MANAGED BY:
KAMIS
22 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 19 Juli 2019 14:29
Banding Ditolak, Terdakwa Ajukan Kasasi

Perkara Dugaan Tipikor Pengadaan Kapal Pariwisata

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pada kegiatan pengadaan kapal pariwisata, belum selesai hingga ke Pengadilan Tinggi (PT) Kaltim. Pasalnya, terdakwa Ardiansyah melalui penasihat hukumnya Robert Wilson Berlyando, menyatakan akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA), setelah upaya banding yang dilakukan tak membuahkan hasil.

Terdakwa Ardiansyah merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), proyek senilai Rp 392.735.000 yang dikucurkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau 2010 silam. Bersama terdakwa lainnya Roberto selaku kontraktor pelaksana, Ardiansyah divonis satu tahun pidana penjara dan denda Rp 5 juta subsider 6 bulan kurungan, oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Samarinda. Tak puas dengan putusan tersebut, kedua terdakwa mengajukan banding ke PT Kaltim, walau akhirnya ditolak Majelis Hakim.

Dijelaskan Robert Wilson Berlyando, kliennya tidak puas dengan putusan banding tersebut. Sehingga diputuskan untuk menempuh jalur kasasi di MA. “Tentu kasasi ini atas dasar keputusan dari pihak terdakwa itu sendiri melalui kami. Adapun risiko-risikonya, sudah kami sampaikan kepada klien kami,” jelasnya melalui sambungan telepon dengan Berau Post kemarin (18/7).

Menurutnya, memori banding yang diajukan pihaknya tidak dipertimbangkan oleh Majelis Hakim yang memeriksa. “Maka itu, saat ini kami terus cari cara bagaimana untuk mengungkapkan kebenaran materiilnya,” tegasnya. 

Diakui Robert, pernyataan kasasi ke MA sudah diajukan sejak Senin (15/7) lalu. Dengan begitu, perkara hukum yang ditanganinya belum inkrah atau belum berkekuatan hukum tetap, meski Majelis Hakim PT Kaltim memutuskan untuk menguatkan putusan PN Tipikor Samarinda.

“Untuk memori kasasi, kami punya waktu selama 14 hari untuk menyerahkan salinan memori kasasi tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Robert menyatakan yakni jika kliennya Ardiansyah, tidak bersalah dalam perkara ini. Pembelaan itu pun yang dituangkannya dalam memori banding lalu. “Kami coba ungkap selama ini bahwa ada penggelapan fakta,” katanya.

Selama ini, Robert melihat kliennya Ardiansyah seolah bekerja sama dengan terdakwa Roberto untuk melakukan kegiatan tersebut. Padahal faktanya saat melakukan penyerahan kontrak, lebih banyak dilakukan oleh stafnya di bagian pengelolaan keuangan.

“Pada dakwaan itu seolah Ardiansyah bertemu langsung dengan Roberto, padahal faktanya tidak.  Sejak awal dia sampaikan tidak berkompeten dalam hal ini. Klien kami ini tidak mengenal siapa kontraktornya, tidak mengenal konsultannya,” ucapnya.

Dirinya juga mengaku heran, mengingat Inspektorat tidak pernah dilibatkan dalam persidangan. Padahal Inspektorat telah melakukan audit pada awal pengadaan proyek tersebut. Karena hasil audit itu menjadi salah satu dasar dilakukannya pembayaran.

“Saya nilai sidang tidak berimbang. Ketika kapal ini selesai, ada tim auditnya. Melihat sesuai tidak. ternyata disebut sesuai, administrasinya sesuai, kondisi kapal sesuai. Bahkan ukurannya lebih besar dari kontrak,” katanya.

“Harapan kami ada titik cerah, artinya klien kami bisa bebas,” jelasnya. (mar/udi)


BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 20:44

Petani Nyambi Edarkan Sabu

TALISAYAN- Seorang petani berinisial HW (16) dan seorang buruh lepas,…

Rabu, 21 Agustus 2019 20:42

Pekerja Sawit Bawa Lari Gadis 15 Tahun

KELAY- Ariska, pemuda berusia 20 harus berurusan polisi karena diduga…

Rabu, 21 Agustus 2019 20:40

PLN Beri Sinyal Pemberian Kompensasi

TANJUNG REDEB – Keluhan masyarakat mengenai pemadaman listrik bergilir yang…

Rabu, 21 Agustus 2019 20:37

Pelajari Syarat Maju melalui Jalur Independen

Mengambil sebuah keputusan penting, tak mesti dari situasi genting. Tak…

Rabu, 21 Agustus 2019 20:36

SMA 5 Berau Juara III Nasional

TANJUNG REDEB- SMA 5 Berau kembali menambah deretan sekolah berprestasi…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:49

22 Raperda Jadi PR Anggota Dewan

TANJUNG REDEB – 30 Anggota DPRD Berau periode 2019-2024, telah…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:47

Listrik Padam, Satu Rumah Membara

TANJUNG REDEB- Musibah kebakaran menimpa rumah milik Rugah. Warga Gang…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:45

Berat lewat Golkar, Jalur Independen Butuh Modal

Punya pengalaman menjadi pemimpin Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:44

Tembak Betis Pimpinan Komplotan

TANJUNG REDEB- Empat pelaku pencurian berinisial Wa (29), Ar (21),…

Selasa, 20 Agustus 2019 10:42

Tuntut Kompensasi dari PLN

TANJUNG REDEB– Pemadaman listrik bergilir kembali terjadi di Bumi Batiwakkal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*