MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 31 Mei 2019 16:39
Sidang Putusan usai Lebaran

Dugaan Tipikor Proyek Sarana Air Bersih Perkotaan

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pada proyek penyediaan sarana air bersih perkotaan, akan memasuki agenda pembacaan putusan usai Idulfitri nanti.

Hal itu diutarakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Berau Mosez Sahat Reguna, saat diwawancarai Berau Post (30/5).

Dijelaskan pria yang menjabat Kasi Pidsus Kejari   Berau tersebut, sidang pembacaan vonis oleh Majelis Hakim Tipikor Samarinda, akan digelar lebih dulu untuk terdakwa Cahyo Adhi Oktaviari selaku Direktur CV Adhi Jasa Putra Konsultan, yang menjadi konsultan pengawas proyek tersebut. “Rencananya digelar Selasa (11/6) nanti,” katanya.

“Karena replik JPU yang dibacakan Selasa (21/5) lalu, langsung ditanggapi (duplik) secara lisan oleh terdakwa. Sehingga, sidang putusan terdakwa Cahyo langsung diagendakan 11 Juni mendatang,” sambungnya.

Sementara terdakwa Sutrisno Bachrun selaku Direktur PT Karka Arganusa yang menjadi penyedia jasa, tidak secara langsung menanggapi replik JPU. Sehingga Sutrisno kembali menjalani sidang pada Senin (27/5) lalu untuk menyampaikan dupliknya. Namun sidang pembacaan vonis untuk terdakwa Sutrisno belum diagendakan.

Diketahui, kasus ini berawal pada tahun 2006 silam, saat Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Berau melaksanakan kegiatan penyediaan sarana air bersih perkotaan. Panitia lelang mengundang sejumlah perusahaan untuk mengerjakan proyek yang sumber anggaran dari APBD Kabupaten Berau tersebut.

Akhirnya ditunjuklah sebagai pemenang lelang PT Wijaya Karya dan PT Kaka Harga Nusa. Keduanya akan mengerjakan pembangunan sarana air bersih PDAM Tanjung Redeb.

Pemkab Berau kemudian mencairkan anggaran kegiatan itu dalam dua tahap. Tahap pertama anggaran yang dicairkan sebesar Rp 96 miliar. Dan tahap kedua dana cair sebesar Rp 133 miliar.

Dari kegiatan itu diduga syarat korupsi dan kolusi. Sebab dalam proses pelelangan telah terjadi pengondisian yang dimenangkan salah satu perusahaan, juga ada dugaan markup harga, khususnya dalam pengadaan pipa. Akibatnya, berdasarkan perhitungan BPK, negara dirugikan sebesar Rp 35 miliar.

Lalu, tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (mar/udi)

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Oktober 2019 11:13

Mami Karaoke Akhirnya Disidang

TANJUNG REDEB - Terdakwa perkara dugaan eksploitasi anak An (29)…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:11

APBD 2020 Turun Jadi 2,4 T

TANJUNG REDEB – Seperti yang diprediksi sebelumnya, anggaran pendapatan belanja…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:08

Pencabul Bocah Divonis 6 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Safrani (44), terdakwa kasus pencabulan bocah 9…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:05

Progres Segmen Dua 96 Persen

TANJUNG REDEB - Pembangunan segmen dua freeway Singkuang-Bandara Kalimarau, sepanjang…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:16

Sinyal Koalisi PDIP-Golkar

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Berau,…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:38

Jembatan Kelay Perlu Penanganan Darurat

KELAY – Konstruksi permukaan jalan di Jembatan Kelay sudah tak…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:35

Goyangan Maut

“SEJAK kapan kejadiannya,” kata teman saya. “Sudah lama, tapi goyangnya…

Senin, 21 Oktober 2019 12:49

Kamis, Jaksa Bacakan Tuntutan

TANJUNG REDEB – Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:23

Kandang Ayam Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

SAMBALIUNG – Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini menimpa…

Senin, 21 Oktober 2019 10:51

Bakal Revisi UU yang Hambat Investasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen akan bekerja dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*