MANAGED BY:
RABU
23 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 17 Juni 2019 15:34
Investor asal Tiongkok Belum Beri Kepastian

Bangun Boiler IV di PLTU Lati

BELUM JELAS: Najemuddin saat memeriksa kondisi boiler beberapa waktu lalu. Hingga kini rencana kerja sama pembangunan boiler IV oleh perusahaan asal Tiongkok di PLTU Lati belum jelas.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB – Rencana kerja sama PT Indo Pusaka Berau (IPB) dengan investor asal Tiongkok sudah terdengar cukup lama, namun hingga kini belum ada kepastian yang diberikan investor tersebut untuk membangun broiler IV Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati.

Padahal disebutkan Direktur Utama (Dirut) PT IPB Najemuddin, pihaknya telah memenuhi segala persyaratan yang diajukan untuk merealisasikan kerja sama tersebut.

“Di IPB sudah siap, tinggal investornya saja lagi. Karena segala sesuatu yang diminta investor sudah kami penuhi,” katanya kepada awak media ini beberapa waktu lalu.

Mengenai rencana kerja sama ini dijelaskannya, nantinya perusahaan Tiongkok tersebut akan membangun serta membiayai boiler IV di area PLTU Lati. Setelah pembangunan selesai dan bisa segera beroperasi, pihaknya akan membeli listrik yang dihasilkan dari boiler tersebut.

Apabila berjalan sesuai rencana, boiler IV yang akan dibangun bakal menghasilkan 1x9 Megawatt listrik. Lokasi pembangunan pun telah ditentukan yakni di samping boiler III yang ada di PLTU Lati.

Lebih lanjut, keberadaan boiler IV ini juga diungkapkannya secara hitungan kotor akan membuat PLTU Lati menghasilkan listrik sebesar 30 Megawatt. “Tapi kalau hitungan bersihnya ya sekitar 20 Megawatt lah,” terangnya.

Menurutnya, saat ini kebutuhan listrik di Kabupaten Berau secara umum sudah terpenuhi. Sehingga listrik yang dihasilkan boiler 4 ini akan ditujukan kepada salah satu perusahaan tambang di Berau. Sementara listrik dari boiler 1,2 dan 3 bakal difokuskan untuk dijual ke PLN agar memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang berkisar 25 Megawatt.

“Draftnya sudah kami kirim ke investor, supaya mereka pelajari. Setelah itu mereka akan kirim kembali draftnya dan akan kami rapatkan lagi. Kalau sudah selesai, tinggal penandatanganan MoU saja lagi,” pungkasnya. (arp/sam)


BACA JUGA

Rabu, 23 Oktober 2019 11:11

APBD 2020 Turun Jadi 2,4 T

TANJUNG REDEB – Seperti yang diprediksi sebelumnya, anggaran pendapatan belanja…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:08

Safrani Divonis 6 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Safrani (44), terdakwa kasus pencabulan bocah 9…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:05

Progres Segmen Dua 96 Persen

TANJUNG REDEB - Pembangunan segmen dua freeway Singkuang-Bandara Kalimarau, sepanjang…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:16

Sinyal Koalisi PDIP-Golkar

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Berau,…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:38

Jembatan Kelay Perlu Penanganan Darurat

KELAY – Konstruksi permukaan jalan di Jembatan Kelay sudah tak…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:35

Goyangan Maut

“SEJAK kapan kejadiannya,” kata teman saya. “Sudah lama, tapi goyangnya…

Senin, 21 Oktober 2019 12:49

Kamis, Jaksa Bacakan Tuntutan

TANJUNG REDEB – Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:23

Kandang Ayam Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

SAMBALIUNG – Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini menimpa…

Senin, 21 Oktober 2019 10:51

Bakal Revisi UU yang Hambat Investasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen akan bekerja dengan…

Senin, 21 Oktober 2019 10:48

Beringin Ancang-Ancang Menjaring

TANJUNG REDEB – Nama-nama figur yang digadang-gadang bakal maju pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*