MANAGED BY:
RABU
18 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 04 April 2019 12:36
Berharap Listrik Tubaan Segera Normal
BELUM NORMAL: Suplai listrik di Kampung Tubaan, Kecamatan Tabalar dari PLN masih terganggu sejak beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TABALAR – Kerusakan mesin pembangkit Perusahaan Listrik Negara (PLN) atau Unit Lampu Desa di Kampung Tubaan, Kecamatan Tabalar, diharapkan bisa selesai sebelum memasuki Ramadan. Hal itu diungkapkan salah seorang warga setempat, Sudirman, kepada Berau Post Rabu (3/4).

Diutarakan Sudirman, pemadaman bergilir saat ini sangat berdampak pada kegiatan dan aktivitas masyarakat, khususnya ketika malam hari. Karena itu, saat ini dia dan warga lainnya ‘dipaksa’ kembali menggunakan mesin disel atau lampu pelita untuk penerangan.

"Sampai sekarang masih belum normal. Makanya sementara pakai diesel walaupun biayanya lebih mahal," ujarnya

Hingga saat ini dikatakannya juga, masyarakat setempat belum mendapat kepastian kapan listrik di kampungnya bisa kembali normal. Hanya diketahuinya, kerusakan yang terjadi cukup parah dan mesin harus dibawa ke PLN Area lebih dulu untuk perbaikan.

Sementara warga lainnya, Rofik juga mengungkapkan hal senada. Bahkan ia mendapat kabar bahwa pemadaman bergilir tersebut akan terus terjadi hingga awal Ramadan mendatang. "Kabarnya seperti itu. Cuma tidak tahu juga benar tidaknya," ujarnya

Kendati demikian dirinya tetap berharap kerusakan yang terjadi dapat segera diperbaiki, sehingga memasuki bulan ramadan nanti masyarakat dapat dengan tenang dan nyaman beraktivitas.

"Harapan kita sebelum ramadan udah normal lagi," bebernya.

Sementara itu, media ini belum berhasil mendapat konfirmasi dari petugas PLN Tabalar, Supri akan kepastian perbaikan tersebut. Saat dihubungi via telepon, Supri tidak menjawab panggilan media ini, begitu juga dengan pesan WhatsApp yang dikirim wartawan.

Diberitakan sebelumnya, Penanggung Jawab operasi ULD Tabalar, Samigiono, mengatakan pemadaman bergilir di Tubaan disebabkan karena pompa air yang digunakan sebagai pendingin temperatur mesin mengalami kerusakan.

"Ada kendala di pompanya. Kita sudah koordinasi kan dengan PLN Area Berau terkait masalah ini," katanya beberapa waktu lalu. (*/sht/sam)


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*