MANAGED BY:
KAMIS
24 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 20 Juni 2019 11:56
KAPOKKKK...!! Mobil Diduga Milik Pengetap Terbakar

Polisi Masih Kejar Pemilik Sedan Corona

KENA BATUNYA: Mobil Sedan Corona bernomor polisi KT 1714 G ini hangus terbakar usai mengisi BBM di SPBU Jalan H.Isa III, Rabu (19/6) kemarin.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sebuah roda empat jenis Sedan Corona KT 1714 G terbakar sesaat setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan H.Isa III, Tanjung Redeb, kemarin (19/6) sekira Pukul 15.30 Wita.  

Insiden tersebut membuat para konsumen SPBU yang sedang mengantre BBM panik dan langsung berhamburan dengan mengamankan kendaraan masing-masing keluar area SPBU. 

Salah seorang saksi mata, Sudirman mengatakan saat mobil tersebut hendak dinyalakan (distarter) tiba-tiba muncul percikan api yang kemudian membakar beberapa jeriken berisi BBM yang disimpan dalam mobil nahas tersebut. 

“Saya kebetulan berada di sekitar mobil, sedang mengisi bensin untuk motor saya. Tiba-tiba terlihat muncul percikan api di dalam mobil, kemudian membesar dan membakar bodi mobil itu. Mobil kemudian didorong menjauhi dari mesin pompa SPBU agar kebakaran tidak merembet ke kendaraan lainnya,” ujarnya. 

“Petugas SPBU dan beberapa warga yang lagi mengantre BBM membantu memadamkan api menggunakan Apar (alat pemadam api ringan,red.),” sambung Sudirman. 

Meski demikian, Sudirman mengakui sepeda motornya ikut tersambar api yang sempat menghanguskan mobil milik pengetap BBM tersebut. “Motor saya pas berada di depan mobil itu saat kebakaran dan merembes ke motor saya. Saya juga tidak berani mendekat karena apinya sudah besar. Ya saya pasrah aja,” bebernya.

Sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Berau diturunkan untuk memadamkan api agar tidak merembet ke lokasi di sekitar tempat kejadian. Petugas pemadam kebakaran bahu membahu bersama konsumen BBM berusaha memadamkan api yang sudah melahap hangus mobil tersebut. Api baru bisa dipadamkan sekitar lebih kurang satu jam karena mobil yang terbakar harus diderek terlebih dahulu ke lokasi yang lebih aman. 

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kasat Reskrim AKP Agus Arif Wijayanto membenarkan bahwa terdapat beberapa jeriken berisi BBM di dalam mobil tersebut.

“Ada sekitar 7 jeriken di dalam mobil tersebut. Tangki mobil juga sudah dimodifikasi dan dipasangi keran. Diduga itu mobil pengetap BBM. Cuma kami belum bisa memastikan. Masih didalami,” ujarnya. 

Dikatakan Agus, saat mobil sedan tersebut terbakar, pemilik mobil langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian. Dugaan sementara, lanjut Agus, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik mobil yang kemudian menyambar BBM di jeriken yang disimpan dalam mobil tersebut. 

“Saat ini pemilik mobil masih dalam pencarian polisi untuk dimintai keterangannya terkait insiden kebakaran itu,” ungkapnya. 

Pengawas lapangan SPBU Isa III, Handoko saat dikonfirmasi mengatakan insiden kebakaran tersebut membuat aktivitas penjualan BBM terhenti sementara. Meski begitu, pihak pengelola SPBU, dikatakan Handoko, tidak mengalami kerugian materil atas peristiwa itu. 

“Hanya plastik penutup Station Nosel yang terbakar sedikit. Karena saat muncul api, mobil itu langsung didorong menjauh oleh petugas SPBU dan warga,” katanya. 

Handoko tidak ingin berspekulasi bahwa mobil yang terbakar itu milik pengetap BBM atau bukan, karena saat kejadian dirinya tidak berada di tempat. Ia mengaku mendapat kabar dari salah satu karyawannya kemudian langsung menuju ke lokasi. 

“Saya di rumah. Begitu dikabarin saya langsung ke sini (SPBU,red.). Saya sudah tegaskan kepada seluruh karyawan di SPBU jangan mengisi BBM melebihi batas normal. Untuk mobil maksimal Rp 300 ribu, sedangkan sepeda motor disesuaikan kapasitas tangkinya. Untuk motor metik 5 liter dan motor besar 10 liter. Saya sudah tegaskan itu kepada karyawan. Dan jika ada yang melanggar atau bermain-main dengan pengetap, akan dipecat,” tegas Handoko. 

Salah seorang warga Jalan H Isa III yang tinggal di sekitar SPBU, kepada Berau Post mengungkapkan bahwa mobil yang terbakar tersebut ditengarai milik salah satu pengetap BBM yang kerap beroperasi di SPBU tersebut selama ini. 

“Mobil itu tidak asing bagi para pengetap BBM di situ. Setiap pagi, kita lihat mobil itu diparkir paling depan pintu masuk SPBU. Jadi menurut saya, nonsen kalau itu bukan mobil pengetap. Tangkinya aja sudah dimodifikasi. Apalagi kalau bukan pengetap mas,” beber perempuan paruh baya kepada wartawan yang meminta namanya tidak dikorankan itu.(*/yat/asa)


BACA JUGA

Rabu, 23 Oktober 2019 11:13

Mami Karaoke Akhirnya Disidang

TANJUNG REDEB - Terdakwa perkara dugaan eksploitasi anak An (29)…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:11

APBD 2020 Turun Jadi 2,4 T

TANJUNG REDEB – Seperti yang diprediksi sebelumnya, anggaran pendapatan belanja…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:08

Pencabul Bocah Divonis 6 Tahun Penjara

TANJUNG REDEB – Safrani (44), terdakwa kasus pencabulan bocah 9…

Rabu, 23 Oktober 2019 11:05

Progres Segmen Dua 96 Persen

TANJUNG REDEB - Pembangunan segmen dua freeway Singkuang-Bandara Kalimarau, sepanjang…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:16

Sinyal Koalisi PDIP-Golkar

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Berau,…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:38

Jembatan Kelay Perlu Penanganan Darurat

KELAY – Konstruksi permukaan jalan di Jembatan Kelay sudah tak…

Selasa, 22 Oktober 2019 09:35

Goyangan Maut

“SEJAK kapan kejadiannya,” kata teman saya. “Sudah lama, tapi goyangnya…

Senin, 21 Oktober 2019 12:49

Kamis, Jaksa Bacakan Tuntutan

TANJUNG REDEB – Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa…

Senin, 21 Oktober 2019 11:23

Kandang Ayam Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

SAMBALIUNG – Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini menimpa…

Senin, 21 Oktober 2019 10:51

Bakal Revisi UU yang Hambat Investasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen akan bekerja dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*