MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Jumat, 23 Agustus 2019 19:09
Diserang Hama, Produksi Jagung Diperkirakan Menurun
TERANCAM: Serangan hama ulat sudah banyak merusak tanaman jagung milik petani di Berau.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB- Persoalan kekeringan akibat musim kemarau, sudah membuat pusing para petani jagung di Berau. Namun itu belum cukup, karena tanaman jagung milik petani, saat ini juga banyak rusak akibat serangan hama ulat grayak atau ulat tentara.

Dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau, Mustakim, jenis ulat yang bisa terbang dengan radius 100 kilometer tersebut, merupakan hama yang bermigrasi dari luar negeri ke Indonesia. Bahkan penyebarannya sangat cepat. Tahun 2018 lalu, hama tersebut juga pernah menyerang jagung di negara Thailand.

“Hama tersebut memakan pupusnya. Jadi pada siang hari ulatnya sembunyi ke bawah, pada malam hari baru memakan tumbuhannya, sehingga sulit untuk ditangani,” katanya saat ditemui Berau Post.

Kondisi itu juga yang membuat penanaman jagung tahun ini baru mencapai 30 persen. Padahal luasan tanam yang ditargetkan tahun ini mencapai 8 ribu hektare.

“Saat ini, tim daerah dengan tim dari provinsi sedang melakukan observasi lapangan di Talisayan. Sebelumnya mereka telah observasi ke Biatan Ilir, dan akan melanjutkan ke Batu Putih yang masih dideteksi terus kondisinya. Tim ini nantinya akan melaksanakan sosialisasi untuk menangani masalah hama tersebut,” ucapnya.

Sementara untuk wilayah pertanian yang jadi sasaran hama, disebutnya mencakup wilayah Sukan Tengah, Batu Putih, Biatan, dan Talisayan.

“Untuk wilayah Labanan adalah sentra padi yang relatif masih aman dari serangan hama, namun punya masalah dengan kekeringan,” ucapnya. (*/sgp/udi)


BACA JUGA

Senin, 04 November 2019 19:02

Harga Bahan Pokok Masih Fluktuasi

TELUK BAYUR– Harga berbagai bahan pokok terus menunjukkan fluktuasi. Seperti…

Senin, 28 Oktober 2019 18:25

Produksi Garam Lokal Tak Masuk Prioritas KKP

TANJUNG REDEB – Produksi garam di Berau tergolong masih rendah.…

Senin, 28 Oktober 2019 18:24

4 Komoditas Andalan Berau Ini Harus Tembus Pasar Ekspor

TANJUNG REDEB – Berbagai komoditas perkebunan di Berau bakal diorientasikan…

Minggu, 27 Oktober 2019 01:14

Harga Getah Karet Bikin Miris

TANJUNG REDEB – Getah karet sempat menjadi salah satu komoditas…

Jumat, 25 Oktober 2019 13:57

Pedagang Mulai Resah

TANJUNG REDEB – Sempat mengalami penurunan, harga cabai dan bawang…

Selasa, 22 Oktober 2019 18:24

Batu Bara Lesu, Penjualan Roda Dua Turun 30 Persen

TANJUNG REDEB – Turunnya harga batu bara turut berimbas terhadap…

Sabtu, 19 Oktober 2019 18:42

Tingkatkan Produktivitas Kakao, 163 Hektare Lahan Petani Direhabilitasi

TANJUNG REDEB – Bantu meningkatkan produktivitas maupun produksi kakao dan…

Selasa, 15 Oktober 2019 10:20

Tingkatkan Produksi Sapi

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau optimis…

Rabu, 09 Oktober 2019 12:17

Petani Diminta Hindari Bibit Abnormal

TANJUNG REDEB - Sekretaris Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Amran imbau…

Senin, 07 Oktober 2019 13:09

Jaga Harga Cabai Tetap Normal

TANJUNG REDEB – Untuk menekan tingginya harga cabai di pasaran,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*