MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 15 April 2019 10:51
Warga Pesisir Kesulitan Premium

APMS Tutup, Eceran Menghilang

KEMBALI LANGKA: Sejumlah APMS di wilayah pesisir tidak beroperasi. Warga kembali kesulitan mendapat BBM, terutama premium.

PROKAL.CO, BATU PUTIH - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium kembali dirasakan masyarakat di Kecamatan Bidukbiduk. Kondisi ini terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Menurut Suriansyah, warga Kampung Teluk Sulaiman, pedagang BBM eceran kini sudah tidak menyediakan bensin eceran. Kelangkaan bensin tidak hanya terjadi di kampungnya. Kampung tetangga pun mengalami hal sama. “Sekarang mulai langka lagi bensinnya. Tadi nyari ke Kampung Bidukbiduk, enggak ada juga,” kata Suriansyah, kepada Berau Post, Minggu (14/4).

Dikatakannya, di Kampung Bidukbiduk sebenarnya sudah ada APMS (agen penyalur minyak solar). Namun akhir-akhir ini tidak beropasi karena kehabisan stok. Dengan kondisi itu, membuat pedagang bensin eceran tidak lagi berdagang.

Kelangkaan bensin di Bidukbiduk bukan pertama kali terjadi. Beberapa waktu lalu juga sempat langka. “Biasanya kalau APMS di sini tutup, eceran juga pasti susah. Memang sudah sering begitu,” ujarnya.

Kondisi yang sama juga dirasakan masyarakat di Kecamatan Batu Putih. Sejumlah kampung di wilayah ini juga kesulitan memperoleh bensin. Seperti di Kampung Kayu Indah, kelangkaan bensin juga masih sering jadi keluhan.

“Tadi saya ke Kampung Tembudan. Sama juga, bensin kosong. Sepertinya kelangkaan sudah merata,” kata Ahmad Doni, warga Kampung Kayu Indah.

Ia mengaku heran bensin kerap langka di wilayah ini. Padahal hampir setiap kecamatan sudah terdapat APMS. Begitu juga dengan bensin eceran, kerap langka karena APMS belum sepenuhnya beroperasi.

“Kalau sudah begini, aktivitas kita juga pasti terganggu. Kami berharap bensin kembali normal,” ujarnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Pengelola APMS Talisayan, Farida Hasan menyampaikan, beberapa hari terakhir APMS tidak beroperasi karena stok habis. Sementara pengiriman BBM mengalami kendala.

“Memang beberapa hari ini APMS tidak buka. Kapal BBM belum bongkar di Tanjung Redeb. Jadi belum ada pengiriman,” jelasnya.

Farida juga berharap pengiriman bisa normal kembali. Sehingga APMS bisa beroperasi melayani masyarakat. (*/sht/har)


BACA JUGA

Minggu, 22 September 2019 07:47

Jembatan Sambaliung Ditambal Lagi

TANJUNG REDEB – Badan jalan Jembatan Sambaliung rusak lagi, Dinas…

Minggu, 22 September 2019 07:46

Hujan Diprediksi Mulai Turun

TANJUNG REDEB – Kepala Badan Meteorologi Klimitologi dan Geofisika (BMKG)…

Minggu, 22 September 2019 07:45

Akta Kematian Penting untuk Keluarga

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan (Dukcapil) David…

Sabtu, 21 September 2019 11:21

Terhimpit Ekonomi, Dua Pemuda Edarkan Sabu

TANJUNG REDEB - Jajaran Satreskoba Polres Berau kembali mengungkap peredaran…

Sabtu, 21 September 2019 11:20

Sekretaris P2TP2A: Itu Perlu Disyukuri

TANJUNG REDEB – Sekretaris Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan…

Sabtu, 21 September 2019 11:19

Tes CPNS Diprediksi Oktober

TANJUNG REDEB – Penerimaan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di…

Jumat, 20 September 2019 17:52

2,435 Gram Sabu dari 2 Kasus Dimusnahkan

TANJUNG REDEB – Jajaran Satreskoba Polres Berau kembali melakukan pemusnahan…

Jumat, 20 September 2019 17:52

Melanggar, Sanksi Pidana Menanti

TANJUNG REDEB – Jajaran Polsek Talisayan terus mengingatkan masyarakat agar…

Jumat, 20 September 2019 17:50

Angka Kekerasan Seksual Meningkat

TANJUNG REDEB - Kekerasan seksual pada anak dan perempuan tahun…

Jumat, 20 September 2019 17:49

Disnakertrans Wacanakan Pendirian BLK

TANJUNG REDEB - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*