MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 21 Agustus 2019 20:40
PLN Beri Sinyal Pemberian Kompensasi

Pastikan Sistem Kelistrikan Sudah Normal

Ilustrasi

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Keluhan masyarakat mengenai pemadaman listrik bergilir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, akhirnya ditanggapi Manajer Unit Layanan Pengadaan (ULP) Tanjung Redeb, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Berau, Hendra. Dikatakannya, sejak kemarin (20/8), pihaknya memastikan sudah tidak ada lagi pemadaman bergilir bagi pelanggannya.

Dijelaskan, pemadaman bergilir terpaksa dilakukan karena berkurangnya suplai listrik dari salah satu unit pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati, beberapa waktu lalu. “Kita (sistem kelistrikan, red) sudah ada tambahan (suplai listrik) dari satu unit pembangkit yang sebelumnya pemeliharaan, dan itu sudah masuk sistem tadi malam (Senin (19/8). Jadi dari tadi malam pukul 01.00 Wita (Selasa dini hari), sudah tidak ada lagi pemadaman,” katanya kepada Berau Post, Selasa (20/8).

Selain memastikan suplai listrik telah normal, Hendra juga memberi sinyal pemberian kompensasi kepada pelanggan, atas pemadaman bergilir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Namun pihaknya harus berkonsultasi dengan jajaran PLN UP3 Berau. Karena, selain karena pemadaman, kompensasi juga bisa diberikan ketika terjadi kesalahan baca meter hingga lamanya pemasangan sambungan rumah baru. “Jadi pemberian kompensasi itu bukan hanya masalah padam saja,” jelasnya.

“Dan kita tidak menutup kemungkinan ada kompensasi. Namun sebelumnya harus ada investigasi terlebih dahulu penyebabnya. Dalam Permen ESDM Nomor 27 tahun 2017, untuk hal-hal yang yang disebabkan force majeure, termasuk kebakaran, menjadi pengecualian dalam pengenaan kompensasi,” katanya.

Mengenai jadwal pemadaman yang dikeluarkan pihaknya, hingga Kamis besok. Itu disebutnya merupakan skenario terburuk. Apabila unit pembangkit dari PLTU Lati belum bisa masuk ke sistem jaringan PLN.

Hendra juga menjelaskan, terjadinya pemadaman dengan durasi waktu sangat panjang sejak Minggu (18/8) hingga Senin (19/8), selain karena suplai listrik dari PLTU Lati berkurang, juga diperparah dengan kebakaran lahan dan hutan (karhutla). Karena kebakaran lahan yang terjadi menyebabkan beberapa pohon di kawasan hutan Tangap, Kecamatan Teluk Bayur, tumbang dan menimpa jaringan penyuplai listrik dari PLTU Berau di Teluk Bayur ke sistem PLN.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2020 19:52

Hasil Tes Kesehatan Tidak Menggugurkan Pencalonan

TANJUNG REDEB - Pemeriksaan kesehatan yang dijalani para bakal calon…

Kamis, 10 September 2020 19:51

Lion Air Buka Rute ke Kalimarau

TANJUNG REDEB – Pesawat Lion Air akhirnya resmi beroperasi di…

Kamis, 10 September 2020 19:48

Minta Paslon Patuhi Protap Kesehatan

TANJUNG REDEB - Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto Erning, tegas…

Kamis, 10 September 2020 19:46

Bupati Berau Terkonfirmasi Covid-19

TANJUNG REDEB - Kabar mengejutkan datang dari Bupati Berau, Muharram.…

Rabu, 09 September 2020 20:17

Tambah 8 Kasus Konfirmasi

TANJUNG REDEB - Kasus terkonfirmasi virus corona (Covid-19) di Bumi…

Rabu, 09 September 2020 18:50

Dinkes Belum Terima Keluhan

TANJUNG REDEB - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dikabarkan…

Rabu, 09 September 2020 18:47

Seri - Agus Diperiksa 8 Jam

TANJUNG REDEB - Setelah mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum…

Selasa, 08 September 2020 19:35

Satgas RT Perlu Regulasi

TANJUNG REDEB – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr…

Selasa, 08 September 2020 19:30

Sita 27,93 Gram Sabu dari Seorang Mekanik

TANJUNG REDEB- Seorang mekanik berinisial BAH terpaksa berurusan dengan pihak…

Selasa, 08 September 2020 19:29

Cegah Covid-19, Berlakukan Akses Satu Pintu

TANJUNG REDEB – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Berau terus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers