MANAGED BY:
RABU
11 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 13 Agustus 2019 15:11
Usai Wukuf, Dua Jamaah Masuk RS
TAMU ALLAH: Jamaah haji asal Berau tengah beristirahat sambil menikmati santap siang di tenda, sebelum bergerak melaksanakan lontar jumrah yang dijadwalkan pukul 15.00 waktu setempat. Tampak tenda-tenda jamaah haji yang berada di Mina.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dua jamaah haji asal Berau  dari kloter 6 embarkasi Balikpapan, harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Dikatakan salah satu jamaah haji Berau, Mulyadi, kedua jamaah adalah Kasmad, jamaah asal Kecamatan Sambaliung yang mengalami kejang-kejang dan dilarikan ke RS Muzdalifah. Kemudian Syahmardan, jamaah asal Talisayan yang dirawat di salah satu rumah sakit di Makkah. “Syahmardan ini mengalami sakit jantung dan akan dilakukan pemasangan ring,” ujarnya saat dihubungi Berau Post kemarin (12/8).

Mulyadi mengatakan, kedua jamaah tersebut sebelumnya telah melaksanakan wukuf demi sempurnanya haji di Arafah. “Secara rukun haji mereka sah hajinya. Karena saat wukuf tetap didatangkan ke Arafah, sedangkan untuk melontar jumrah bisa diwakilkan,” jelasnya.

Untuk jamaah haji lainnya, setelah selesai merampungkan ibadah wajib di Mina, para jamaah akan kembali ke Makkah untuk melakukan Tawaf Ifadhah dan Tawaf Wada. Setelah itu, jamaah akan bertolak ke Madinah untuk melakukan ziarah dan arbain. “Kembali ke Indonesia diperkirakan pada 6 September mendatang,” tuturnya.  

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementrian Agama (Kemenag) Berau Zaelani menambahkan, bagi jamaah yang sudah melaksanakan melontar jumrah sampai 13 Dzulhijjah atau 14 Agustus, maka jamaah akan mengambil Nafar Tsani yakni meninggalkan Mina, untuk kembali ke Makkah. Di Makkah, jamaah akan mengerjakan rukun haji yang terakhir, yakni melaksanakan Tawaf Ifadhah. Setelah rangkaian proses haji selesai, jamaah akan bertolak ke Madinah. Namun sebelumnya, akan melaksanakan Tawaf Wada atau tawaf perpisahan.

“Mereka mengambil Nafar Tsani karena masuk gelombang kedua, yaitu ke Makkah dulu baru ke Madinah,” kata Zaelani. (mar/udi)


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 11:18

Karena Hal Ini, Nelayan Rugi Miliaran

Dugaan pencemaran yang terjadi di Sungai Segah, tidak sekadar menyebabkan…

Selasa, 10 Desember 2019 10:32

Bentuk Tim Independen

TANJUNG REDEB – Masalah perubahan warna air Sungai Segah beberapa…

Senin, 09 Desember 2019 14:53

The Best Airport 5 Kali Beruntun, Bandara Kalimarau Terbaik di Kelasnya

TANJUNG REDEB – Di penghujung tahun 2019, Unit Pengelola Bandar…

Senin, 09 Desember 2019 11:03

Rekomendasi Terbit, Golkar Sebut Hoaks

TANJUNG REDEB – Proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil…

Senin, 09 Desember 2019 11:02

Dianggarkan di APBD Perubahan 2020

MARATUA – Bupati Berau, Muharram, meresmikan SD Negeri 001 Teluk…

Senin, 09 Desember 2019 11:00

Pelabuhan Maratua Belum Dioperasikan, Ini Alasannya

TANJUNG REDEB – Pelabuhan Maratua yang dibangun tahun 2015 hingga…

Senin, 09 Desember 2019 10:59

Dua Kandidat Fokus Pariwisata dan Pendidikan

TANJUNG REDEB – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Berau…

Minggu, 08 Desember 2019 15:40

“Masyarakat Berau Itu Ramah”

TANJUNG REDEB – Tongkat komando Polres Berau yang sudah dua…

Minggu, 08 Desember 2019 15:38

Sidang Tertunda Enam Kali

TANJUNG REDEB – Sidang pembacaan tuntutan terhadap tiga terdakwa perkara…

Minggu, 08 Desember 2019 15:34

Investor Sudah Koordinasi dengan RT

TANJUNG REDEB – Bangunan eks Hotel Cantika Swara, dilirik investor.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.