MANAGED BY:
SELASA
28 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 17 Juni 2019 15:34
Investor asal Tiongkok Belum Beri Kepastian

Bangun Boiler IV di PLTU Lati

BELUM JELAS: Najemuddin saat memeriksa kondisi boiler beberapa waktu lalu. Hingga kini rencana kerja sama pembangunan boiler IV oleh perusahaan asal Tiongkok di PLTU Lati belum jelas.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Rencana kerja sama PT Indo Pusaka Berau (IPB) dengan investor asal Tiongkok sudah terdengar cukup lama, namun hingga kini belum ada kepastian yang diberikan investor tersebut untuk membangun broiler IV Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati.

Padahal disebutkan Direktur Utama (Dirut) PT IPB Najemuddin, pihaknya telah memenuhi segala persyaratan yang diajukan untuk merealisasikan kerja sama tersebut.

“Di IPB sudah siap, tinggal investornya saja lagi. Karena segala sesuatu yang diminta investor sudah kami penuhi,” katanya kepada awak media ini beberapa waktu lalu.

Mengenai rencana kerja sama ini dijelaskannya, nantinya perusahaan Tiongkok tersebut akan membangun serta membiayai boiler IV di area PLTU Lati. Setelah pembangunan selesai dan bisa segera beroperasi, pihaknya akan membeli listrik yang dihasilkan dari boiler tersebut.

Apabila berjalan sesuai rencana, boiler IV yang akan dibangun bakal menghasilkan 1x9 Megawatt listrik. Lokasi pembangunan pun telah ditentukan yakni di samping boiler III yang ada di PLTU Lati.

Lebih lanjut, keberadaan boiler IV ini juga diungkapkannya secara hitungan kotor akan membuat PLTU Lati menghasilkan listrik sebesar 30 Megawatt. “Tapi kalau hitungan bersihnya ya sekitar 20 Megawatt lah,” terangnya.

Menurutnya, saat ini kebutuhan listrik di Kabupaten Berau secara umum sudah terpenuhi. Sehingga listrik yang dihasilkan boiler 4 ini akan ditujukan kepada salah satu perusahaan tambang di Berau. Sementara listrik dari boiler 1,2 dan 3 bakal difokuskan untuk dijual ke PLN agar memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang berkisar 25 Megawatt.

“Draftnya sudah kami kirim ke investor, supaya mereka pelajari. Setelah itu mereka akan kirim kembali draftnya dan akan kami rapatkan lagi. Kalau sudah selesai, tinggal penandatanganan MoU saja lagi,” pungkasnya. (arp/sam)


BACA JUGA

Selasa, 28 Januari 2020 16:23

PPP Pastikan Usung Gamalis

TANJUNG REDEB –Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memastikan bakal mengusung Gamalis…

Selasa, 28 Januari 2020 16:22

Satu Peserta Dicoret

TANJUNG REDEB     - Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau…

Selasa, 28 Januari 2020 16:17

267 Pekerja Sudah Terima Kompensasi PHK

TANJUNG REDEB – Manajemen PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA)…

Senin, 27 Januari 2020 16:35

Sejak SD Jadi Korban Pencabulan

GUNUNG TABUR – Belum hilang rasa trauma setelah menjadi korban…

Senin, 27 Januari 2020 16:20

Laka Tunggal, Mandor Ditemukan Meninggal

KELAY - Kecelakaan kerja terjadi di lingkungan salah satu perusahaan…

Jumat, 24 Januari 2020 15:38

Jangan Ada Perda Mandul

TANJUNG REDEB - Bupati Berau, Muharram menegaskan, pembentukan peraturan daerah…

Jumat, 24 Januari 2020 11:04

Lagi, Penimbunan BBM Subsidi Terungkap

TANJUNG REDEB – Penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jadi…

Jumat, 24 Januari 2020 10:56

Target 2020 Seluruh Kampung Teraliri Listrik

TANJUNG REDEB - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Berau, menargetkan…

Jumat, 24 Januari 2020 10:52

Dinkes Klaim Angka Kematian Ibu Menurun

TANJUNG REDEB – Angka kematian ibu (AKI) di Kabupaten Berau…

Kamis, 23 Januari 2020 16:19

Virus Corona Mendekat, Perketat Pengawasan Laut dan Udara

TANJUNG REDEB – Wabah Koronavirus 2019-nCoV, yang dikenal dengan nama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers