MANAGED BY:
SELASA
02 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 09 Mei 2019 16:35
Kuatkan dengan Pernyataan Camat

Penghapusan 207 Koperasi Bermasalah

Wiyati

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tahapan pencabutan izin 207 koperasi bermasalah di Kabupaten Berau oleh Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau terus berjalan. Hal itu ditegaskan Kepala Disperindagkop Berau, Wiyati saat diwawancara Berau Post kemarin (8/5).

Untuk memperkuat rekomendasi pencabutan izin koperasi tersebut di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Disperindagkop Berau melayangkan surat ke setiap kecamatan, untuk turut membuat pernyataan kalau koperasi yang dimaksud memang benar sudah tidak beroperasi lagi.

“Misalnya, di Talisayan ada lima koperasi yang tidak ditemukan, atau memang sudah tidak aktif lagi, itu yang harus dibenarkan oleh kepala wilayahnya. Nah itu juga menjadi dasar kita untuk melakukan penghapusan,” ungkapnya.

Diakuinya, dari ratusan koperasi yang bermasalah juga terdapat koperasi yang berasal dari sejumlah instansi pemerintah. Namun karena koperasi tersebut tidak memenuhi Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama 3 tahun berturut-turut, maka sesuai yang telah diamanahkan oleh Undang Undang Nomor 25 Tahun 1992, maka koperasi tersebut bisa dicabut izinnya.

Pada Undang-Undang itu juga dijelaskannya tiga kategori lagi di mana pemerintah dapat membubarkan koperasi.  Yakni sudah tidak punya pengurus, kemudian sudah pailit (Bangkrut), terakhir melakukan kegiatan yang melanggar ketentraman umum.

“Saat ini kita masih akan mengusulkan dulu ke kementrian koperasi. Apakah langkah yang akan kita lakukan dengan mencabut izin koperasi yang bermasalah itu sudah memenuhi persyaratan-persyaratan atau belum. Kalau kementrian koperasi sudah ‘oke’, kita akan kembali mengusulkan ke kementrian untuk dihapuskan badan hukumnya,” bebernya.

Wiyati juga menjelaskan , untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi koperasi yang bermasalah, salah satu syarat untuk mendirikan koperasi saat ini yakni harus disosialisasikan terlebih dahulu. Terutama tugas dari pengurus, pengawas, hingga tugas anggota.

“Itu diakukan agar mereka betul-betul paham bahwa koperasi itu tidak seperti kelompok arisan. Tapi, dia adalah lembaga ekonomi yang berbadan hukum yang bergerak dibidang ekonomi tujuannya untuk mensejahterakan anggotanya. Itu harapan kita, agar dapat membantu pemerintah dalam mensejahterakan masyarakatnya,” terangnya. (*/sht/sam)


BACA JUGA

Rabu, 27 Mei 2020 19:16

Ayam Boiler Tembus Rp 40 Ribu

TANJUNG REDEB – Hari kedua Lebaran Idulfitri, harga ayam boiler…

Kamis, 21 Mei 2020 16:38

75 Ton Gula untuk Berau

TANJUNG REDEB – Jelang Hari Raya Idulfitri, Kabupaten Berau mendapat…

Senin, 18 Mei 2020 16:47

Harga Daging Ayam Naik Drastis

TELUK BAYUR - Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah tinggal sepekan…

Kamis, 14 Mei 2020 17:51

Perekonomian Pasti Kena Dampak Covid-19

TANJUNG REDEB – Wabah Covid- 19 di Kabupaten Berau diprediksi…

Kamis, 14 Mei 2020 17:49

Disperindagkop Data Ulang UMKM

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Senin, 11 Mei 2020 15:55

Jelang Idul Fitri, Harga Sembako Stabil

TELUK BAYUR – Memasuki dua pekan jelang Idul Fitri 1441…

Kamis, 07 Mei 2020 15:52

Penjualan ATK Ikut Anjlok

TANJUNG REDEB – Penerapan belajar dari rumah berimbas pada usaha…

Senin, 04 Mei 2020 09:40

Bisnis Oleh-Oleh Ikut Terpuruk

TANJUNG REDEB – Sektor pariwisata jadi salah satu sektor yang…

Jumat, 01 Mei 2020 14:38

Sehari Kadang Empat sampai Lima Pembeli

TANJUNG REDEB – Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ahmad…

Selasa, 28 April 2020 20:05

Peternak Tunda Panen Ayam

SAMBALIUNG – Sektor peternakan ayam potong juga merasakan imbas pandemi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers