MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 11 Februari 2019 12:59
Dugaan Perkebunan Sawit di Hulu Sungai Bakil, Camat Akan Cek Lokasi
BAHAS AIR BERSIH: Camat Talisayan, Mansyur dan Direktur PDAM Tirta Segah Syaiful Rahman melakukan pertemuan bersama masyarakat Talisayan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TALISAYAN - Adanya dugaan pembukaan perkebunan sawit di sekitar hulu Sungai Bakil, Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan mulai dikhawatirkan warga. Pasalnya, Sungai Bakil merupakan sumber air yang dikelola Spam IPA PDAM. Adanya perkebunan sawit di sekitar hulu sungai tersebut dianggap mempengaruhi kualitas air baku yang diproduksi PDAM.

Menurut Sirajuddin, Ketua RT 13 Kampung Talisayan, adanya aktivitas perkebunan sawit di hulu Sungai Bakil dapat menimbulkan dampak negatif pada kualitas air baku. “Khawatir berdampak pada kesehatan di masa mendatang,” ujarnya.

Sementara, Camat Talisayan, Mansyur, yang dikonfirmasi Berau Post mengatakan, kekhawatiran tersebut wajar selaku warga yang menikmati air bersih. Terkait aduan warga tersebut, pihaknya akan mempelajari lebih jauh, serta mengunjungi lokasi untuk memastikan apakah pembukaan perkebunan sawit di sekitar hulu Sungai Bakil berdampak pada kualitas air baku.

“Nanti kita ke lapangan. Informasi ini kan sambung-menyambung. Jadi harus dipastikan dulu. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak PDAM serta instansi terkait untuk melakukan klarifikasi atas laporan masyarakat itu,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, ada perusahaan perkebunan yang masuk di sekitar wilayah Sungai Bakil. Hanya saja, belum dapat dipastikan apakah aktivitas perkebunannya masuk zona hulu sungai yang dilindungi atau dikonservasi. Itu yang menurutnya perlu dipastikan lagi.

Sebab menurut dia, perusahaan tidak mungkin mendapat izin kelola jika aktivitasnya berdampak pada kerusakan lingkungan. Apalagi ada rambu-rambu yang harus ditaati dalam membuka perkebunan kelapa sawit.

“Kalau rambu itu ditabrak, kan namanya pelanggaran. Perusahaan pasti berpikir juga untuk melakukan itu. Makanya nanti kita lihat, apakah perusahaan yang ada di sana melanggar atau malah masyarakatnya,” tandasnya. (*/sht/har)


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 18:48

Syukurlah..!! Aktivitas Penerbangan Sudah Normal

TANJUNG REDEB- Aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau Berau, kembali normal…

Senin, 19 Agustus 2019 18:45

Khawatir Ganggu Perekonomian di Tanjung Batu

TANJUNG REDEB – Kepala Kampung Tanjung Batu, Jorjis khawatir aktifnya…

Senin, 19 Agustus 2019 18:43

16,8 Ton Sampah dari Rumah Tangga

TANJUNG REDEB – Produksi sampah rumahan di Kabupaten Berau mencapai…

Senin, 19 Agustus 2019 18:43

Satpol PP Sulit Ngaku Tegakkan Perda, Ini Alasannya

TANJUNG REDEB - Minim personel, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:45

Berau Berkabut, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

TANJUNG REDEB – Kabut asap akibat kebakaran lahan di sejumlah…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:40

Lakukan Pendistribusian Tertutup

TANJUNG REDEB – Kabag Ekonomi Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau, Kamaruddin pastikan…

Sabtu, 17 Agustus 2019 13:57

Dirgahayu Republik Indonesia

TANJUNG REDEB – Hari ini (17/8) seluruh rakyat Indonesia tumpah…

Sabtu, 17 Agustus 2019 13:54

Gugus Depan Adam Malik Sambangi Berau Post

TANJUNG REDEB - Untuk sekian kalinya, gedung biru Berau Post…

Jumat, 16 Agustus 2019 19:07

Tahun Depan, Sensus Penduduk via Online

TANJUNG REDEB- Badan Pusat Statistik (BPS) Berau, akan menggelar sensus…

Jumat, 16 Agustus 2019 19:02

Warga Bersyukur, Jalan Pegat Bukur Sudah Mulus

TANJUNG REDEB- Masyarakat Kampung Pegat Bukur, Kecamatan Sambaliung, sudah bisa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*