MANAGED BY:
JUMAT
20 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 02 Agustus 2019 14:49
Bagaimana Bisa Jadi Rekan kalau Tidak Kenal

Mengelola Isu Publik untuk Mewujudkan Pemerintahan Transparan

TRANSPARANSI: Kepala Diskominfo Kaltim memaparkan materi dalam diskusi yang digelar Diskominfo Berau kemarin.

PROKAL.CO, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, menggelar diskusi dengan tema mengelola isu publik, untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan dan terbuka, dengan mengundang para jurnalis yang ada di Bumi Batiwakkal.

ARI PUTRA, Tanjung Redeb

KAMIS (1/8) pagi, puluhan wartawan dari berbagai media, baik cetak, online, dan televisi yang ada di Berau, berkumpul di Hotel Exclusive, Jalan AKB Sanipah II, Tanjung Redeb. Berkumpulnya para awak media tersebut bukanlah untuk meliput suatu peristiwa. Melainkan menjadi undangan dari diskusi yang digelar Diskominfo Berau.

Acara yang bertemakan ‘Mengelola Isu Publik untuk Mewujudkan Pemerintahan yang Transparan dan Terbuka’ tersebut, memang ditujukan bagi para insan pers di Bumi Batiwakkal. Terasa formal dan baru pertama kalinya digelar selama ini.

Beberapa pejabat turut hadir dalam kegiatan kemarin, di antaranya Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, Kepala Diskominfo Kaltim Diddi Rusdiansyah, Kepala Diskominfo Berau Susila Harjaka, serta Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim Endro S Efendi sebagai salah satu pengisi materi.

Melalui kegiatan itu, Kepala Diskominfo Berau Susila Harjaka menyampaikan betapa pentingnya peran para jurnalis untuk memberikan informasi kepada masyarakat. “Kami juga tentunya tidak menutup diri akan adanya saran dan masukkan dari semua pihak. Karena itu sangatlah penting agar program-program yang dijalankan berjalan sesuai rute,” katanya.

Selama ini, semua saran dan masukkan yang disampaikan oleh masyarakat secara langsung atau melalui media massa, selalu menjadi perhatian pihaknya. Bahkan, tak jarang yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah langsung disampaikan ke bupati dan wakil bupati Berau. Sementara untuk teknis disampaikan pada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Wakil Bupati Berau Agus Tantomo yang secara khusus hadir, merasa kegiatan ini baru pertama kalinya digelar secara formal. Karena selama ini, saat bertemu dan berkumpul dengan para awak media, dia mengemasnya dengan informal dan santai.

“Kalau seperti ini formal sekali rasanya. Karena biasanya saya bersama teman-teman wartawan informal saja. Cukup mengirim kata ‘Coto’ pasti mereka akan berdatangan semua di salah satu warung Coto Makassar,” ucapnya tertawa.

Di samping itu, dirinya mengingatkan betapa pentingnya peran media melalui artikel-artikel yang ditulis. Tidak hanya sekadar berita, namun memiliki value atau nilai yang ingin disampaikan. Hal inilah yang menurutnya penting diketahui para pimpinan OPD dan jajarannya.

Ia pun memahami bagaimana cara kerja seorang jurnalis. Apalagi dirinya pernah bermimpi menjadi ‘pemburu berita’ saat masih remaja. Namun seiring berjalannya waktu, mimpinya itu tidak mampu diwujudkannya.

Mantan anggota DPRD Kaltim ini juga mengingatkan, agar wartawan tidak serta-merta menulis artikel berita hanya berdasarkan fakta. “Tidak semua hal benar dan fakta itu harus ditulis. Karena kebenaran itu belum tentu baik saat disampaikan ke masyarakat,” tuturnya.

Dirinya mencontohkan seperti di Thailand. Wartawan di Negeri Gajah Putih itu tidak akan secara besar-besaran menuliskan fakta negatif soal pariwisata Thailand di media. Pasalnya, akan berdampak dengan dunia pariwisata mereka.

Sehingga dia juga meminta para wartawan untuk mulai memikirkan dampak positif dan negatif dari apa yang ditulisnya.

Dalam kesempatan ini juga, Agus Tantomo sempat berseloroh tentang pandangan para pejabat yang secara normatif menyebut, media massa adalah corongnya pembangun daerah. Dan para wartawan merupakan mitra kerja. Namun kenyataan di lapangan, masih banyak para kepala OPD di Berau yang disebutnya tidak mengetahui nama-nama wartawan di Bumi Batiwakkal. “Bagaimana mereka menyebut itu rekan, tapi nama-namanya saja mereka tidak tahu,” katanya yang disambut gelak tawa para undangan.

Lebih lanjut, Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi dalam materi yang dipaparkannya, menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan dunia media. Baik cetak maupun online, serta berita fakta ataupun hoaks.

Yang jelas dirinya menginginkan semua wartawan yang ada di Berau terus bekerja secara profesional. Dan mengetahui 11 pasal tentang kode etik wartawan. “Media informasi itu harus menyampaikan informasi yang tepat. Hoaks memang menjadi persoalan saat ini. Karena itu berita bohong tapi terasa seperti nyata dan benar,” tuturnya.

Pria yang menjabat sebagai Komisaris Berau Post ini turut menyampaikan aturan baru yang berkaitan dengan pemberitaan, terkait kekerasan seksual. Sesuai amanat Undang-Undang 11 tahun 2017 tentang informasi dan transaksi elektronik, media massa dilarang untuk menulis nama maupun inisial korban pelecehan seksual, apalagi yang masih di bawah umur.

“Bisa kasih nama samaran saja seperti bunga misalnya, jangan lagi pakai inisial. Alamat korbannya juga jangan ditulis secara jelas, minimal kecamatannya saja,” tandasnya. (*/udi)


BACA JUGA

Kamis, 19 September 2019 17:50

Masa Libur Sekolah Tak Diperpanjang

Masa libur sekolah karena kabut asap, berakhir sejak kemarin (18/9).…

Kamis, 19 September 2019 17:42

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Pembakaran Hutan

TANJUNG REDEB - Polres Berau telah mengamankan sebanyak 8 orang pelaku…

Kamis, 19 September 2019 17:40

Berau Juga Produksi Banyak Asap

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati (Wabup) Berau Agus Tantomo, kembali turun…

Rabu, 18 September 2019 17:28

Dihukum Lebih Berat, Terdakwa Keberatan

TANJUNG REDEB– Mendapat hukuman penjara lebih berat dari rekannya, terdakwa…

Rabu, 18 September 2019 17:27

Lahan Terbakar, Seluas Mata Memandang

TANJUNG REDEB- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diperkirakan masih terjadi.…

Rabu, 18 September 2019 17:26

Pimpin Anggota dengan Kebersamaan

TANJUNG REDEB – Momentum peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Berau…

Rabu, 18 September 2019 17:25

Sarankan Belajar via Grup WhatsApp

Kebijakan meliburkan anak-anak sekolah selama 3 hari setelah Kabupaten Berau…

Selasa, 17 September 2019 12:50

Dua Pekan, Penderita ISPA Capai 1.072

TANJUNG REDEB – Paparan kabut asap yang semakin pekat, tidak…

Selasa, 17 September 2019 12:48

Gara-Gara Ini, Dalam Sehari Bandara Rugi Rp 40 Juta

SUDAH empat hari aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau lumpuh total…

Selasa, 17 September 2019 12:46

DUYYY...!! Banyak yang Tak Tahu Sekolah Diliburkan

TANJUNG REDEB- Kebijakan Wakil Bupati Berau Agus Tantomo untuk meliburkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*