MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 10 Juni 2019 14:36
Lima Bulan Baru Dua Saksi Diperiksa

Laporan Nana Sempat Terkendala Pengamanan Pemilu

AKP Agus Arif Wijayanto

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Fokus sempat teralihkan untuk pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Agus Arif Wijayanto pastikan segera lanjutkan sejumlah pengaduan, salah satunya laporan oleh mantan Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Berau Nana Malina atas upaya pencemaran nama baik, pada Sabtu (5/1) lalu.

Hingga kini disebutnya, pihaknya telah meminta keterangan beberapa saksi yakni Rita Noratni dan Refliansyah yang juga merupakan terlapor. Sedangkan tiga Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Berau, serta mantan anggota KPU Provinsi Kaltim akan pihaknya agendakan.

“Saat ini (kami, red) masih dilakukan penyelidikan. Polres Berau sendiri membentuk tim penyelidikan untuk memintai keterangan, termaksud pelapor yang didampingi lawyer (pengacaranya, red),” katanya diwawancara Berau Post beberapa waktu lalu.

Karena itu juga disampaikannya, hingga kini pihaknya belum menetapkan siapapun menjadi tersangka. Apabila dalam tahap penyelidikan nanti barang bukti telah terpenuhi, barulah pihaknya akan melakukan gelar perkara hingga dan menaikkan laporan tersebut menjadi penyidikan.

“Di situlah akan kami tetapkan tersangka. Tapi kalau 184 atau alat bukti tidak terpenuhi, maka penyelidikannya akan kami hentikan,” tuturnya.

Seperti diketahui, dalam laporannya  Nana melaporkan lima orang di antaranya Sekretaris DPC Partai Perindo Refliansyah, tiga orang Komisioner Bawaslu Berau yakni Nadirah, Tamjidilah Noor, dan Ira Kencana, hingga mantan koleganya di KPU Berau yakni Rita Noratni atas dugaan pencemaran nama baik.

Pelaporan itu dilakukannya karena keputusan Bawaslu yang tidak tepat, dengan tetap membawa laporan ke DKPP, padahal barang bukti yang diajukan dinilainya prematur atau tidak kuat menjadi barang bukti.

Hal itu mengakibatkan, nama baiknya semakin tercemar karena mengisyaratkan dirinya benar-benar melakukan perbuatan, yang sebenarnya tidak dia lakukan. (arp/sam)


BACA JUGA

Rabu, 23 Oktober 2019 11:13

Mami Karaoke Akhirnya Disidang

TANJUNG REDEB - Terdakwa perkara dugaan eksploitasi anak An (29)…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:11

APBD 2020 Turun Jadi 2,4 T

TANJUNG REDEB – Seperti yang diprediksi sebelumnya, anggaran pendapatan belanja…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:08

Pencabul Bocah Divonis 6 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Safrani (44), terdakwa kasus pencabulan bocah 9…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:05

Progres Segmen Dua 96 Persen

TANJUNG REDEB - Pembangunan segmen dua freeway Singkuang-Bandara Kalimarau, sepanjang…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:16

Sinyal Koalisi PDIP-Golkar

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Berau,…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:38

Jembatan Kelay Perlu Penanganan Darurat

KELAY – Konstruksi permukaan jalan di Jembatan Kelay sudah tak…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:35

Goyangan Maut

“SEJAK kapan kejadiannya,” kata teman saya. “Sudah lama, tapi goyangnya…

Senin, 21 Oktober 2019 12:49

Kamis, Jaksa Bacakan Tuntutan

TANJUNG REDEB – Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:23

Kandang Ayam Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

SAMBALIUNG – Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini menimpa…

Senin, 21 Oktober 2019 10:51

Bakal Revisi UU yang Hambat Investasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen akan bekerja dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*