MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 19 Juli 2019 14:17
Dapat Ilmunya, Nikmati Pengalaman Pertama ke Luar Daerah

Cerita Peserta Pelatihan Pertanian Organik di The Learning Farm: Cianjur (5-Habis)

PENUH CERITA: Para peserta pelatihan pertanian organik, berfoto bersama pengurus Yayasan Dharma Bakti Berau Coal di depan Rumah TLF Cianjur, Jawa Barat.

PROKAL.CO, Dengan sebaran lahan yang masih sangat luas, Berau masih menyimpan potensi di dunia pertanian. Potensi itulah yang sedang digarap PT Berau Coal dengan terlebih dahulu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) muda-mudi Bumi Batiwakkal.

ARI PUTRA, Tanjung Redeb


Azan subuh masih beberapa menit lagi. Namun, Suharman bersama puluhan rekan-rekannya dari berbagai daerah sudah bersiap. Baik untuk menunaikan ibadah salat maupun bersiap memulai program pelatihan pertanian organik.

Suharman merupakan satu di antara 12 peserta yang diberangkatkan ke Cianjur, Jawa Barat. Tepatnya di Rumah The Learning Farm. Pesertanya bukan hanya dari Berau, melainkan dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan tujuan yang sama, yaitu belajar bertani sistem organik.

Inilah yang membuat pemuda kelahiran tahun 1996 ini tertarik mengikuti program pelatihan yang diadakan PT Berau Coal, melalui Yayasan Dharma Bakti Berau Coal (YDBBC). "Saya hanya tau cara bertani seperti biasanya, tidak mengetahui persis bagaimana bertani dengan sistem organik," katanya saat berbincang dengan Berau Post kemarin (18/7).

Bertani bukanlah hal yang baru bagi Suharman. Sejak kecil, dia sudah melihat orangtuanya bertani. Tak jarang, Suharman kecil kerap membantu orangtuanya bercocok tanam. Bahkan sampai saat ini, masih dilakukannya.

Karena itu, saat mencoba mengikuti program pelatihan pertanian organik, kedua orangtuanya memberi dukungan penuh. Supaya anak kedua dari lima bersaudara itu memiliki pengetahuan lebih mengenai bertani.

"Alhamdulillah orangtua saya sangat mendukung sekali. Mereka senang saya bisa berangkat ke Cianjur. Karena selama ini saya tidak pernah ke luar dari Berau juga," ucapnya.

Selama di Rumah TLF, Cianjur, Suharman mengaku senang. Bukan sekadar karena mendapat banyak ilmu, melainkan juga bisa bertemu dengan berbagai teman dari daerah lain.

Tidak hanya dari Indonesia, pertemanan lintas negara pun disebutnya bisa terjalin. Karena salah seorang peserta di Rumah TLF berasal dari Somalia, salah satu negara di Benua Afrika.

"Mentor-mentornya juga ada yang dari luar negeri. Tapi kalau mereka bicara, saya kurang mengerti," tuturnya sembari tertawa.

Selama mengikuti pelatihan, pria asal Sambaliung ini tidak hanya mendapat pembekalan praktik di lahan yang sudah disiapkan saja. Namun, juga mendapat pendidikan teori. Bukan hanya soal pertanian organik, tapi juga pelajaran dasar seperti Bahasa Indonesia hingga Bahasa Inggris.

Meski harus memulai kegiatan dari subuh, Suharman mengaku tidak mengalami kesulitan. Karena dirinya sudah terbiasa bangun pagi saat di rumah. “Makanya tidak ada kesulitan di sana (Cianjur, red),” ungkapnya.

Setelah menyelesaikan pelatihan selama 100 hari dan kembali ke Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau – Suharman mengungkapkan bakal menerapkan pengetahuan yang dia dapat, dimulai dengan mengembangkan pertanian milik orangtuanya, menggunakan sistem organik. “Semoga saja bisa berhasil, sehingga hasil panen nanti bisa lebih baik,” harapnya.

Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal yang telah menggelar program pelatihan organik sehingga dirinya bisa ikut menjadi bagian dan merasakan suasana di luar daerah.

“Saya berharap Berau Coal mau terus melanjutkan program ini, karena sangat membantu sekali bagi orang-orang seperti saya. Menambah ilmu pengetahuan kami tentang pertanian," tuturnya.

Sebelumnya, Manager Community Development PT Berau Coal, Hikma mengatakan, program mengikutkan para pemuda ke TLF tersebut, adalah yang pertama dilakukan PT Berau Coal. Alasan dipilihnya bidang pertanian, karena potensinya sangatlah besar di Berau.

Sebab, dari data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Berau untuk bidang pertanian masih sangat minim. Angkanya relatif sangat jauh dibandingkan dengan sektor pertambangan. “Ini yang mendorong kami untuk berpikir bagaimana ketergantungan masyarakat pada tambang mulai dikurangi, dengan cara menggali potensi yang ada, salah satunya adalah pertanian,” katanya.

Di saat bersamaan, TLF pun memberikan penawaran dengan mengajak PT Berau Coal bekerja sama, untuk memberangkatkan para pemuda lingkar tambang mengikuti pelatihan peningkatan SDM di bidang pertanian organik.

Program tersebut diikuti para pemuda hampir dari seluruh Indonesia, sehingga membuat pihaknya tertarik ikut ambil bagian. “Untuk proses seleksi sebelum berangkat saya melihat antusias yang ingin ikut cukup tinggi. Dan untuk proses seleksi ini dilakukan langsung oleh teman-teman dari TLF,” ujarnya.

Setelah selesai melaksanakan kegiatan selama kurang lebih 100 hari di Cianjur. Hikmah menyebut hal ini merupakan sebagai langkah awal bagi para peserta. Di mana pihaknya ingin implementasi dari hasil pelatihan pertanian organik bisa benar-benar berdampak pada dunia pertanian di Berau.

Karena itu, Berau Coal pun telah membuat project pertanian sawah di Kampung Seramut, dengan menggandeng alumni TLF bersama para petani untuk melakukan penelitian. Sekaligus berbagi ilmu dengan para petani di kampung, tentang cara membuat pupuk organik. Program pengembangan lahan sawah juga bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, serta Balai Besar Penelitian Padi Sukamandi. “Rencananya kami akan menanam padi unggul juga di sana, yang berbeda dengan tanaman yang ditanam petani biasanya,” tuturnya.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan, dari 12 orang yang berangkat 6 di antaranya meraih pencapaian luar biasa dengan masuk 10 besar terbaik se-Indonesia. Sehingga 6 orang itu akan kembali diikutsertakan pada program kedua yang dimulai Oktober nanti selama 200 hari.

Namun, sebelum itu, Hikma menginginkan ke-6 orang itu harus terlebih dahulu menunjukkan keberhasilan dari project yang sudah dilakukan sebelum Oktober nanti. Apabila berhasil, pihaknya siap membantu membiayai keberangkatan 6 orang tersebut ke program kedua itu.

“Project-nya seperti mendampingi petani di kampung yang kami tentukan atau kampung mereka sendiri. Jadi proses monitoring tetap kami lakukan,” imbuhnya.

Dirinya pun berharap program pelatihan TLF ini mampu berefek minimal pada keluarga peserta dan maksimal pada kampungnya sendiri. Karena sepengetahuannya, para peserta rata-rata dari keluarga petani dan kurang mampu. “Minimal bisa meningkatkan pendapatan bagi keluarganya dan maksimal untuk kampungnya. Kami tidak boleh tinggi dulu ekspektasinya pada mereka,” tandasnya. (***/udi)


BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 20:44

Petani Nyambi Edarkan Sabu

TALISAYAN- Seorang petani berinisial HW (16) dan seorang buruh lepas,…

Rabu, 21 Agustus 2019 20:42

Pekerja Sawit Bawa Lari Gadis 15 Tahun

KELAY- Ariska, pemuda berusia 20 harus berurusan polisi karena diduga…

Rabu, 21 Agustus 2019 20:40

PLN Beri Sinyal Pemberian Kompensasi

TANJUNG REDEB – Keluhan masyarakat mengenai pemadaman listrik bergilir yang…

Rabu, 21 Agustus 2019 20:37

Pelajari Syarat Maju melalui Jalur Independen

Mengambil sebuah keputusan penting, tak mesti dari situasi genting. Tak…

Rabu, 21 Agustus 2019 20:36

SMA 5 Berau Juara III Nasional

TANJUNG REDEB- SMA 5 Berau kembali menambah deretan sekolah berprestasi…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:49

22 Raperda Jadi PR Anggota Dewan

TANJUNG REDEB – 30 Anggota DPRD Berau periode 2019-2024, telah…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:47

Listrik Padam, Satu Rumah Membara

TANJUNG REDEB- Musibah kebakaran menimpa rumah milik Rugah. Warga Gang…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:45

Berat lewat Golkar, Jalur Independen Butuh Modal

Punya pengalaman menjadi pemimpin Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:44

Tembak Betis Pimpinan Komplotan

TANJUNG REDEB- Empat pelaku pencurian berinisial Wa (29), Ar (21),…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:42

Tuntut Kompensasi dari PLN

TANJUNG REDEB– Pemadaman listrik bergilir kembali terjadi di Bumi Batiwakkal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*