MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 14 Juni 2019 16:22
Pengetap Makin Meresahkan Warga Berau

Ada yang Pakai Tangki Tambahan Berkapasitas 100 Liter

ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pengetap bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi semakin merajalela. Tak hanya “menguasai” SPBU dengan deretan panjang setiap hari, para pengetap pun memodifikasi kendaraannya.

Seperti foto sebuah mobil yang dibagikan salah satu akun Facebook. Pada bagian belakang mobil tersebut, terlihat sebuah tangki berukuran cukup besar. Dia menyebut mobil tersebut di SPBU Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, Bulungan.

Pihak kepolisian yang dikonfirmasi media ini, membenarkan sebuah mobil dengan tangki tambahan di bagian belakang akan mengisi BBM di SPBU Jalan Sengkawit. Mobil Toyota Innova dengan tanda nomor kendaraan bermotor KT 1424 MA itu, kata Direktur Reskrimsus Polda Kaltara Kompol Helmi Kwarta Kusuma Putra, diamankan pihaknya sekira pukul 16.00 Wita, Rabu (12/6).

Diketahui bahwa mobil berwarna silver itu dibawa oleh seseorang berinisial YN (42), yang merupakan warga Jalan Niaga II, Tanjung Selor Hilir. Berdasar keterangan yang diperoleh pihaknya, YN awalnya mengaku ingin mengisi bahan bakar jenis pertalite. Namun, setelah didalami, YN akan mengisi BBM jenis solar bersubsidi.

"Saat kami amankan, pelaku belum isi BBM,” ujar Helmi, Kamis (13/6).

Dia juga mengatakan bahwa YN melakukan aksinya bukan pertama kali. Namun, sudah sebulan belakangan. Bahkan, lanjut Helmi, dalam sehari YN bisa mengisi hingga 3 kali BBM solar subsidi. Selanjutnya, dijual ke Selimau kepada orang yang memesan.

"Untuk penjualan BBM solar subsidi, pelaku meraup keuntungan Rp 1.850 per liter, karena pelaku menjual Rp 7.000 per liter dari harga asli di SPBU," ungkapnya.

Keuntungan yang diperoleh YN diperkirakan cukup besar. Apalagi, tangki tambahan di bagian belakang mobil yang dibawanya berkapasitas 100 liter.

Menurut Helmi, aksi yang dilakukan YN melanggar Undang-Undang 22/2001 tentang Minyak dan dan Gas Bumi. Di Pasal 55 undang-undang tersebut, kata Helmi, bisa terancam kurangan penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar. Pasal 55 disebutkan bahwa setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah dipidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar.

Dia juga menegaskan bahwa pengetap yang sebelumnya diamankan, telah diproses. Berkasnya, sudah masuk tahap satu. "Jadi, kami sudah lakukan upaya penegakan hukum sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, pengawas SPBU Jalan Sengkawit James Ong Susanto yang dikonfirmasi, menyatakan bahwa karyawan pihaknya yang sedang melayani saat itu tidak mengetahui apakah pemilik mobil akan mengisi bensin atau solar.

“Mereka tidak paham,” ujarnya.

Dia juga mengaku bahwa pihaknya telah melakukan upaya-upaya membatasi pengetap. Salah satunya, dengan pembatasan pembelian Rp 200 ribu per hari. Bahkan, dia menyatakan karyawan bisa kena sanksi pemecatan jika mengisi BBM ke pengetap berulang-ulang. (uno/fen)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 23 Oktober 2019 11:13

Mami Karaoke Akhirnya Disidang

TANJUNG REDEB - Terdakwa perkara dugaan eksploitasi anak An (29)…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:11

APBD 2020 Turun Jadi 2,4 T

TANJUNG REDEB – Seperti yang diprediksi sebelumnya, anggaran pendapatan belanja…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:08

Pencabul Bocah Divonis 6 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Safrani (44), terdakwa kasus pencabulan bocah 9…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:05

Progres Segmen Dua 96 Persen

TANJUNG REDEB - Pembangunan segmen dua freeway Singkuang-Bandara Kalimarau, sepanjang…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:16

Sinyal Koalisi PDIP-Golkar

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Berau,…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:38

Jembatan Kelay Perlu Penanganan Darurat

KELAY – Konstruksi permukaan jalan di Jembatan Kelay sudah tak…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:35

Goyangan Maut

“SEJAK kapan kejadiannya,” kata teman saya. “Sudah lama, tapi goyangnya…

Senin, 21 Oktober 2019 12:49

Kamis, Jaksa Bacakan Tuntutan

TANJUNG REDEB – Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:23

Kandang Ayam Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

SAMBALIUNG – Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini menimpa…

Senin, 21 Oktober 2019 10:51

Bakal Revisi UU yang Hambat Investasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen akan bekerja dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*