MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 14 Agustus 2019 13:47
“Pendaftaran Masih Jauh, Kenapa Sudah Gaduh”

Bupati Bantah Kerenggangan Hubungan dengan Wabup

PROKAL.CO,  

TANJUNG REDEB – Tensi politik usai Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, sempat mereda. Namun, usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau menetapkan nama-nama anggota DPRD Berau periode 2019-2024, tensi politik di Bumi Batiwakkal mulai memanas lagi.

Bahkan, di hadapan para aparatur sipil negara (ASN) kemarin (13/8), saat acara mutasi dan pelantikan pejabat di Balai Mufakat, Bupati Berau Muharram sudah menyatakan akan melakukan survei di masyarakat, guna melihat keinginan masyarakat apakah masih menerima dirinya untuk memimpin Berau kembali atau tidak.

“Kalau mayoritas masyarakat tidak menyukai, maka saya juga akan tahu diri. Karena memang jadi bupati itu tidak gampang. Saya seperti dikejar hantu,” katanya usai pelaksanaan mutasi, Selasa (13/8). Sehingga, hasil survei tersebut yang akan menentukan keputusannya apakah maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Berau 2020 nanti.

Muharram juga menyinggung Wakil Bupati Berau Agus Tantomo yang dikabarkan akan maju di pilkada nanti. Termasuk isu merenggangnya hubungan dirinya dengan Agus Tantomo, menjelang pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Mungkin Pak Wabup saya dengar yang ingin maju (pilkada, red). (Tapi) jangan berpikir (hubungan) saya akan renggang karena beliau ingin maju. Karena kami akan tetap kompak sampai masa akhir jabatan,” katanya.

Sementara itu, Agus Tantomo yang dikonfirmasi mengenai singgungan Muharram terkait keinginannya maju pada pilkada tahun depan, malah memberikan jawaban dengan sebuah pantuan.

“Pendaftaran pilkada April 2020, masih jauh, kenapa sekarang sudah gaduh. Mari kita buat Berau tetap teduh. Aduhhh,” tuturnya.

Agus menjelaskan, tahapan pendaftaran masih cukup lama. Karena itu, bila mengambil keputusan untuk maju atau tidak saat ini, disebutnya sebagai blunder dalam menyikapi dinamiki politik. Sebab, politik merupakan hal dinamis.

“NasDem, untuk sistem penjaringannya belum kita tahu. Dulu siapa yang dianggap layak dan bisa menang, itu yang dicalonkan. Masalah kader atau bukan itu urusan nanti, yang penting menang baru dijadikan kader,” terangnya.

Apabila sistem tersebut masih dipertahankan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, maka siapa pun yang terbaik sesuai hasil survei NasDem, maka dialah yang akan diusung. Bahkan jika figur tersebut bukanlah kader NasDem.

Lantas, jika dirinya yang ditunjuk NasDem untuk maju di Pilkada Berau 2020? Agus juga tidak memberikan jawaban yang tegas.

“Siap itu kan macam-macam, karena bukan hanya soal mental saja. Kita sekarang bilang siap, tapi kalau uangnya tidak cukup?” tuturnya.

Terpisah, Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah, juga sering dikait-kaitkan bakal meramaikan bursa pencalonan bupati maupun wakil bupati Berau di pilkada mendatang. Menanggapi hal itu, kader partai Golkar tersebut memilih menyerahkan sepenuhnya kepada partai Golkar.

Menurut perempuan yang akrab disapa Sari tersebut, Golkar selama ini terus melihat dan memperhatikan perkembangan politik di Bumi Batiwakkal. "Tapi kami melihat dinamika dari masing-masing partai. Saya ini bukan berada di pucuk pimpinan partai yang mengambil keputusan, jadi wait and see," katanya kepada Berau Post baru-baru ini.

Apa sudah ada yang membangun komunikasi politik dengannya? Ditanya demikian, lagi-lagi Sari merasa bukan kapasitasnya untuk memberikan penjelasan mengenai hal tersebut.

"Kan ada ketua partai (Golkar) di Berau dan Kaltim yang lebih pas untuk menyampaikan. Kalau saya hanya petugas partai," ujarnya.

Namun, mengenai pembahasan persiapan menghadapi tahapan pilkada di internal Golkar, Sari menegaskan hal tersebut belum pernah dilakukan.

"Kemarin ada rapat, tapi hanya membahas unsur pimpinan di DPRD saja yang sudah disepakati," ujarnya.

Tapi apakah dirinya siap jika Golkar akhirnya memberi amanah kepadanya untuk ‘bertarung’ di Pilkada Berau 2020? "Apapun keputusan partai, kita harus ikuti, mesti patuh," katanya. (arp/udi)

 


BACA JUGA

Rabu, 26 Februari 2020 09:53

Anggota BPBD Kaltim Tewas Tenggelam

TANJUNG REDEB – Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi…

Rabu, 26 Februari 2020 09:52

SD Pilanjau Butuh Tambahan Kelas

SAMBALIUNG – Sekolah Dasar 001 Kampung Pilanjau, Kecamatan Sambaliung butuh…

Rabu, 26 Februari 2020 09:44

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Illegal Oil

TANJUNG REDEB – Jajaran Polres Berau kembali menangkap pelaku peredaran…

Selasa, 25 Februari 2020 11:28

Kakam Mundur, Talisayan Pilkakam PAW

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, akan menggelar…

Selasa, 25 Februari 2020 11:25

Musda KNPI Paling Lambat April

TANJUNG REDEB - Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda…

Selasa, 25 Februari 2020 11:23

Mantan Dirut IPB Ajukan Kasasi

TANJUNG REDEB – Upaya hukum banding terdakwa perkara tindak pidana…

Selasa, 25 Februari 2020 11:20

Layanan Jampersal Berlaku Lagi

TANJUNG REDEB – Kabar baik bagi ibu hamil yang hendak…

Senin, 24 Februari 2020 14:23

Maling Satroni Perumahan Guru

SEGAH – Penghuni perumahan guru SD 001 Tepian Buah, Kecamatan…

Senin, 24 Februari 2020 14:21

Musda Dibatalkan, Tiga Kubu KNPI Bersatu

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda…

Senin, 24 Februari 2020 14:20

Tarik Investasi melalui Pengelolaan Mangrove

TANJUNG REDEB – Potensi investasi, tak melulu dilakukan dengan mengeruk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers