MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 18 Juli 2019 14:20
Jemput Bola Rehabilitasi Korban Pencabulan
Fika Yuliana

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Maraknya kasus pencabulan di Kabupaten Berau, membuat pengurus Pusat Pelayanan Terpadu, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Berau, mengambil langkah jemput bola untuk memberikan pendampingan pada korban.

Karena, ujar Ketua P2TP2A Fika Yuliana, banyak korban yang merasa takut, malu, hingga trauma mendalam, sehingga enggan bertemu dengan siapapun. Sehingga pihaknya memutuskan untuk mendatangi korban, untuk memberikan pendampingan.  

“Dalam beberapa bulan ini, banyak kasus yang kami tangani, salah satunya kasus di Segah, dengan korbannya anak umur 12 tahun yang dicabuli 3 pria dewasa. Juga di Lenggo (Kampung Tembudan), seorang pria beristri tega menyetubuhi anak SMP hingga melahirkan,” ujar Fika kepada Berau Post kemarin (17/7).

Fika menuturkan, pemberian pendampingan sangat penting untuk menghilangkan trauma, serta membangkitkan kembali semangat dan kepercayaan diri anak yang menjadi korban pencabulan. Karena, lanjut Fika, setiap anak memiliki mimpi dan masa depan.

“Kami berusaha memulihkan kondisi mental para korban ini. Malah yang menjadi korban tidak hanya perempuan saja, namun ada juga anak laki-laki yang dalam pendampingan kami,” bebernya.

Dari pengamatan pihaknya, banyaknya kasus pencabulan yang terjadi di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau, justru disebabkan lemahnya pengawasan orangtua pada anak, serta penggunaan smartphone yang tidak secara bijak.

“Peran orangtua, lingkungan sekitar, sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Orangtua itu harus tahu, jam berapa anaknya pulang sekolah, biasa bermain di mana, dan bisa membatasi anak menggunakan gadget. Karena para pelaku tidak pernah memandang gender si korbannya. Begitu ada kesempatan, akan dimanfaatkannya,” jelas Fika.

Orangtua tambah Fika, juga harus bisa memahami prilaku anaknya. “Berikan pemahaman kepada anak agar tidak mudah percaya, apalagi jika diiming-imingi sesuatu oleh orang yang baru dikenal. Jika ada perubahan pada anak, segera tanyakan. Jadilah pendengar yang baik untuk anak,” pungkasnya. (*/yat/udi)

 


BACA JUGA

Minggu, 15 September 2019 20:09

Kabel PLN Tembus Rumah Warga

Dugaan korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran yang menghanguskan empat rumah…

Minggu, 15 September 2019 20:07

Ditinggal Salat, 4 Rumah, 1 Minibus Hangus

TANJUNG REDEB – Kebakaran kembali terjadi di Gang Mulia, Jalan…

Sabtu, 14 September 2019 14:03

Warga Keluhkan Pendirian Tenda di Pinggir Jalan

TANJUNG REDEB- Pelaksanaan Berau Expo yang rencananya dibuka pada Minggu…

Sabtu, 14 September 2019 14:01

Dokter Tak Berada di Tempat, Masyarakat Keluhkan Pelayanan Puskesmas Gunung Tabur

GUNUNG TABUR- Dokter umum yang bertugas di Puskesmas Gunung Tabur,…

Sabtu, 14 September 2019 13:58

Polisi Cokok Warga Karang Mulyo

JAJARAN Satresnarkoba Polres Berau, membekuk Hasniah (36), karena dugaan kepemilikan…

Sabtu, 14 September 2019 13:56

Kesehatan Membaik, Jamaah yang Tertahan Diizinkan Pulang

TANJUNG REDEB – Setelah dipastikan layak terbang, dua jamaah haji…

Sabtu, 14 September 2019 13:53

BMKG Terbitkan Peringatan Dini

TANJUNG REDEB – Aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau lumpuh. Pasalnya,…

Jumat, 13 September 2019 10:07

Terancam Pemberhentian Sementara

TANJUNG REDEB – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP)…

Jumat, 13 September 2019 10:03

14 Hari, Polisi Ungkap 17 Kasus Narkoba

TANJUNG REDEB– Operasi Antik yang digelar jajaran Polres Berau sejak…

Jumat, 13 September 2019 10:02

Perpanjangan Runway Terbentur Pembebasan Lahan

MARATUA- Rencana untuk menambah panjang landasan pacu atau runway Bandara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*