MANAGED BY:
RABU
18 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 16 Juni 2019 00:49
Sepekan, 2.000 Orang Serbu Wisata Mangrove
WISATA BARU: Objek wisata Hutan Mangrove Tanjung Batu semakin banyak dikunjungi khususnya wisatawan lokal.

PROKAL.CO, PULAU DERAWAN - Objek wisata Hutan Mangrove di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, terus berkembang dan menjadi pilihan bagi wisatawan lokal. Pada libur panjang kali ini, tercatat lebih kurang 2.000 orang memasuki objek wisata tersebut dalam jangka waktu satu pekan.


Camat Pulau Derawan, Kudarat mengatakan peningkatan jumlah kunjungan wisata di objek wisata Mangrove terlihat pada puncak liburan lebaran dua pekan lalu. Dimana, banyak wisatawan mengunjungi objek wisata yang memiliki luasan sekitar 3,7 hektare itu.

“Sekarang wisatawan tidak hanya terfokus ke Derawan saja. Para wisatawan juga banyak yang memasuki Mangrove Tanjung Batu,” katanya kepada Berau Post.

Memang tahun-tahun sebelumnya, kata dia, Kampung Tanjung Batu merupakan gerbang bagi wisatawan menuju objek-objek wisata yang ada di Kepulauan Derawan dan Maratua. Namun, setelah ada objek wisata Mangrove, kondisi ini mengubah anggapan bahwa Tanjung Batu hanya gerbang menuju objek wisata.

Dari data yang ia terima dari petugas pintu masuk Mangrove Tanjung Batu. Sekitar 2.000 wisawatan telah memasuki area yang menampilkan keindahan alam tersebut. “Itu data sampai pekan lalu, belum ditambah dengan wisatawan yang masuk sampai sekarang,” ujarnya.

Kini, Mangrove Tanjung Batu telah dikelola secara profesional melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Tanjung Batu. “Sudah dikelola BUMK Tanjung Batu dengan dasar Perkam (peraturan kampung). Makanya sudah ada pas masuknya bagi wisatawan,” terangnya.

Selain wisata mangrove, sebelumnya Kampung Tanjung Batu juga memiliki objek wisata lainnya yang cukup ramai dikunjungi yaitu pantai ulingan. Sayangnya objek wisata tersebut sejak satu tahun terakhir mulai sepi dikunjungi lantaran kurang pengelolaan.

Kudarat mengaku mendapat informasi bahwa pantai ulingan mulai dikunjungi wisatawan meskipun tak seramai saat-saat masih baru dibuka. “Tapi informasinya dari warga, di situ mulai ada lagi pungutan liar dari oknum masyarakat. Makanya saya berharap hal itu tidak terjadi dan bisa diselidiki,” tandasnya.(arp/asa)


BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 12:50

Dua Pekan, Penderita ISPA Capai 1.072

TANJUNG REDEB – Paparan kabut asap yang semakin pekat, tidak…

Selasa, 17 September 2019 12:48

Gara-Gara Ini, Dalam Sehari Bandara Rugi Rp 40 Juta

SUDAH empat hari aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau lumpuh total…

Selasa, 17 September 2019 12:46

DUYYY...!! Banyak yang Tak Tahu Sekolah Diliburkan

TANJUNG REDEB- Kebijakan Wakil Bupati Berau Agus Tantomo untuk meliburkan…

Senin, 16 September 2019 17:58

Sekolah Diliburkan Tiga Hari

TANJUNG REDEB- Kabut asap yang semakin pekat, membuat Wakil Bupati…

Senin, 16 September 2019 17:56

Kecanduan Main PS, Pria Pengangguran Nekat Mencuri

GUNUNG TABUR- Seorang pria pengangguran bernama Tian (30), terpaksa berurusan…

Senin, 16 September 2019 17:55

Lestarikan Tradisi, Masuk Kalender Pariwisata

Peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Berau dan ke-209 Kota Tanjung…

Minggu, 15 September 2019 21:00

BMKG Sebut Asap Kiriman dari Kutim dan Kukar

TANJUNG REDEB - Aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau, Berau, masih lumpuh…

Minggu, 15 September 2019 20:09

Kabel PLN Tembus Rumah Warga

Dugaan korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran yang menghanguskan empat rumah…

Minggu, 15 September 2019 20:07

Ditinggal Salat, 4 Rumah, 1 Minibus Hangus

TANJUNG REDEB – Kebakaran kembali terjadi di Gang Mulia, Jalan…

Sabtu, 14 September 2019 14:03

Warga Keluhkan Pendirian Tenda di Pinggir Jalan

TANJUNG REDEB- Pelaksanaan Berau Expo yang rencananya dibuka pada Minggu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*