MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 15 Juni 2019 00:14
Mandor CV Mutiara Ditemukan Tewas

Tak Ada Bekas Kekerasan, Diduga Serangan Jantung

TERBUJUR KAKU: Korban meninggal dunia, Ko Ayong yang ditemukan sudah tak bernyawa di Mes Karyawan, Kamis (13/6) malam.

PROKAL.CO, GUNUNG TABUR - Mandor CV Mutiara Segah, salah satu perusahaan produksi batu split (batu pecah), Jong Fuk Ju alias Ko Ayong (50) ditemukan tewas di Mes perusahaan yang dipimpinnya di Jalan HARM Ayoeb, Kecamatan Gunung Tabur oleh karyawannya pada Kamis (13/6) sekira Pukul 23.30 Wita.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Pelaksana tugas (Plt) Kapolsek Gunung Tabur, Ipda Agus Riyadi menjelaskan bahwa sebelumnya, Ko Ayong sempat mengeluhkan sakit di bagian dada dan minta diantar pulang ke mes oleh salah seorang karyawannya bernama Abdullah (41) sekira Pukul 21.00.

“Begitu tiba di mes, Ko Ayong langsung dirawat oleh karyawannya di mes. Kemudian korban pun tertidur setelah diberi minum air hangat,” katanya.

Beberapa jam kemudian, karyawan yang merawat korban kala itu khawatir tentang kondisi mandornya tersebut. Sehingga kembali memeriksa kondisi korban yang kala itu telah tertidur. Namun tubuh korban terlihat telah membiru dan sekujur tubuhnya pun terasa dingin saat diperiksa oleh karyawan yang juga tinggal di mes tersebut. Para karyawan pun seketika itu panik dan langsung menghubungi Polsek Gunung Tabur.

“Saat tiba di lokasi (mes.red.) kami melihat korban telah terbujur kaku dengan posisi telentang. Kami cek ternyata korban sudah meninggal dunia,” jelas Agus.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa korban diduga meninggal dunia karena sakit jantung. Sebab menurut informasi yang diperoleh pihaknya dari karyawan diketahui bahwa korban memang memiliki riwayat sakit jantung. “Sekilas dari tubuh korban tidak ada tanda-tanda atau bekas kekerasan,” ujarnya.

“Jasad korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai untuk divisum, sembari menunggu keluarga korban. Untuk pemeriksaan luar memang tidak ditemukan adanya luka ataupun tanda kekerasan. Namun kami masih menunggu hasil visum dokter dan sedang meminta keterangan beberapa saksi dari pihak karyawan yang tinggal di mes tersebut,” sambung Agus. (*/yat/asa)

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Oktober 2019 11:13

Mami Karaoke Akhirnya Disidang

TANJUNG REDEB - Terdakwa perkara dugaan eksploitasi anak An (29)…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:11

APBD 2020 Turun Jadi 2,4 T

TANJUNG REDEB – Seperti yang diprediksi sebelumnya, anggaran pendapatan belanja…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:08

Pencabul Bocah Divonis 6 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Safrani (44), terdakwa kasus pencabulan bocah 9…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:05

Progres Segmen Dua 96 Persen

TANJUNG REDEB - Pembangunan segmen dua freeway Singkuang-Bandara Kalimarau, sepanjang…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:16

Sinyal Koalisi PDIP-Golkar

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Berau,…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:38

Jembatan Kelay Perlu Penanganan Darurat

KELAY – Konstruksi permukaan jalan di Jembatan Kelay sudah tak…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:35

Goyangan Maut

“SEJAK kapan kejadiannya,” kata teman saya. “Sudah lama, tapi goyangnya…

Senin, 21 Oktober 2019 12:49

Kamis, Jaksa Bacakan Tuntutan

TANJUNG REDEB – Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:23

Kandang Ayam Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

SAMBALIUNG – Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini menimpa…

Senin, 21 Oktober 2019 10:51

Bakal Revisi UU yang Hambat Investasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen akan bekerja dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*