MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 28 Februari 2019 12:22
Eks Napi Tak Bisa Nyalon
Muharram

PROKAL.CO, SESEORANG yang pernah memiliki catatan kriminal atau pernah menjadi narapidana  (Napi) diperbolehkan mendaftar sebagai calon kepala desa/kepala kampung, namun dengan syarat setelah di atas 5 tahun keluar penjara.

 

Bupati Berau Muharram yang ditemui Rabu (27/2) mengatakan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6/2014.

 

Dijelaskannya, dalam PP tersebut dikatakan bahwa salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh seorang calon kepala desa/kampung yakni tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun atau lebih.

“Boleh saja, namun setelah 5 tahun setelah selesai menjalani pidana penjara dan mengumumkan secara jujur dan terbuka di hadapan publik serta bukan pelaku kejatahan berulang-ulang,” katanya.

 

Ia menambahkan yang terpenting calon kepala desa/kampung tidak dipidana berulang-ulang, dan ancaman hukuman tidak di atas 5 tahun. “Jika ada kepala kampung yang tersangkut kasus pidana, nyata ia dipecat, dan harus menjalani masa hukuman, setelah ia keluar dari penjara harus menjadi warga biasa selama 5 tahun. Setelah itu baru bisa mencalonkan diri lagi,” lanjutnya.

Untuk proses pemecatan, Muharram menambahkan, dirinya yang menandatangani Surat Keputusan (SK) terkait pemberhentian tersebut.

“Iya, saya sendiri yang akan tandatangani SK-nya, maka dari itu saya minta jangan pernah berurusan dengan hukum,” imbau bupati.(*/yat/asa)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:33

Pekan Depan Sidang Perdana

TANJUNG REDEB - Sidang perdana perkara penyelundupan sabu-sabu 3 kilogram…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:29

BKPP Terima Surat Pengunduran Diri Rasatkan

TANJUNG REDEB – Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Bugis, Muhammad…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:24

Tertarik Maju, Inginkan Program Kearifan Lokal

Di dunia olahraga Bumi Batiwakkal, nama Teddy Nanang Abay sudah…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:22

Pedagang Sembako Nyambi Jual LL

TABALAR - Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Ani (44)…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:01

Bisnis Haram karena Himpitan Ekonomi

TANJUNG REDEB- Jajaran Satreskoba Polres Berau, membekuk warga Jalan H…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:00

Condong ke Independen, Ajukan Pengunduran Diri sebagai ASN

Figur bakal calon yang akan bertarung di Pilkada Berau 2020…

Jumat, 23 Agustus 2019 18:59

Pakai Jamkesda, Operasi Selalu Tertunda

TANJUNG REDEB- Kebahagiaan tak lagi bisa dirasakan Sofyan dan Ervina.…

Jumat, 23 Agustus 2019 18:57

Lahan Terbakar Capai 180 Hektare

TANJUNG REDEB– Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:09

Hakim Didebat, Sidang Memanas

TANJUNG REDEB- Ketegangan terjadi dalam sidang lanjutan perkara dugaan menghalang-halangi…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:04

Dorongan dari Pengurus Kecamatan, Restu Suami Sudah di Tangan

Selama 15 tahun mendampingi suami yang menjadi kepala daerah, sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*