MANAGED BY:
SELASA
02 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 27 Agustus 2019 12:40
Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Kantongi Identitas, Polisi Buru Pembakar Lahan di Kelay

AKBP Pramuja Sigit Wahono

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sudah menghanguskan ratusan hektare lahan di Bumi Batiwakkal. Kabut asap yang ditimbulkan pun, sempat menyebabkan penundaan jadwal penerbangan di Bandara Kalimarau. Bahkan aparat kepolisian dan TNI, juga harus bekerja ekstra untuk membantu memadamkan api.

Karena itu, Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kasat Reskrim AKP Rengga Puspot Saputro, mengatakan bahwa pihaknya akan bertindak tegas kepada para pelaku pembakar lahan. “Kami akan memburu para pembakar lahan,” katanya kepada Berau Post kemarin (26/8).

Pihaknya pun tengah memburu para pelaku pembakaran lahan di wilayah Kelay, yang identitasnya telah dikantongi.

Dikatakan, para pelaku pembakar lahan tersebut akan diganjar dengan ketentuan pasal 50 ayat 3 huruf D junto pasal 78 ayat 4 Undang-Undang Nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan atau pasal 69 ayat 1 huruf H junto pasal 108 Undang-Undang 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Hukumannya di atas 5 tahun penjara,” ucapnya.

Ketegasan aparat untuk menindak para pelaku pembakar lahan sangat diharapkan masyarakat. Sebab kabut asap yang ditimbulkan, memberikan banyak kerugian.

Seperti di penerbangan, ujar Kepala Seksi Teknik Operasi, Budi Sarwanto. Dalam dua pekan terakhir, sudah dua kali pihaknya melakukan penundaan jadwal penerbangan akibat kabut asap yang membuat jarak pandang hanya berkisar 3,5 kilometer.

Bahkan, dari penundaan jadwal tersebut, tercatat seorang calon penumpang terpaksa batal terbang. Hal itu juga membuat penumpukan penumpang terjadi di terminal Bandara Kalimarau. “Kalau hari ini (kemarin), jarak pandang sudah normal, mencapai 8 ribu meter (8 kilometer),” katanya.

Keluhan juga datang dari pihak maskapai. Seperti  diutarakan Ratna, Airport Manager Wings Air. Dikatakan, akibat penundaan penerbangan, pihaknya terpaksa mengubah seluruh jadwal penerbangan. Sehingga banyak penumpang terlantar.

“Kerugian finansial tidak bisa kami sebutkan,” katanya.

Akibat kabut asap juga, pihaknya banyak mendapat komplain dari penumpang. Akibat terlalu lama menunggu terlalu lama di bandara.

Sementara Branch Manager Garuda Indonesia Cabang Berau, Radi menuturkan, pihaknya menyayangkan kejadian munculnya kabut asap di Berau. Karena mempengaruhi jarak pandang yang berhubungan erat dengan keselamatan penerbangan.

“Jika pihak Bandara Kalimarau melarang aktivitas penerbangan. Kami bisa apa,” ucapnya.

Dikatakannya, dalam sepekan terakhir, maskapai Garuda Indonesia telah dua kali gagal terbang.

Terpisah, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau Tekad Sumardi menuturkan, kemarin (26/8), pihaknya belum melihat adanya titik panas di Berau. “Kalau beberapa hari sebelumnya, selalu ada (titik panas),” katanya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau Thamrin mengatakan, data terakhir yang mereka terima, luas lahan yang terbakar akibat karhutla mencapai 180 hektare. “Kebakaran terluas terjadi di Kecamatan Teluk Bayur yang mencapai lebih dari 100 hektare, kemudian di Kecamatan Pulau Derawan seluas 36 hektare,” ucapnya.

Sementara Kecamatan Talisayan 30 hektare hutan dan lahan yang terbakar. Kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Kecamatan Sambaliung dan Kelay. “(Luasan lahan yang terbakar) meningkat tiga kali lipat,” ungkapnya. (*/hmd/udi)

 


BACA JUGA

Senin, 01 Juni 2020 19:24

Wajibkan Jamaah Bermasker dan Membawa Sajadah Sendiri

TANJUNG REDEB – Pemerintah mulai memberikan relaksasi terhadap kebijakan dalam…

Senin, 01 Juni 2020 19:21

Tersisa Satu PDP di RSD

Selain kabar menggembirakan mengenai sembuhnya tujuh pasien yang dirawat di…

Senin, 01 Juni 2020 19:18

Sempat Dirongrong Debt Collector, 7 Pasien Diperbolehkan Pulang

TANJUNG REDEB – Harapan agar Kabupaten Berau segera terbebas dari…

Senin, 01 Juni 2020 19:14

Tetap Lanjutkan Program Bagi-Bagi Masker

TANJUNG REDEB – Penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah,…

Minggu, 31 Mei 2020 20:56

Sejak 26 Mei, Ribuan Karyawan Perusahaan Ini Mogok Kerja

TANJUNG REDEB - Kurang lebih 1.000 karyawan PT Gunta Samba…

Minggu, 31 Mei 2020 20:54

Gugus Tugas Diminta Sosialisasikan Protokol Kesehatan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Berau tengah menyusun persiapan menuju tatanan baru…

Minggu, 31 Mei 2020 20:52

Masjid Mulai Dibuka, Jamaah Harus Ikut Protokol Kesehatan

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram memastikan, masjid dan musala…

Sabtu, 30 Mei 2020 19:32

Kadinkes: Berau Tak Punya Alasan Tepat untuk RDT Massal

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi mengatakan rencana…

Sabtu, 30 Mei 2020 19:31

Kabupaten Ini Siapkan Aturan Wajib Gunakan Masker

PEMKAB Berau mewajibkan seluruh masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di…

Sabtu, 30 Mei 2020 19:30

Berau Menuju Tatanan Baru

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tengah mempersiapkan penerapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers