MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 28 Februari 2019 12:22
Eks Napi Tak Bisa Nyalon
Muharram

PROKAL.CO, SESEORANG yang pernah memiliki catatan kriminal atau pernah menjadi narapidana  (Napi) diperbolehkan mendaftar sebagai calon kepala desa/kepala kampung, namun dengan syarat setelah di atas 5 tahun keluar penjara.

 

Bupati Berau Muharram yang ditemui Rabu (27/2) mengatakan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6/2014.

 

Dijelaskannya, dalam PP tersebut dikatakan bahwa salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh seorang calon kepala desa/kampung yakni tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun atau lebih.

“Boleh saja, namun setelah 5 tahun setelah selesai menjalani pidana penjara dan mengumumkan secara jujur dan terbuka di hadapan publik serta bukan pelaku kejatahan berulang-ulang,” katanya.

 

Ia menambahkan yang terpenting calon kepala desa/kampung tidak dipidana berulang-ulang, dan ancaman hukuman tidak di atas 5 tahun. “Jika ada kepala kampung yang tersangkut kasus pidana, nyata ia dipecat, dan harus menjalani masa hukuman, setelah ia keluar dari penjara harus menjadi warga biasa selama 5 tahun. Setelah itu baru bisa mencalonkan diri lagi,” lanjutnya.

Untuk proses pemecatan, Muharram menambahkan, dirinya yang menandatangani Surat Keputusan (SK) terkait pemberhentian tersebut.

“Iya, saya sendiri yang akan tandatangani SK-nya, maka dari itu saya minta jangan pernah berurusan dengan hukum,” imbau bupati.(*/yat/asa)


BACA JUGA

Minggu, 16 Februari 2020 14:52

Lakalantas Turun, Pelanggaran Meningkat

SELAMA tiga tahun terakhir, angka kecelakaan lalulintas (Lakalantas) mengalami penurunan.…

Minggu, 16 Februari 2020 14:50

Pengendara Motor Seruduk Truk Parkir

TANJUNG REDEB - Seorang pengendara roda dua, M Ali (54),…

Minggu, 16 Februari 2020 14:47

Makmur Minta Pembangkit di Maratua Difungsikan

MARATUA – Kesabaran masyarakat Kecamatan Maratua agar pelayanan listrik bisa…

Minggu, 16 Februari 2020 14:45

Abrasi Mengancam, Peningkatan Dermaga Jadi Harapan

Abrasi pantai bukan persoalan baru di Pulau Derawan. Objek wisata…

Sabtu, 15 Februari 2020 19:30

Hari Pertama, 17 Peserta Tak Hadir

TANJUNG REDEB - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri…

Sabtu, 15 Februari 2020 19:28

Meteran Listrik Meledak, Kontrakan Ludes Terbakar

TANJUNG REDEB – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Berau.…

Sabtu, 15 Februari 2020 19:26

Gelombang Picu Adrenalin, Penunjang Pariwisata Jadi Usulan Prioritas

Pulau Maratua merupakan salah satu pulau terluar di Indonesia. Berbatasan…

Sabtu, 15 Februari 2020 16:33

Kakek 60 Tahun Diduga Cabuli Anak Tetangga

TANJUNG REDEB – Seorang pria berinisial KH (60), warga Talisayan,…

Jumat, 14 Februari 2020 15:56

EO Kecewa dengan Keputusan Bupati

TANJUNG REDEB – Rencana Bupati Berau Muharram, membatasi pelaksanaan expo…

Jumat, 14 Februari 2020 15:53

Saksi Penangkap Penuhi Panggilan Jaksa

TANJUNG REDEB - Dua saksi penangkap dari Polda Kaltim memenuhi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers