kita harus hormati bersama," tandasnya. (arp/*/sht/app)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 17:45

Subuh Nyolong Motor, Pagi Langsung Ditangkap

TANJUNG REDEB- Sumpeknya suasana di dalam penjara, tak cukup membuat…

Jumat, 20 September 2019 17:42

UMKM Juga Kena Dampak Kabut Asap

KARHUTLA atau kebakaran hutan dan lahan yang belum bisa diatasi,…

Jumat, 20 September 2019 17:41

Malam Padam, Siang Berkobar Lagi

SEGAH– Pemkab Berau benar-benar serius menangani persoalan kebakaran hutan dan…

Jumat, 20 September 2019 17:40

Prabowo Restui Muharram

TANJUNG REDEB - Bakal calon bupati yang diusung Partai Keadilan…

Kamis, 19 September 2019 17:59

Bangun Koalisi Menguntungkan

TANJUNG REDEB – Tahapan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati…

Kamis, 19 September 2019 17:50

Masa Libur Sekolah Tak Diperpanjang

Masa libur sekolah karena kabut asap, berakhir sejak kemarin (18/9).…

Kamis, 19 September 2019 17:42

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Pembakaran Hutan

TANJUNG REDEB - Polres Berau telah mengamankan sebanyak 8 orang pelaku…

Kamis, 19 September 2019 17:40

Berau Juga Produksi Banyak Asap

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati (Wabup) Berau Agus Tantomo, kembali turun…

Kamis, 19 September 2019 13:18

Macan Dahan Ditemukan Kurus dan Tak Berdaya

BIDUKBIDUK - Masyarakat Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Bidukbiduk, geger dengan…

Rabu, 18 September 2019 17:28

Dihukum Lebih Berat, Terdakwa Keberatan

TANJUNG REDEB– Mendapat hukuman penjara lebih berat dari rekannya, terdakwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*