MANAGED BY:
SENIN
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 15 Juni 2019 00:15
Banyak Objek Wisata Ilegal di Berau
BANYAK YANG ILEGAL: Banyak tempat wisata ilegal di Berau. Salah satunya tempat pemancingan, di mana hingga kini hanya satu tempat pemancingan yang sudah mengantongi izin dari Disbudpar Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kepala Seksi (Kasi) Usaha Jasa Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau Takari Anto akui masih banyak objek wisata milik masyarakat di Berau belum memiliki izin.

Adapun objek wisata yang dia maksud seperti tempat pemancingan dan tempat wisata keluarga lainnya. Bahkan diakuinya juga, hingga kini baru satu tempat pemancingan yang sudah mengantongi izin pihaknya.

Namun dipastikannya selama ini pihaknya tak hanya tinggal diam dengan terus melakukan pendataan hingga mendatangi para pemilik objek wisata, mengajaknya segera mengurus perizinan.

Ditegaskan Taka -sapaannya, perizinan merupakan hal penting yang memang harus dimiliki pengusaha objek wisata, sehingga saat tidak terjadi apa-apa terhadap pengunjung, pemilik wisata akan merasa aman. Namun, saat terjadi kecelakaan dan menimbulkan korban, maka pemilik usaha pun 100 persen harus bertanggung jawab.

Sebenarnya diterangkannya juga, dalam mengurus perizinan pemilik usaha tidak perlu mengeluarkan biaya yang cukup besar, apalagi kini mengurus izin sudah sangat mudah dengan keberadaan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau. "Mengurus izin itu tidak sulit dan gratis. Yang bayar hanya IMB (Izin Mendirikan Bangunan) saja," ujarnya diwawancara belum lama ini.

Selain objek wisata yang dikelola masyarakat, Taka membeberkan kalau masih banyak penginapan baik itu resor maupun homestay yang ada di tempat wisata belum memiliki izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Karena itu, pihaknya mengimbau para pemilik resor maupun homestay untuk segera mengurus perizinannya. "Biasanya kalau kami datangi mereka jawab iya-iya saja. Tapi sampai sekarang masih belum diurus juga izinya," kata Taka.

“Makanya kami berharap tahun ini semakin banyak pengusaha-pengusaha di objek wisata peduli dengan perizinan. Karena itu secara tidak langsung membantu PAD pemerintah,” pungkasnya. (arp/sam)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 13:01

Sulap Bidukbiduk Menjadi Kawasan Industri

TANJUNG REDEB – Tak mau hanya menjadi penyedia bahan baku,…

Senin, 21 Oktober 2019 11:17

Sekolah Diminta Hati-Hati Kelola Dana BOS

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Murjani ingatkan…

Senin, 21 Oktober 2019 10:58

Banyak Anak Terancam Tak Bisa Ikut UN

TANJUNG REDEB - Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Berau,…

Minggu, 20 Oktober 2019 13:22

Perkara Sarang Burung, Oknum Guru Dijemput Jaksa

TANJUNG REDEB – Kejaksaan Negeri Berau melakukan penjemputan terhadap Ahmad…

Sabtu, 19 Oktober 2019 18:43

KIA Belum Jadi Persyaratan Masuk SD

TANJUNG REDEB – Beredarnya informasi persyaratan masuk sekolah dasar (SD)…

Sabtu, 19 Oktober 2019 18:40

Pelantikan Presiden, Kapolres Janjikan Berau Aman

TANJUNG REDEB – Upaya pengamanan dalam rangka pelantikan presiden Republik…

Sabtu, 19 Oktober 2019 18:37

Dinas Perikanan Minta Laporan Tertulis

TANJUNG REDEB – Pasca pemberlakuan Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:23

Perluas Jangkauan Program Kotaku

TANJUNG REDEB - Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) merupakan upaya…

Jumat, 18 Oktober 2019 13:21

Wabup Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas

TANJUNG REDEB - Kepolisian Resor (Polres) Berau menggelar kegiatan istighosah…

Kamis, 17 Oktober 2019 12:19

Klaim Sistem Penjualan Kurangi Penggunaan Plastik

TANJUNG REDEB – Corporate Comunication Manager Alfamidi, Arif Nursandi memastikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*