MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 13 Agustus 2019 15:25
Berau Sudah Bebas dari Desa Sangat Tertinggal
Ilyas Natsir

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Status desa di Kabupaten Berau menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Ilyas Natsir, saat ditemui di kantornya, Senin (12/8).

Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) 2019 dibeberkannya, menunjukkan sebanyak 100 Desa mengalami perubahan status. Persentase kenaikan lebih banyak pada peningkatan status Desa Sangat Tertinggal.

Jika pada tahun 2016 disebutnya terdapat 54 desa sangat tertinggal, 37 desa tertinggal, dan 9 desa berkembang, kini sudah berubah menjadi 20 desa tertinggal, 55 desa berkembang, 23 desa maju dan 1 desa mandiri.

“Tahun ini sudah tidak ada (desa sangat tertinggal di Berau, red),” katanya.

Namun disebutnya, walau Berau sudah tidak memiliki desa sangat tertinggal, namun masih ada pekerjaan rumah lain yang harus diselesaikan. Sebagaimana target pemerintah pusat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yakni menciptakan 5.000 desa berstatus mandiri hingga akhir 2019 nanti. Hal itu pun menjadi acuan DPMK Berau untuk terus melakukan pembenahan di sejumlah desa yang ada.

“Saya yakin di tahun 2020 akan lebih banyak lagi Desa Mandiri di Berau,” ucapnya.

Menurutnya hal ini dapat dicapai karena pihaknya selalu melakukan pendataan ke desa-desa. Pendataan akan menunjukkan status dari desa tersebut. Karena dengan pendataan tersebut, maka dapat melihat keadaan pendidikan di desa, keadaan kesejahteraan, keadaan lingkungannya, serta keseluruhannya.

Di sisi yang lain, anggaran juga merupakan hal yang cukup penting dalam meningkatkan status desa. “Tahun ini anggaran kita cukup banyak untuk alokasi dana kampung dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) pusat dan retribusi pajak yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam pengelolaan kampungnya,” tegasnya.

Dalam pengelolaan keuangan desa ini, masyarakat sangat transparan dalam penggunaannya. Pihak DPMK juga meminta kepada seluruh kampung untuk bekerja sama dengan Kejaksaan agar proses penggunaan anggaran kampung, agar dapat berjalan dengan baik dan terhindar dari hal-hal yang merugikan masyarakat.

“Di sisi yang lain, kami juga selalu melakukan pembinaan kepada kampung melalui pelatihan SisKeuDes (Sistem Keuangan Desa),” ucapnya. (*/sgp/sam)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:42

Minta Rp 2 Miliar untuk Kelola Sampah

TANJUNG REDEB – Sudah lama bergulir, program bank sampah tak…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:41

Dirut Temas Salahkan Jalan

TANJUNG REDEB – Truk pengangkut kontainer kandas di Jalan H…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:37

Pemegang Suket Wajib Dilayani

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:37

Penghasilan Kurang, Nelayan Bisnis Sabu

TANJUNG REDEB – Kepolisian Berau juga mengamankan Arman (30), warga…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:12

Korban Pencabulan Sering Tak Paham Jika Dilecehkan

TANJUNG REDEB- Kasus yang menjerat Ariska (20), lantaran membawa kabur…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:10

Kualitas Udara Menurun Tiap Tahun

TANJUNG REDEB- Kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan,…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:09

Terdakwa Bacakan Duplik Lisan

TANJUNG REDEB – Lima terdakwa perkara sabu-sabu 7 kilogram, kembali…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:04

Lagi, Tiga Penerbangan Terganggu

TELUK BAYUR- Akfititas penerbangan di Bandara Kalimarau sempat terganggu karena…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:17

Tambah 12 Unit Mobil Slip On

TANJUNG REDEB – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi hal…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:15

Sudah Jadi Perhatian sejak Pertama Masuk

Berau patut berbangga, sebab tepat pada Hari Kemerdekaan ke-74 Republik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*