MANAGED BY:
KAMIS
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Sabtu, 25 Mei 2019 13:08
Jangan Takut Kehabisan
AMAN: Penulis (kanan) saat berada di dermaga Pelabuhan Teratai melihat kegiatan pembongkaran muatan kapal. Ribuan telur ayam yang didatangkan dari Sulawesi Selatan diturunkan dan siap dipasarkan.

PROKAL.CO, SEMUA konsentrasi jelang Lebaran. Juga angkutan kapal laut maupun Kapal Layar Motor (KLM) semua mengatur jadwal tiba. Bila salah jadwal, bisa-bisa muatan yang sudah dipesan jauh hari tiba tidak tepat waktu.

Sempat terlewatkan. Melintas di Jalan Pulau Derawan, di Pelabuhan Teratai melihat aktivitas bongkar muat KLM yang baru tiba. Saya terpaksa mutar lagi, dari arah Jalan Pemuda ke Jalan Kartini, lalu kembali ke kawasan Pelabuhan Teratai.

Ada 3 atau 4 kapal yang sandar di pelabuhan yang lantai dermaganya masih terbuat dari kayu ulin itu. Hanya satu KLM yang sedang membongkar muatan. Seperti telur ayam. Katanya sih dari Makassar dan Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Saya tidak tahu berapa banyak telur ayam yang diangkut dari pelabuhan asal Sulawesi itu. 

Saya juga tidak mau mengganggu anak buah kapal (ABK) yang mengangkut telur dengan menyeberangi satu kapal layar hingga tiba di dermaga. Apalagi cuaca saat itu panasnya luar biasa menggigit. Dari informasi berkisar 34 derajat. Apalagi bertanya soal berapa banyak yang diangkut. Pasti ada catatan manifesnya. Mereka pasti sangat capek. Palka kosong, lebih cepat lebih baik.

Saya hanya memperkirakan saja. Dalam satu ikatan terdiri dari 5 piring. Setiap piring terdiri dari 30 butir telur. Jadi, setiap ikatan besar sebanyak 150 butir telur ayam. Di tepi jalan sudah ada dua mobil pikap yang penuh dengan telur ayam. Di dermaga satu kondisi penuh dan satu lagi proses pemuatan. Saya hanya membayangkan, jumlah telur yang masuk ribuan piring. Belum lagi muatan lainnya, seperti beras dan jenis kebutuhan lain yang masih tersimpan dalam palka kapal.

KLM Karunia salah satu dari sekian banyak kapal yang secara reguler melayani pasokan kebutuhan warga Tanjung Redeb dari luar daerah. Belum lagi kapal motor lainnya, yang juga secara reguler membawa banyak kebutuhan dari Surabaya dan Jakarta.

Terlepas bahwa ini adalah peluang usaha, wajarlah memberikan apresiasi kepada pemilik kapal maupun pengusaha yang selalu menjaga ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Tanpa mereka, posisi persediaan telur dan beras serta barang kebutuhan lainnya bisa terganggu stoknya.

Saya pernah terlibat lama dalam aktivitas perdagangan. Pelabuhan Teratai salah satu titik perhatian dalam melihat kondisi pasokan barang.  Setiap kegiatan bongkar muat, saya selalu perhatikan. Karenanya buku saku saya lengkap dengan catatan posisi ketersediaan barang. Bila ada pertanyaan, tak sulit menjawabnya. Apalagi turun langsung ke lapangan.

KLM Karunia, pastilah perjalanan terkahirnya hingga memasuki Lebaran. Kalau juga kembali ke home base-nya, itu karena AKB ingin mudik berlebaran bersama keluarga. Tapi, mereka lebih banyak berlebaran di Berau. Pastilah ada suasana yang beda. Tapi begitulah situasi yang mereka harus hadapi.

Pasokan telur ayam sebetulnya bukan hanya untuk memenuhi permintaan konsumen di Tanjung Redeb.  Dengan jumlah yang banyak itu, akan terjadi kelebihan persediaan di Tanjung Redeb. Pasokan itu sebagian juga dibawa pedagang menuju provinsi tetangga, Kalimantan Utara. Biasanya dibawa ke Kabupaten Bulungan, Malinau dan Tanah Tidung. Itu sudah perdagangan tradisional mereka sejak lama. Saya sering menyebut, bahwa ketergantungan beberapa kabupaten di Kaltara dengan Berau cukup besar.

Dan menjelang Lebaran nanti, untuk kebutuhan telur ayam yang sangat diperlukan oleh warga semua terpenuhi. Belum lagi dengan produksi telur lokal yang juga memperhitungkan banyaknya permintaan. Telur lokal dan pasokan dari Sulawesi sedikit beda harga.  Saya maklumi, karena kualitasnya juga sedikit berbeda.

Bagi rumah tangga, tak perlu menyimpan banyak telur di rumah. Seberapa banyak pun yang dibutuhkan, persediaan cukup memenuhi semua permintaan. Jangan takut kehabisan. Yang ditakutkan adalah berlebihan. Sebab daya tahan telur ayam baik lokal maupun dari luar daerah terbatas. Kedatangan kapal berikutnya selain KLM Karunia, pastilah membawa telur ayam lagi. Sekali lagi, jangan takut kerhabisan. Selamat menunaikan ibadah Puasa. (*/har)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 12:49

Buka Bungkus

ISTILAH buka bungkus biasanya disebut untuk barang baru. Barang yang…

Senin, 16 September 2019 17:54

Kado Ulang Tahun

HARI ini, Senin (15/9), Kasbupaten Berau genap berusia 66 tahun.…

Sabtu, 14 September 2019 13:54

Jerebu

MASIH ingat peristiwa yang sama tahun 2015 lalu? Situasinya sama…

Jumat, 13 September 2019 10:01

Agar Tak Lupa

TEROBOSAN ataupun inovasi, atau apapun namanya, memang perlu terus dilakukan.…

Kamis, 12 September 2019 15:04

Pilihan

CARILAH pilihanmu. pilih yang terbaik dan lakukan itu. Itu salah…

Rabu, 11 September 2019 18:49

Burung Kenari

SEJAK lama, sudah ada pedagang yang berinisiatif berjualan burung. Jualannya…

Selasa, 10 September 2019 15:43

Tidak Terbuang

HANYA beberapa bulan saja tidak mengunjungi Teluk Bayur, kemajuannya begitu…

Senin, 09 September 2019 18:41

Tarmizi Hakim

KALAU saya menulis nama lengkap dr.Tarmizi Hakim, Sp.BTKV. Gelar yang…

Minggu, 08 September 2019 17:23

Makmur Sang Pelopor

Kegemilangan dunia kepemudaan di Kabupaten Berau tak bisa lepas dari…

Sabtu, 07 September 2019 17:36

Bantu Rahmadi

RAHMADI, warga Tanjung Perangat, Kecamatan Sambaliung, saat ini masih berada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*