MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 15 April 2019 10:46
543 Napi Terancam Kehilangan Hak Suara
PEREKAMAN: Ratusan napi di Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb mengikuti perekaman e-KTP sebagai syarat mengikuti Pemilu pada 17 April nanti.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Saat ini penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB tercatat berjumlah 823 orang, namun baru 280 orang yang dipastikan bisa menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum (Pemilu) serentak 17 April nanti.

Hal itu diutarakan Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Berau, Tamjidillah Noor kepada Berau Post, kemarin (14/4).

“Faktornya karena identitas yang tidak jelas, ada yang tidak memiliki e-KTP ada yang memiliki KTP tapi hanya KTP SIA yang hanya ditandatangani camat,” jelasnya.

Namun disebutnya, saat ini pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau masih akan melakukan perekaman e-KTP kepada 543 napi lainnya. “Kami masih berupaya melakukan perekaman data para napi, paling tidak besok (hari ini, red) baru bisa didapat jumlah pastinya,” ujar Aidil –sapaan akrabnya.

Ditambahkannya, selain jumlah pemilih pihaknya juga akan mempertimbangkan terkait penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di rutan yang berada di Jalan Murjani II, Tanjung Redeb itu.

Karena dikatakannya, saat ini baru satu TPS yang rencananya akan didirikan di dalam rutan, mengingat jumlah pemilihnya tidak mencapai 300 orang. “Nanti akan kita pertimbangkan juga apakah memang perlu ada penambahan TPS serta pengawas atau tidak,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb Dwi Hartono mengaku memiliki data berbeda terkait jumlah warga binaannya yang dapat menyumbangkan suaranya dalam pemilu nanti. Yakni hanya 219 orang.

Karenanya, Dwi berharap seluruh pihak terkait dapat bekerja sama untuk memastikan seluruh warga binaannya bisa mendapatkan haknya dalam pemilu nanti, sekaligus mencegah adanya tindakan yang tidak diinginkan.

“Semoga dengan adanya perekaman ulang ini, pemilih bisa bertambah sehingga, begitu juga dengan jumlah TPS-nya. Warga binaan ini juga warga Indonesia yang memiliki hak untuk memilih. Karena itu kami terus berupaya berkoordinasi dengan dinas terkait,” harapnya. (mar/sam)


BACA JUGA

Minggu, 22 September 2019 07:39

Alat Berat dan Dua Bangunan Terbakar

MARATUA- Proses pembangunan Maratua Blue Resort di Kecamatan Maratua, tidak…

Minggu, 22 September 2019 07:37

Naik Kelas, Tembus Liga Futsal Kasta Tertinggi Tanah Air

Mimpi untuk membawa tim futsal asal Bumi Batiwakkal disejajarkan dengan…

Minggu, 22 September 2019 07:31

WADUH NGERINYA..!! Buaya Sering Lepas, Pemilik Mulai ‘Angkat Tangan’

TANJUNG REDEB – Buaya milik Muhammad Irsani, kembali berkeliaran di…

Sabtu, 21 September 2019 11:18

Benahi Fasilitasnya Dulu

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Madri Pani minta pemerintah…

Sabtu, 21 September 2019 11:18

MASIH BANYAK NGANGGUR..!! Jumlah Pencaker dan Lowongan Kerja Tak Sebanding

TANJUNG REDEB - Jumlah pencari kerja (Pencaker) di Kabupaten Berau…

Sabtu, 21 September 2019 11:16

Meski Berkabut Asap, Aktivitas Pelayaran Tetap Normal

TANJUNG REDEB – Hingga saat ini kabut asap masih menyelimuti…

Sabtu, 21 September 2019 11:15

Antisipasi Penyebaran Berita Hoaks

TANJUNG REDEB - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau…

Sabtu, 21 September 2019 11:14

Stok Blangko KTP-el Menipis

TANJUNG REDEB - Layanan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el)…

Jumat, 20 September 2019 17:46

Bencana Asap Sudah Meresahkan, tapi Belum Masuk Kategori Darurat

KABUT asap yang menyelimuti langit Berau beberapa hari terakhir, belum…

Jumat, 20 September 2019 17:45

Subuh Nyolong Motor, Pagi Langsung Ditangkap

TANJUNG REDEB- Sumpeknya suasana di dalam penjara, tak cukup membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*