MANAGED BY:
SELASA
17 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 23 April 2019 13:26
INDAH NIAN..!! Wisata Taman Laut di Kampung Balikukup
POTENSI WISATA: Proses penanaman terumbu karang buatan di Kampung Balikukup beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, BATU PUTIH - Mulai populernya objek wisata taman laut karang buatan yang di Kampung Balikukup, Kecamatan Batu Putih, cukup menyita perhatian wisatawan. Sejak dikembangkan dan dibuka untuk umum pada 2018 lalu, cukup banyak wisatawan yang datang berkunjung ke pulau tersebut. 

Untuk meningkatkan potensi wisata, Pemerintah Kecamatan Batu Putih terus mendorong pemerintah kampung setempat beserta anak muda yang tergabung di Karang Taruna serta pegiat lingkungan untuk terus dikembangkan. 

Camat Batu Putih, Muzakkir mengatakan, upaya pengembangan taman wisata karang buatan tersebut patut diapresiasi sebagai langkah dalam menjaga dan melestarikan terumbu karang yang ada di kampung itu. “Ini sangat bagus, apalagi respons wisatawan yang datang juga cukup bagus dan memberikan apresiasi terkait taman wisata karang,” ungkapnya, Senin (22/4). 

Dengan berkembangnya objek wisata itu, selain memberikan edukasi terkait pentingnya memelihara laut, khususnya fungsi terumbu karang untuk ekosistem di sekitarnya, juga hadirnya wisatawan di Balikukup dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat setempat. 

“Ini yang perlu kita dukung bersama, karena dampak positifnya juga akan dirasakan masyarakat Balikukup,” bebernya. 

Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memelihara kebersihan di sekitar kampung, dan pantai, dengan cara tidak membuang sampah sembarangan. Sebab menurut dia, belum ada tempat pembuangan sampah akhir yang maksimal di kampung tersebut.

“Kalau buang sampah jangan sampai ke tepi pantai atau ke laut. Karena dapat mencemari laut itu sendiri, dan kita khawatir spot wisatanya juga dapat terganggu dengan sampah itu,” terangnya. 

Ia pun menyarankan agar masyarakat membuat seperlunya sebagai tempat pembuangan sampah. Hal itu dilakukan agar masyarakat lebih peduli lagi dengan kebersihan lingkungan. “Digalikan lubang atau dibakar sekaligus. Itu jauh lebih baik, daripada harus dibuang sembarangan. Jika lingkungan bersih, wisatawan akan terus berkunjung ke Balikukup,” pungkas dia.(*/sht/asa)


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*