MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 09 Februari 2019 14:23
Kasus Perceraian Meningkat, Didominasi Cerai Gugat

Januari 2019, 118 Kasus

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB – Kasus perceraian yang ditangani Pengadilan Agama (PA) Tanjung Redeb, dalam satu tahun terakhir meningkat yang didominasi oleh cerai gugat (permohonan sang istri) dibandingkan dengan kasus cerai talak (permohonan sang suami). Hal itu diungkapkan Panitera Muda Hukum, PA Tanjung Redeb, Kaspul Asrar kepada Berau Post, kemarin (8/2). 

 

Kaspul menyebutkan bahwa pada 2018 lalu, jumlah kasus perceraian yang diterima PA Tanjung Redeb, mencapai 510 kasus yang terdiri dari cerai talak 133, dan cerai gugat 377 kasus. Selanjutnya, pada periode 1 hingga 31 Januari 2019, permohonan perceraian yang diterima pihaknya sudah 118 kasus, terdiri dari kasus cerai talak 24, dan cerai gugat 94 kasus. 

 

“Tahun 2019, itu periode 31 Januari ya. Kasus cerai gugat masih lebih tinggi, seperti tahun lalu yang kami tangani,” ujarnya. 

 

Dijelaskan Kaspul, dari jumlah kasus yang ditangani setiap tahunnya, hanya beberapa kasus yang bisa diselesaikan secara mediasi (rujuk). Terlebih  permohonan kasus cerai talak dan cerai gugat itu selalu diupayakan mediasi karena sudah menjadi prosedurnya. Tapi  sedikit yang mau melakukan mediasi.  

 

Menurut Kaspul, kasus perceraian yang terjadi di Berau, lebih banyak disebabkan karena faktor perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus. Disusul kasus karena meninggalkan salah satu pihak, kemudian karena faktor ekonomi, dan terakhir karena tersangkut kasus narkoba. 

 

Kasus pertengkaran dalam rumah tangga, lanjut Kaspul, bisa muncul karena adanya pihak ketiga (perselingkuhan), sedangkan percerai yang terjadi yang didasari oleh narkoba karena sang suami dipenjara atas kasus narkoba. 

“Sementara, faktor ditinggalkan salah satu pihak atau pasangan, bisa berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun tidak pulang. Kasus seperti itu juga terjadi. Namun hal ini bisa saja ditekan angkanya jika pihak terkait bisa terlibat seperti Ketua RT dan RW serta warga setempat,” jelas Kaspul. (mar/asa)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:29

BKPP Terima Surat Pengunduran Diri Rasatkan

TANJUNG REDEB – Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Bugis, Muhammad…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:24

Tertarik Maju, Inginkan Program Kearifan Lokal

Di dunia olahraga Bumi Batiwakkal, nama Teddy Nanang Abay sudah…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:22

Pedagang Sembako Nyambi Jual LL

TABALAR - Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Ani (44)…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:01

Bisnis Haram karena Himpitan Ekonomi

TANJUNG REDEB- Jajaran Satreskoba Polres Berau, membekuk warga Jalan H…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:00

Condong ke Independen, Ajukan Pengunduran Diri sebagai ASN

Figur bakal calon yang akan bertarung di Pilkada Berau 2020…

Jumat, 23 Agustus 2019 18:59

Pakai Jamkesda, Operasi Selalu Tertunda

TANJUNG REDEB- Kebahagiaan tak lagi bisa dirasakan Sofyan dan Ervina.…

Jumat, 23 Agustus 2019 18:57

Lahan Terbakar Capai 180 Hektare

TANJUNG REDEB– Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:09

Hakim Didebat, Sidang Memanas

TANJUNG REDEB- Ketegangan terjadi dalam sidang lanjutan perkara dugaan menghalang-halangi…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:04

Dorongan dari Pengurus Kecamatan, Restu Suami Sudah di Tangan

Selama 15 tahun mendampingi suami yang menjadi kepala daerah, sudah…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:02

Massa Juga Tuntut Perlindungan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG REDEB- Ratusan buruh yang tergabung dalam Pimpinan Cabang, Federasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*