MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 10 Februari 2019 14:46
Diskes Setujui Merger RSUD-Klinik Bersalin
AKHIRNYA DIMERGER: Inilah Klinik Bersalin yang berada di Jalan Rambutan, Tanjung Redeb, yang telah demerger dengan RSUD dr.Abdul Rivai, Tanjung Redeb.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Diskes) Berau tetap melakukan merger atau penyatuan terhadap Klinik Bersalin dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, Tanjung Redeb. Hal itu diutarakan Kepala Diskes Berau, Totoh Hermanto.

 

Bahkan ia mengatakan saat ini Klinik Bersalin yang berada di Jalan Rambutan tersebut sudah merger dengan RSUD dr Abdul Rivai. Seluruh aset baik bangunan maupun peralatan medis yang ada di klinik disebutnya sudah menjadi aset rumah sakit.

“Sudah merger dengan RSUD, bahkan bangunannya juga sudah menjadi aset RSUD,” katanya saat diwawancara Berau Post, beberapa waktu lalu.

 

Lebih jauh, Totoh menjelaskan saat ini yang harus menjadi perhatian bukanlah soal Klinik Bersalin yang sudah jadi bagian RSUD atau tetap menjadi klinik. Melainkan pelayanan terhadap masyarakat yang harus menjadi perhatian. Dengan telah mergernya klinik dengan rumah sakit, membuat pelayanan kepada masyarakat lebih baik dan maksimal. 

“Misalnya BPJS yang sudah bisa masuk. Kan kalau kemarin itu tidak bisa, karena jumlah kamarnya terbatas. Sekarang malah sudah fleksibel dan lebih bagus lagi,” ujarnya.

 

Mengenai usulan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau untuk menjadikan Klinik Bersalin menjadi rumah sakit khusus ibu dan anak. Totoh mengatakan itu ide cemerlang dan sangat bagus bagi Kabupaten Berau. Tapi dalam hal ini, ia mengatakan permasalahannya adalah rumah sakit ibu dan anak memiliki status yang lebih tinggi dibanding rumah sakit umum.  

“Karena statusnya yang lebih khusus atau spesifik. Sehingga mau tidak mau rumah sakit umum harus merujuk ke rumah sakit khusus,” tuturnya.

Kemudian, dirinya juga mengatakan untuk mewujudkan hal itu, harus ada kesiapan dalam memenuhi fasilitas dan sumber daya manusia (SDM)-nya. “Ibaratnya kita meloncat terlalu tinggi tapi kemampuan kita terbatas,” terangnya.

“Makanya saya putuskan untuk dimerger saja. Kalau memang mau jadikan rumah sakit harus dari awal lagi, siapkan semuanya seperti lahan hingga SDM-nya secara matang. Supaya nantinya pelayanan rumah sakit itu maksimal,” sambung Totoh.(arp/asa)


BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 17:52

2,435 Gram Sabu dari 2 Kasus Dimusnahkan

TANJUNG REDEB – Jajaran Satreskoba Polres Berau kembali melakukan pemusnahan…

Jumat, 20 September 2019 17:52

Melanggar, Sanksi Pidana Menanti

TANJUNG REDEB – Jajaran Polsek Talisayan terus mengingatkan masyarakat agar…

Jumat, 20 September 2019 17:50

Angka Kekerasan Seksual Meningkat

TANJUNG REDEB - Kekerasan seksual pada anak dan perempuan tahun…

Jumat, 20 September 2019 17:49

Disnakertrans Wacanakan Pendirian BLK

TANJUNG REDEB - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau…

Kamis, 19 September 2019 18:03

Perhatikan Kesehatan Lansia

TANJUNG REDEB – Pastikan kesehatan masyarakat khususnya lanjut usia (Lansia)…

Kamis, 19 September 2019 18:01

Manfaatkan ADK untuk Cegah Stunting

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Berau,…

Kamis, 19 September 2019 17:55

Madri Pani Jadi Ketua Definitif

TANJUNG REDEB – Ketua Sementara DPRD Berau Madri Pani, resmi…

Rabu, 18 September 2019 17:32

Musim Tanam Diprediksi Mundur

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, Mustakim…

Rabu, 18 September 2019 17:30

Masih Kekurangan, Dinsos Sarankan Bersabar

TANJUNG REDEB – Kebakaran yang melanda rumah warga di Kelurahan…

Rabu, 18 September 2019 17:29

Gelar Lomba Ancur Paddas dan Puncak Rasul

TANJUNG REDEB – Lestarikan makanan khas Kabupaten Berau, Dinas Kebudayaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*