MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 14 Agustus 2019 13:28
Bupati Ancam Segel SPBU

Dipasangi Garis Polisi jika Melayani Pengetap

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, memberi peringatan kepada seluruh pengusaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Berau. Peringatan tersebut diutarakannya saat memimpin rapat evaluasi tim pengawasan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji 3 kilogram, di ruang rapat Kakaban, Selasa (13/8).

Dikatakan Muharram, ketegasan agar SPBU tak melayani pengisian BBM bagi pengetap, adalah hal mutlak. Sehingga jika ada yang melanggar, dirinya tidak segan untuk memerintahkan tim yang terdapat unsur TNI dan Polri, menyegel SPBU tersebut dengan memasang garis polisi.

“Nanti kalau ada SPBU yang nakal, akan di-police line, ditutup sementara sambil menunggu kesiapan pihak SPBU mengikuti komitmen atas aturan yang ada,” katanya saat diwawancara usai memimpin rapat.

Evaluasi lainnya, adalah kedisiplinan tim yang ditugaskan melakukan pengawasan. Setelah ditelusuri, ternyata dari Bagian Perekonomian, Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau, tidak mencantumkan atau menyebut nama-nama tim yang bertugas setiap harinya.

“Misalnya dari pihak kepolisian hanya disebutkan dua orang saja. Tidak menyebutkan nama yang bertugas. Sehingga mereka pun tidak turun sebagian, karena tidak tahu siapa yang bertugas hari itu,” tuturnya.

“Tapi yang jelas dalam rapat evaluasi tadi, dari pihak Polres dan Kodim sudah siap mendukung tim pengawasan dan memberikan daftar nama yang bertugas menjadi bagian tim pengawasan,” tambahnya.

Sementara itu, perihal jam operasional SPBU diharapkan masyarakat bisa beroperasi 24 jam, Muharram mengungkapkan memang sudah semestinya SPBU beroperasi 24 jam. “Kalau ada salah satu SPBU yang buka 24 jam, berarti itu bisa menjadi solusi. Yang kita hindari saat ini, adalah kelangkaan di semua tempat,” tuturnya.

Sementara itu, tim pengawas yang dibentuk Pemkab Berau telah melakukan pengawasan di seluruh SPBU, untuk menertibkan para pengetap yang mengantre mengisi BBM. Pengawasan yang dilakukan sejak Rabu (7/8) lalu, mulai memperlihatkan hasil dengan semakin berkurangnya kendaraan-kendaraan yang diduga milik pengetap, melakukan pengisian BBM secara berulang-ulang. (arp/udi)

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:33

Pekan Depan Sidang Perdana

TANJUNG REDEB - Sidang perdana perkara penyelundupan sabu-sabu 3 kilogram…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:29

BKPP Terima Surat Pengunduran Diri Rasatkan

TANJUNG REDEB – Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Bugis, Muhammad…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:24

Tertarik Maju, Inginkan Program Kearifan Lokal

Di dunia olahraga Bumi Batiwakkal, nama Teddy Nanang Abay sudah…

Sabtu, 24 Agustus 2019 11:22

Pedagang Sembako Nyambi Jual LL

TABALAR - Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Ani (44)…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:01

Bisnis Haram karena Himpitan Ekonomi

TANJUNG REDEB- Jajaran Satreskoba Polres Berau, membekuk warga Jalan H…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:00

Condong ke Independen, Ajukan Pengunduran Diri sebagai ASN

Figur bakal calon yang akan bertarung di Pilkada Berau 2020…

Jumat, 23 Agustus 2019 18:59

Pakai Jamkesda, Operasi Selalu Tertunda

TANJUNG REDEB- Kebahagiaan tak lagi bisa dirasakan Sofyan dan Ervina.…

Jumat, 23 Agustus 2019 18:57

Lahan Terbakar Capai 180 Hektare

TANJUNG REDEB– Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:09

Hakim Didebat, Sidang Memanas

TANJUNG REDEB- Ketegangan terjadi dalam sidang lanjutan perkara dugaan menghalang-halangi…

Kamis, 22 Agustus 2019 13:04

Dorongan dari Pengurus Kecamatan, Restu Suami Sudah di Tangan

Selama 15 tahun mendampingi suami yang menjadi kepala daerah, sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*