MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 20 Juni 2019 11:51
Basarnas Pastikan Seluruh ABK Selamat

Kapal Ikan asal Balikukup Karam di Muara Manubar

KARAM: Posisi terakhir KM Yanti 03, kapal penangkap ikan asal Balikukup yang berencana berlayar ke Bontang, karam di muara manubar, Kutim pada Selasa (18/6) lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kapal Motor (KM) Yanti 03 milik Acong (40), warga Bidukbiduk yang berlayar dari Balikukup, Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau menuju Bontang pada Senin (17/6) mengalami musibah dan karam pada Selasa (18/6) sekira Pukul 05.00 Wita di muara manubar, Kutai Timur (Kutim). Kapal penangkap ikan tersebut mengalami kebocoran setelah menabrak batang pohon. 

Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Basarnas Kaltimtara, Octavianto yang dikonfirmasi Rabu (19/6) menjelaskan kapal tersebut berangkat dari Berau menuju Bontang, pada Senin (17/6) sekira Pukul 17.00 Wita. Di tengah perjalanan sekira Pukul 24.00 kapal menabrak batang pohon di wilayah Pulau Birah-biarahan dan menyebabkan kapal mengalami kebocoran. 

“Nakhoda kapal bernama Azis (30) berinisiatif memutar kapal muara manubar, Kutai Timur (Kutim). Namun dalam perjalanan, kapal terus kemasukan air dan akhirnya karam,” ungkapnya kepada Berau Post, kemarin (19/6).

Kapal yang terbuat dari material kayu tersebut sebenarnya telah menyedot air yang masuk menggunakan dua mesin alkon, namun karena kebocoran cukup besar di bagian bawah kapal. Sekira Pukul 06.00, nakhoda kapal memutuskan untuk menghubungi pos pengamat di muara manubar, sehingga kapal tersebut langsung dievakuasi di posisi *0°88.29.63 N - 118° 45.051 E. 

“Saat kami tiba posisi badan kapal sudah sebagian karam. Di dalam kapal sendiri terdapat 3 anak buah kapal (ABK) yakni Runding (21), Acok (23), dan Asbar (20). Semua korban selamat, sebelum kapal benar-benar karam mereka melompat ke sungai, kemudian kami naikkan ke atas speedboat. Sekitar 10 menit mereka terapung di sungai,” tuturnya. 

Sementara itu, pemilik kapal, Acong yang dihubungi media ini mengaku belum bisa berkomunikasi kru kapalnya. Ia pun belum bisa memastikan jumlah kerugian yang dialaminya atas peristiwa tersebut. 

“Saya mendapatkan informasi dari Basarnas bahwa semua kru kapal saya selamat. Itu sudah cukup buat saya. Kalau untuk kerugian saya belum bisa memastikan,” pungkasnya.(*/yat/asa)


BACA JUGA

Rabu, 23 Oktober 2019 11:13

Mami Karaoke Akhirnya Disidang

TANJUNG REDEB - Terdakwa perkara dugaan eksploitasi anak An (29)…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:11

APBD 2020 Turun Jadi 2,4 T

TANJUNG REDEB – Seperti yang diprediksi sebelumnya, anggaran pendapatan belanja…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:08

Pencabul Bocah Divonis 6 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Safrani (44), terdakwa kasus pencabulan bocah 9…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:05

Progres Segmen Dua 96 Persen

TANJUNG REDEB - Pembangunan segmen dua freeway Singkuang-Bandara Kalimarau, sepanjang…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:16

Sinyal Koalisi PDIP-Golkar

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Berau,…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:38

Jembatan Kelay Perlu Penanganan Darurat

KELAY – Konstruksi permukaan jalan di Jembatan Kelay sudah tak…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:35

Goyangan Maut

“SEJAK kapan kejadiannya,” kata teman saya. “Sudah lama, tapi goyangnya…

Senin, 21 Oktober 2019 12:49

Kamis, Jaksa Bacakan Tuntutan

TANJUNG REDEB – Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:23

Kandang Ayam Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

SAMBALIUNG – Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini menimpa…

Senin, 21 Oktober 2019 10:51

Bakal Revisi UU yang Hambat Investasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen akan bekerja dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*