MANAGED BY:
SENIN
14 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 09 Mei 2019 16:21
Ada Luka Gigitan Buaya di Jasad Korban

Ditemukan Meninggal, Keluarga Tolak Visum

PROSES EVAKUASI: Bocah yang menjadi korban terkaman buaya akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

PROKAL.CO, TABALAR - Setelah menghilang selama 30 jam, Andito, bocah 8 tahun yang menjadi korban terkaman buaya di sungai Tabalar Muara, akhirnya ditemukan. Korban yang diterkam buaya pada Selasa (7/5) sekitar pukul 08.00 Wita, berhasil ditemukan pada Rabu (8/5) sekitar pukul 14.00 Wita.

Disampaikan Kapolsek Tabalar Iptu Nurhadi, penemuan jasad korban berawal dari adanya masyarakat yang melihat jasad mengambang di sekitar sungai.  Aparat gabungan yang saat itu tengah melakukan penyisiran, langsung datang ke lokasi penemuan tersebut. Dan benar, jasad yang mengambang itu adalah Andito.

Andito ditemukan tidak jauh dari dermaga tempat ia diterkam buaya. “Korban saat ditemukan mengapung dengan posisi tengkurap. Jaraknya sekitar 50 meter dari lokasi kejadian,” ungkap Nurhadi kepada Berau Post kemarin.

Saat korban ditemukan mengapung, buaya yang menerkamnya tidak terlihat di sekitarnya. Korban yang sudah tidak bernyawa kemudian dievakuasi menggunakan kapal dan langsung diserahkan ke rumah duka. “Tidak ada buaya terlihat di sekitarnya, hanya korban saja,” jelasnya.

Setelah dilakukan evakuasi, pihaknya mengecek kondisi jasad korban. Seluruh bagian tubuhnya masih utuh, hanya terdapat luka yang diduga bekas gigitan buaya di bagian pahanya. “Semua utuh. Hanya kedua paha korban terdapat bekas gigitan,” jelasnya.

Tidak menunggu waktu lama, korban langsung dimakamkan di pemakaman umum kampung tersebut. Sebab pihak keluarga korban menolak dilakukan visum. Karena orangtua korban menganggap hal itu adalah musibah dan telah mengikhlaskan kepergian anaknya. “Pihak keluarga menganggap kejadian itu hanya musibah atau kecelakaan, tidak ada unsur kriminal. Apalagi ini bukan kali pertama terjadi. Korban juga langsung dimakamkan sore hari itu juga,” pungkasnya.

Diberitakan, buaya penghuni sungai di Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar, kembali memakan korban. Kali ini, seorang anak berusia 8 tahun bernama Andito, diterkam monster ganas tersebut setelah mandi di sungai sekitar pukul 08.00 Wita, Selasa (7/5).

Salah satu staf Kecamatan Tabalar, Erik Cipta Dedi Yulianta, yang turut serta dalam melakukan pencarian korban mengatakan, sebelum kejadian korban sempat berenang di sekitar sungai bersama dua rekannya. Selain ketiga anak itu, beberapa warga juga ada yang mencuci pakaian, dan mencuci sepeda motor di tepi sungai tersebut.

Setelah korban berenang dan naik ke atas dermaga, salah seorang rekannya melihat ada gelembung air di permukaan sungai yang mendekat ke arah dermaga. “Saat itu air sedang pasang. Saat korban naik, dermaganya masih terendam air. Nah saat korban berjalan di atas dermaga, korban langsung disambar buaya dari bawah dan ditenggelamkan ke tengah sungai,” jelasnya kepada Berau Post, Selasa (7/5).

Dari informasi yang didapatkan di lapangan, buaya yang menerkam korban berukuran cukup besar. Pasalnya sebelum menghilang, buaya tersebut sempat menampakkan diri ke permukaan sungai, masih dalam kondisi menerkam korban, sebelum akhirnya menghilang di kedalaman.

“Buayanya dua kali menampakkan diri sambil membawa korban. Setelah itu menghilang di kedalaman air yang sedang pasang,” jelasnya. Dari informasi masyarakat, di sekitar dermaga tempat korban dimangsa, sebenarnya sangat jarang ada penampakan buaya. Sehingga banyak warga yang berani beraktivitas di tepi sungai tersebut. “Tiba-tiba saja kejadiannya. Padahal di sana jarang terlihat buaya,” katanya.

Kejadian munculnya buaya dan memangsa warga setempat, sudah keempat kalinya terjadi di Tabalar Muara. Bahkan belum ada satupun korban yang berhasil ditemukan setelah dimangsa predator Tabalar Muara tersebut. “Ketiga kejadian sebelumnya tidak ada yang ditemukan korbannya,” bebernya. (*/sht/udi)


BACA JUGA

Minggu, 13 Oktober 2019 19:12

Dua Figur Daftar ke Gerindra

TANJUNG REDEB - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Berau,…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:56

Target Tuntas 2021

TANJUNG REDEB – Pembangunan sarana pendidikan di wilayah 3T (tertinggal,…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:54

Mengatur Lalu Lintas di Titik Pekerjaan Drainase, Dishub Akui Tak Dilibatkan

TANJUNG REDEB – Beberapa proyek pengerjaan drainase di wilayah Tanjung…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:53

Tangkal Berita Hoaks, Kenali Sumber Informasi

Pelajar yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:49

Solar Kosong, Nelayan Tidak Melaut

TANJUNG REDEB – Masyarakat nelayan di Kampung Kasai, Kecamatan Pulau…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:22

Deklarasi Perpisahan di Hadapan ASN

TANJUNG REDEB – Kasak-kusuk pencalonan petahana yang akan berkompetisi pada…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:20

Jarak Tempuh Jadi Pertimbangan Mutasi

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau kembali melakukan promosi dan…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:18

Ungkap Peredaran Kosmetik Ilegal

TANJUNG REDEB - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SA…

Jumat, 11 Oktober 2019 18:48

Dilantik Hari Ini, 60 ASN Dirotasi

TANJUNG REDEB - Bupati Berau kembali akan melantik puluhan pejabat…

Jumat, 11 Oktober 2019 18:46

Jederrrr...!! Petir Menyambar, Tiga Pekerja Jatuh dan Pingsan

PULAU DERAWAN - Tiga karyawan PT Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*