MANAGED BY:
SENIN
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 16 Juni 2019 00:49
Sepekan, 2.000 Orang Serbu Wisata Mangrove
WISATA BARU: Objek wisata Hutan Mangrove Tanjung Batu semakin banyak dikunjungi khususnya wisatawan lokal.

PROKAL.CO, PULAU DERAWAN - Objek wisata Hutan Mangrove di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, terus berkembang dan menjadi pilihan bagi wisatawan lokal. Pada libur panjang kali ini, tercatat lebih kurang 2.000 orang memasuki objek wisata tersebut dalam jangka waktu satu pekan.


Camat Pulau Derawan, Kudarat mengatakan peningkatan jumlah kunjungan wisata di objek wisata Mangrove terlihat pada puncak liburan lebaran dua pekan lalu. Dimana, banyak wisatawan mengunjungi objek wisata yang memiliki luasan sekitar 3,7 hektare itu.

“Sekarang wisatawan tidak hanya terfokus ke Derawan saja. Para wisatawan juga banyak yang memasuki Mangrove Tanjung Batu,” katanya kepada Berau Post.

Memang tahun-tahun sebelumnya, kata dia, Kampung Tanjung Batu merupakan gerbang bagi wisatawan menuju objek-objek wisata yang ada di Kepulauan Derawan dan Maratua. Namun, setelah ada objek wisata Mangrove, kondisi ini mengubah anggapan bahwa Tanjung Batu hanya gerbang menuju objek wisata.

Dari data yang ia terima dari petugas pintu masuk Mangrove Tanjung Batu. Sekitar 2.000 wisawatan telah memasuki area yang menampilkan keindahan alam tersebut. “Itu data sampai pekan lalu, belum ditambah dengan wisatawan yang masuk sampai sekarang,” ujarnya.

Kini, Mangrove Tanjung Batu telah dikelola secara profesional melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Tanjung Batu. “Sudah dikelola BUMK Tanjung Batu dengan dasar Perkam (peraturan kampung). Makanya sudah ada pas masuknya bagi wisatawan,” terangnya.

Selain wisata mangrove, sebelumnya Kampung Tanjung Batu juga memiliki objek wisata lainnya yang cukup ramai dikunjungi yaitu pantai ulingan. Sayangnya objek wisata tersebut sejak satu tahun terakhir mulai sepi dikunjungi lantaran kurang pengelolaan.

Kudarat mengaku mendapat informasi bahwa pantai ulingan mulai dikunjungi wisatawan meskipun tak seramai saat-saat masih baru dibuka. “Tapi informasinya dari warga, di situ mulai ada lagi pungutan liar dari oknum masyarakat. Makanya saya berharap hal itu tidak terjadi dan bisa diselidiki,” tandasnya.(arp/asa)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 12:49

Kamis, Jaksa Bacakan Tuntutan

TANJUNG REDEB – Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:23

Kandang Ayam Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

SAMBALIUNG – Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini menimpa…

Senin, 21 Oktober 2019 10:51

Bakal Revisi UU yang Hambat Investasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen akan bekerja dengan…

Senin, 21 Oktober 2019 10:48

Beringin Ancang-Ancang Menjaring

TANJUNG REDEB – Nama-nama figur yang digadang-gadang bakal maju pada…

Minggu, 20 Oktober 2019 13:53

Speedboat Tenggelam di Perairan Maluang

TANJUNG REDEB – Kecelakaan di sungai kembali terjadi. Sebuah speedboat…

Minggu, 20 Oktober 2019 11:01

Perempuan Harus Aktif Berpolitik

TANJUNG REDEB - Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian…

Minggu, 20 Oktober 2019 10:59

Rawan Hoax, Kapolres Minta Warga Bijak

TANJUNG REDEB – Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono minta…

Minggu, 20 Oktober 2019 10:56

JOROK BANGET MEMANG..!! Kesadaran Masyarakat Jaga Kebersihan Masih Rendah

TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau…

Minggu, 20 Oktober 2019 10:54

KUMAT..!! Antrean di SPBU Kembali Panjang, Seperti Biasa Pengetap yang Mendominasi

TANJUNG REDEB – Untuk beberapa saat, upaya Pemerintah Kabupaten Berau…

Sabtu, 19 Oktober 2019 18:30

Ajak Perangi Hoaks, Siap Menerima Koreksi

Guna menjalin kerja sama dan silaturahmi, serta mendekatkan polisi dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*