MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 14 Agustus 2019 13:28
Bupati Ancam Segel SPBU

Dipasangi Garis Polisi jika Melayani Pengetap

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, memberi peringatan kepada seluruh pengusaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Berau. Peringatan tersebut diutarakannya saat memimpin rapat evaluasi tim pengawasan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji 3 kilogram, di ruang rapat Kakaban, Selasa (13/8).

Dikatakan Muharram, ketegasan agar SPBU tak melayani pengisian BBM bagi pengetap, adalah hal mutlak. Sehingga jika ada yang melanggar, dirinya tidak segan untuk memerintahkan tim yang terdapat unsur TNI dan Polri, menyegel SPBU tersebut dengan memasang garis polisi.

“Nanti kalau ada SPBU yang nakal, akan di-police line, ditutup sementara sambil menunggu kesiapan pihak SPBU mengikuti komitmen atas aturan yang ada,” katanya saat diwawancara usai memimpin rapat.

Evaluasi lainnya, adalah kedisiplinan tim yang ditugaskan melakukan pengawasan. Setelah ditelusuri, ternyata dari Bagian Perekonomian, Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau, tidak mencantumkan atau menyebut nama-nama tim yang bertugas setiap harinya.

“Misalnya dari pihak kepolisian hanya disebutkan dua orang saja. Tidak menyebutkan nama yang bertugas. Sehingga mereka pun tidak turun sebagian, karena tidak tahu siapa yang bertugas hari itu,” tuturnya.

“Tapi yang jelas dalam rapat evaluasi tadi, dari pihak Polres dan Kodim sudah siap mendukung tim pengawasan dan memberikan daftar nama yang bertugas menjadi bagian tim pengawasan,” tambahnya.

Sementara itu, perihal jam operasional SPBU diharapkan masyarakat bisa beroperasi 24 jam, Muharram mengungkapkan memang sudah semestinya SPBU beroperasi 24 jam. “Kalau ada salah satu SPBU yang buka 24 jam, berarti itu bisa menjadi solusi. Yang kita hindari saat ini, adalah kelangkaan di semua tempat,” tuturnya.

Sementara itu, tim pengawas yang dibentuk Pemkab Berau telah melakukan pengawasan di seluruh SPBU, untuk menertibkan para pengetap yang mengantre mengisi BBM. Pengawasan yang dilakukan sejak Rabu (7/8) lalu, mulai memperlihatkan hasil dengan semakin berkurangnya kendaraan-kendaraan yang diduga milik pengetap, melakukan pengisian BBM secara berulang-ulang. (arp/udi)

 


BACA JUGA

Minggu, 19 Januari 2020 15:52

Tanah Longsor, 30 Jiwa Akan Diungsikan

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, memprediksi curah hujan…

Minggu, 19 Januari 2020 15:47

Wabup: Solusi Jangka Pendek Normalisasi Drainase

TIDAK hanya di wilayah Tanjung Redeb, sejumlah kawasan dan sekolah…

Minggu, 19 Januari 2020 15:47

Sekolah Terendam, Siswa Dipulangkan Awal

GENANGAN air akibat hujan deras juga merendam kawasan Jalan alan…

Minggu, 19 Januari 2020 13:42

Diguyur Hujan, Genangan di Mana-Mana

TANJUNG REDEB – Hujan yang mengguyur Kabupaten Berau sejak pagi…

Jumat, 17 Januari 2020 14:05

Bongkar Penampungan BBM, Temukan 6 Ton Solar

TANJUNG REDEB – Jajaran Polsek Tabalar, berhasil membongkar penampungan Bahan…

Jumat, 17 Januari 2020 14:05

Ayah Bejat Cabuli Anak Kandungnya

TALISAYAN - Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali…

Kamis, 16 Januari 2020 15:02

Drainase Buntu, SMA 2 Tergenang

TANJUNG REDEB – Hujan yang mengguyur Kabupaten Berau sejak beberapa…

Kamis, 16 Januari 2020 15:01

40,986 Gram Sabu Hasil Operasi Antik Dimusnahkan

TANJUNG REDEB – Jajaran Satreskoba Polres Berau memusnahkan barang bukti…

Rabu, 15 Januari 2020 11:43

Pakar IPB Kembali Uji Air Sungai Segah, Ini Hasilnya...

TANJUNG REDEB – Polres Berau bersama Dinas Lingkungan Hidup dan…

Selasa, 14 Januari 2020 15:27

Mahasiswa Minta Usut Tuntas Pencemaran Sungai Segah

TANJUNG REDEB – Puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Forum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers