MANAGED BY:
SELASA
20 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 07 Maret 2019 14:27
Keluar-Masuk RS, Ramadhan Berpulang

Sembilan Bulan Berjuang Melawan Benjolan di Kepala

DIMAKAMKAN: Prosesi pemakaman Ramadhan hingga diantar ke TPU Muslimin di Jalan Gatot Subroto, Tanjung Redeb, Rabu (6/3) kemarin.

PROKAL.CO, class="p1">Awan gelap menyelimuti Kota Tanjung Redeb, kemarin (6/3). Langit pun turut menurunkan rintik-rintiknya seakan ikut bersedih dengan meninggalnya Ramadhan, Balita penderita Hidrosefalus.

 

MAULID HIDAYAT, Tanjung Redeb

 

BENDERA hijau yang terpasang di depan rumah duka di Jalan Prapatan RT 07, Bujangga, Kecamatan Tanjung Redeb pada Rabu (6/3). Lantunan surah yasin juga bersahutan menggema mengisi setiap ruang kosong di rumah milik Astuti (36), yang merupakan Ibunda Ramadhan. Meski diselimuti rasa sedih, Astuti tampak tetap tegar dan tabah menyalami satu persatu pelayat yang datang. 

 

Menggunakan jilbab warna hitam dan gamis warna biru muda bercorak putih dengan genggaman surah yasin di tangannya, sesekali Astuti bercerita terkait penyakit yang diderita anak bungsunya itu. Ia mengatakan, penyakit Ramadhan telah terdeteksi oleh dokter sejak masih dalam kandungan. Sehingga ia melahirkan Ramadhan dengan cara caesar.

“Pas dicek, terlihat kalau anak saya ada masalah di kepalanya, saya waktu itu cuma bisa berdoa yang terbaik buat dia, dan saya melahirkan secara caesar,” ungkapnya kepada media ini yang mewawancarainya.

 

Ramadhan yang lahir pada 23 Mei 2018, sudah harus merasakan perawatan dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai sejak dilahirkan, anak terakhir dari 3 bersaudara itu pun keluar-masuk rumah sakit dengan penyakit yang dideritanya itu.

 

Ayah Ramadhan, Badrin juga wafat lebih dulu pada 2018 saat Ramadhan masih dalam kandungan, karena sang ayah sakit. Kini Astuti pun kehilangan anaknya yang dibesarkannya seorang diri.

 

“Ramadhan saat ini berusia 9 Bulan, dan belum pernah sekalipun melihat ayahnya, dia sudah tenang di Surga bersama kakaknya yang meninggal pada 2017,” tuturnya.

 

Airmata Astuti terus mengalir membasahi pipinya, ia tidak bisa menyembunyikan rasa duka yang begitu mendalam. Ia juga mengatakan, Ramadhan sempat dua kali dirawat di RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb, dan tiga kali di Rumah Sakit Abdul Wahab Syahrani (AWS) Samarinda hingga mengembuskan napas terakhirnya kemarin.

 

Beberapa kali keluar-masuk rumah sakit, cairan di kepala Ramadhan pun perlahan mengecil setelah menjalani operasi pertama kali pada bulan Oktober 2018 di RS AWS Samarinda, dan pada bulan yang sama juga dilakukan penyedotan cairan kedua.

 

“Yang ketiga kalinya pada bulan Maret ini. Saat memeriksakan penyakitnya, kondisinya normal saja, dan pagi harinya sempat transfusi trombosit (darah putih) pada Selasa (5/3) Pukul 07.00 Wita, dan normal saja. Bahkan dia sempat tidur lama,” lanjutnya.

 

Namun sekira Pukul 19.00 Wita, kondisi Ramadhan tiba-tiba drop, sempat dilakukan tindakan medis hingga kembali normal. Setelah itu, pada Pukul 21.30 Wita, Ramadhan kembali drop. Hingga Pukul 22.30, Balita tersebut mengembuskan napasnya yang terakhir di RS AWS Samarinda.

“Sejak pagi pikiran saya tidak tenang, mau ini mau itu, serba salah. Saya terus berdoa, namun selalu gelisah. Mungkin pertanda bahwa anak saya akan meninggalkan saya lagi,” ucapnya sedih. 

 

Kini Astuti hanya tinggal berdua dengan anaknya yang kedua yang berusia 10 tahun. Ia mengaku sudah ikhlas dengan kepergian Ramadhan. “Saya sudah ikhlas, sudah takdir yang maha kuasa. Allah lebih sayang sama dia, dan sekarang ia bisa tidur beristirahat dengan tenang, tidak lagi merasakan sakit yang dideritanya,” tutur Astuti sembari menyeka airmatanya.

 

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada warga dan semua pihak yang sudah membantu membiayai pengobatan Ramadhan selama berobat di Berau maupun Samarinda.

 

“Biaya semua dari santunan masyarakat Berau, saya tidak mungkin bisa membalas kebaikan itu. Saya hanya bisa mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya,” tutup dia.(*/asa)


BACA JUGA

Senin, 19 Agustus 2019 18:36

Hari Ini, Anggota DPRD Periode 2019-2024 Dilantik

TANJUNG REDEB – Sebanyak 30 anggota DPRD Kabupaten Berau periode…

Senin, 19 Agustus 2019 18:35

Suara Tinggi Belum Tentu Dapat Kursi

TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau periode 2019-2024 akan dilantik…

Senin, 19 Agustus 2019 18:34

Siap Maju asalkan Didukung Masyarakat

Menjadi wakil rakyat di Karang Paci, sudah membuktikan kapasitas Rusianto…

Senin, 19 Agustus 2019 18:25

Sambut Pesta Demokrasi dengan Kebersamaan

TANJUNG REDEB- Tahapan pendaftaran hingga penetapan calon bupati dan wakil…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:41

Banyak Jalan untuk Sebuah Pengabdian

Segudang pengalaman berorganisasi, menjadi modal Pipit dalam mengasah jiwa kepemimpinannya.…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:37

Warga Polandia dan Belanda Juga Ikut Upacara

BUKAN di pedalaman saja, upacara hari ulang tahun (HUT) ke-74…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:34

Dihadiahi Puisi Surat untuk Ibu Pertiwi

KELAY- Nyanyian lagu Indonesia Raya berkumandang. Dinyanyikan para pelajar dari…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:30

Cari Sumber PAD Baru, Alur Sungai Mau Ditarik Retribusi

TANJUNG REDEB- Padatnya aktivitas pelayaran di alur sungai, dinilai sebagai…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:24

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Penerbangan Terganggu

TELUK BAYUR- Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Berau, akhirnya mengganggu…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:20
BREAKING NEWS

Kodim Sita 500 Dus Rokok Diduga Ilegal

TANJUNG REDEB - Unit Intel Kodim 0902/Trd menyita ratusan ball…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*