MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 11 Februari 2019 13:01
Jalan dan Rumah Warga Terendam

Hujan Tiga Hari, Sungai di Bumi Jaya Meluap

TERENDAM: Sejumlah jalan dan rumah di Kampung Bumi Jaya terendam akibat luapan air sungai.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir membuat sejumlah anak sungai di Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan meluap. Akibatnya, sejumlah rumah dan jalan teredam air.

Dari pantauan Berau Post, Minggu (10/2), salah satu titik terparah yakni di wilayah RT 02. Ketinggian air setinggi lutut orang dewasa.

Venslaus, warga setempat mengatakan, sejak Sabtu (9/2) malam, sekitar pukul 23.00 Wita, rumahnya sudah terendam air. Jalan di sekitar rumahnya juga terendam. Kondisi ini kata dia sangat mengganggu aktivitas. Sebab, hingga hari ini (kemarin) air belum juga surut.

“Kalau tidak hujan lagi, kemungkinan malam baru surut. Tapi kalau hujan, ya tetap begini. Itu dapur saya kebanjiran. Air sudah merendam kulkas dan perabotan dapur lainnya,” katanya kepada Berau Post, Minggu (10/2).

Selain merendam rumah, sejumlah ternah ayamnya juga hilang terbawa air. “Ayam ternak juga hanyut tidak tahu ke mana. Karena malam, jadi kita tidak tahu. Apalagi arusnya deras,” katanya.

Tak hanya itu, sejumlah titik jalan juga terendam air dengan arus yang cukup deras. “Harus pelan-pelan juga karena airnya lumayan tinggi. Arusnya juga deras,” ujarnya.

Kepala Kampung Bumi Jaya, Simprinas Erwan, mengatakan curah hujan selama tiga hari terakhir cukup tinggi. Sehingga sejumlah sungai di sekitar kampung meluap dan merendam sejumlah rumah warga. Terutama yang berada di sekitar anak sungai. Dia mengakui, baru kali ini ketinggian air merendama beberapa rumah di kampungnya.

“Itu air kiriman juga. Karena anak sungai di sini tidak mampu menampung aliran air, maka meluap. Sebelumnya memang belum pernah,” jelasnya.

Sebenarnya, pihaknya telah berupaya melakukan normalisasi sungai untuk mengantisipasi luapan air ketika musim hujan. Hanya saja, upaya yang dilakukan pihaknya memang belum maksimal.

“Ranahnya pemerintah kampung sudah kita lakukan. Tidak hanya normalisasi sungai, parit yang ada di dalam kampung juga sudah. Tapi nyatanaya masih tetap meluap,” katanya.

Ia pun berharap air yang merendam sejumlah jalan dan rumah warga cepat surut. Sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu. (*/sht/har)


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 18:45

Khawatir Ganggu Perekonomian di Tanjung Batu

TANJUNG REDEB – Kepala Kampung Tanjung Batu, Jorjis khawatir aktifnya…

Senin, 19 Agustus 2019 18:43

16,8 Ton Sampah dari Rumah Tangga

TANJUNG REDEB – Produksi sampah rumahan di Kabupaten Berau mencapai…

Senin, 19 Agustus 2019 18:43

Satpol PP Sulit Ngaku Tegakkan Perda, Ini Alasannya

TANJUNG REDEB - Minim personel, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:45

Berau Berkabut, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

TANJUNG REDEB – Kabut asap akibat kebakaran lahan di sejumlah…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:40

Lakukan Pendistribusian Tertutup

TANJUNG REDEB – Kabag Ekonomi Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau, Kamaruddin pastikan…

Sabtu, 17 Agustus 2019 13:57

Dirgahayu Republik Indonesia

TANJUNG REDEB – Hari ini (17/8) seluruh rakyat Indonesia tumpah…

Sabtu, 17 Agustus 2019 13:54

Gugus Depan Adam Malik Sambangi Berau Post

TANJUNG REDEB - Untuk sekian kalinya, gedung biru Berau Post…

Jumat, 16 Agustus 2019 19:07

Tahun Depan, Sensus Penduduk via Online

TANJUNG REDEB- Badan Pusat Statistik (BPS) Berau, akan menggelar sensus…

Jumat, 16 Agustus 2019 19:02

Warga Bersyukur, Jalan Pegat Bukur Sudah Mulus

TANJUNG REDEB- Masyarakat Kampung Pegat Bukur, Kecamatan Sambaliung, sudah bisa…

Jumat, 16 Agustus 2019 19:02

Paskirba Sudah Siap Fisik dan Mental

TANJUNG REDEB- Berlatih memantapkan kekompakan dan formasi barisan, terus diasah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*