MANAGED BY:
SENIN
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Sabtu, 18 Mei 2019 13:56
Penukaran Uang
CUCI MATA: Bukan hanya menawarkan menu takjil untuk berbuka puasa, di lokasi Pasar Ramadan di halaman Masjid Agung Baitul Hikmah juga bisa cuci mata. Ada beberapa merk kendaran yang ikut dipamerkan. Penulis berfoto selfie di lokasi Pasar Ramadan.

PROKAL.CO, BUKAN jadi persoalan yang muncul belakangan. Sejak awal dibukanya Pasar Ramadan, sudah sering jadi keluhan. Persoalan kecil. Ia memang urusan kecil. Juga menyangkut uang kecil. Uang kecil yang kadang-kadang menyita waktu transaksi, bahkan bisa membatalkan jual beli.

Saya setiap ke Pasar Ramadan di beberapa lokasi, memang sering dihadapkan pada persoalan uang kecil. Buat kembalian saat berbelanja. Apalagi di jam awal buka. Belum ada pembeli, kotak uang masih kosong. Mau pinjam dengan penjual lainnya, keluhannya juga sama.

Beruntung, harga jual yang ditawarkan oleh para pedagang yang menjual menu takjil untuk berbuka puasa relatif angkanya bulat. Misalnya, Risoles ada yang jual Rp 5 ribu 3 biji, ada juga yang Rp 10 ribu. Ada yang sudah dalam kemasan, isi 4 biji. Makanan juga seperti itu, sayur bening seperti yang saya beli kemarin, harganya Rp 10 ribu per porsi. Tapi saya minta separuh untuk sekali makan.

Jadi, tak ada harga yang bisa membuat pembeli dan penjual mesti sibuk mencari uang kecil. Tapi, dengan catatan, yang datang berbelanja juga sudah menyiapkan uang pecahan kecil. Sehingga, target waktu berkeliling di Pasar Ramadan bisa terpenuhi.

Saya sempat terpikir, apa tidak justru membantu masyarakat bila di kawasan Pasar Ramadan di halaman Masjid Agung Baitul Hikmah, juga hadir pojok penukaran uang. Kalau saja hal itu dilakukan oleh pihak perbankan, toh saya sering melihat setiap bank juga punya mobil unit layanan.

Ketika saya ke Pasar Ramadan kemarin, saya sengaja masuk lewat petak paling akhir. Saya ingin melihat, apa yang ditawarkan di lokasi itu. Ternyata saya melihat ada beberapa unit mobil yang ikut dipajang dengan menggunakan tenda sendiri. Menarik juga, tiada hari tanpa promosi. Selain kendaraan, ada pula operator telepon yang menawarkan paket pulsa. Ini semua bagian dari apa yang diperlukan masyarakat.

Karena itu, kehadiran unit pelayanan penukaran uang, khususnya pecahan kecil akan membantu masyarakat. Baik untuk bertransaksi di lokasi Pasar Ramadan, juga persiapan menghadapi Lebaran nanti. Jelas manfaatnya sangat besar. Biasanya yang diperlukan itu pecahan uang kertas Rp 10.000, Rp 5.000 juga Rp 20.000.

Memang ini terobosan bila perbankan bisa membuka pojok penukaran uang di kawasan Pasar Ramadan. Seperti halnya di Jakarta, dengan muda bisa ditemukan penukaran uang di tepi jalan. Misalnya di kawasan Monumen Nasional (Monas) atau dalam kawasan menuju Kota Tua Batavia. Banyak yang menawarkan uang kertas yang masih terikat rapi.

Saya mungkin ‘menantang’ pihak bank di Tanjung Redeb, untuk tampail di pojok penukaran uang. Tak usah lama-lama, cukup 3 hari saja. Toh perjalanan Pasar Ramadan diperkirakan hanya berlangsung selama 25 hari. Masih ada sepuluh hari terakhir menjelang batas akhir kegiatan Pasar Ramadan.

Saya sangat yakin, masyarakat akan bahagia bila itu dilakukan. Pojok penukaran uang pecahan kecil. Sebab di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang ada, hampir semua bank tak ada transaksi pecahan uang kecil. Jadi, memang harus lebih dekat dengan nasabahnya. Toh yang berjualan dan yang datang berbelanja di Pasar Ramadan juga ada nasabah bank di Tanjung Redeb. Selamat melaksanakan ibadah Puasa.(*/har)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 12:47

Titik Nol

SAMPAI sekarang, saya belum tahu di mana lokasi titik nol…

Senin, 21 Oktober 2019 10:56

WAJAH KOTA KOK GINI?

Jalan Kalimarau, Kecamatan Teluk Bayur, merupakan wajah Kabupaten Berau, mengingat…

Sabtu, 19 Oktober 2019 18:31

‘Kuch Kuch Hota Hai’

“Tanjung Redeb itu di mana sih?” Saya dengar pembicaraan teman…

Sabtu, 19 Oktober 2019 13:20

Bangku Taman

Oleh: ENDRO S EFENDI SELAMA ini, ilmu mengenai pikiran yang…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:14

OTT

MENUNGGU dari tadi, tak muncul juga. Teh susu buatan Bu…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:53

Tuha Sudah Wal

USIA tak bisa disembunyikan. Jalan kaki sebentar, lalu nafas terengal-engal,…

Selasa, 15 Oktober 2019 10:07

Tak Ada “Lawang”

“KALAU di Makassar, tidak ada lawang na,” kata teman saya asal…

Senin, 14 Oktober 2019 18:13

Bujurankah?

“Bujurankah?” tanya teman saya lewat pesan singkat. “Apanya nang bujur,”…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:52

Nasib Pelayanan Kesehatan di Balik PMK NO.30/2019

TERBITNYA Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 30 Tahun 2019 menggantikan…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:17

Hiu dan Hui

"SAYA Kecolongan,” kata Pak Agus Tantomo, Wakil Bupati Berau. Responsnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*