MANAGED BY:
SENIN
14 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 29 Agustus 2019 09:48
Polisi Bekuk Mami Karaoke

Pekerjakan Anak 14 Tahun sebagai Pemandu Lagu

MENYESAL: Kr terus menangis saat polisi menggelar konferensi pers kasus eksploitasi anak, Rabu (28/8).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB- Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau, mengungkap kasus eksploitasi anak.

Dikatakan Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kasat Reskrim AKP Rengga Puspo Saputro, dugaan eksploitasi anak tersebut melibatkan dua orang pelaku, yakni An (29) dan Kr (38). Keduanya diamankan pada Senin (26/8) lalu.

Dijelaskan Rengga, terungkapnya kasus ini berkat aduan masyarakat yang melihat anak di bawah umur dipekerjakan di salah satu tempat karaoke di kawasan Sambaliung. “Kami selidiki, dan memang benar,” ungkap saat menggelar konferensi pers di Mapolres Berau kemarin (28/8).

Korban yang masih berusia 14 tahun, dipekerjakan sebagai pemandu lagu. Korban akan diberikan bayaran Rp 100 ribu, setiap menemani tamu berkaraoke bersama di dalam ruang bernyanyi. Namun pihaknya terus mendalami kasus tersebut, karena menduga korban juga dijadikan pekerja seks komersial (PSK) oleh kedua pelaku.

“Masih didalami dahulu. Pengakuan kedua pelaku hanya mempekerjakan korban sebagai pemandu lagu,” katanya.

Hasil penyelidikan mengungkapkan, korban bukanlah warga Berau, melainkan warga Jawa Barat. Korban baru tiba di Berau 5 bulan lalu. Kemudian bekerja di tempat karaoke tersebut baru sekitar 1,5 bulan.

An sendiri berperan sebagai pemilik tempat karaoke yang mempekerjakan Kr dan korban. Sementara peran Kr dalam kasus ini, adalah sebagai Mami, atau yang mempekerjakan korban sebagai pemandu lagu bagi tamu-tamu pria yang datang ke karaoke tersebut.

“Izin karaokenya lengkap, cuma mereka mempekerjakan anak di bawah umur,” katanya.

Pihaknya juga masih mendalami cara Kr merekrut korban. “Apakah pelaku ini menjemput korban di Jawa Barat, atau seperti apa,” katanya.

Pelaku sendiri terancam pasal 88 Undang-Undang nomor 17 tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukuman di atas 10 tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Kr mengaku menyesali perbuatannya. Dia mengaku tidak mengetahui jika korban masih di bawah umur. Dia mengungkapkan, sebelumnya korban juga pernah bekerja di tempat karaoke lain. “Namun berhenti,” kata Kr yang tetap terisak saat diwawancara.

Kr mengaku kasihan saat korban mendatanginya untuk meminta pekerjaan, guna menyambung hidup selama merantau di Berau.

“Dia (korban, red) mengaku belum makan. Makanya saya beri pekerjaan. Dia yang datangi saya,” ujarnya.

Kr juga bercerita, hanya mendapat Rp 20 ribu dari tarif Rp 200 ribu yang dipatok kepada setiap tamu yang ingin ditemani korban. Bayaran dari tamu tersebut juga dibagi lagi untuk An sebagai pemilik usaha sebesar Rp 80 ribu. Sehingga korban hanya mendapat Rp 100 ribu dari setiap tamu yang ditemaninya.

Namun dia tidak menyangka, kebaikannya akan berakhir di jeruji besi Mapolres Berau.

“Dia (korban) badanya bongsor. Dia juga tidak mau menunjukkan kartu identitas saat hendak bekerja. Alasannya tertinggal. Makanya saya sangat menyesal,”  akunya.

Kedua pelaku yang telah menggunakan baju tahanan dengan tangan terborgol, terus menundukkan kepala saat dihadirkan dalam konferensi pers. Bahkan Kr terus menangis selama proses konferensi pers berlangsung. Sementara korban juga diamankan Unit PPA Polres Berau untuk mendapatkan pendampingan. (*/hmd/udi)


BACA JUGA

Minggu, 13 Oktober 2019 19:12

Dua Figur Daftar ke Gerindra

TANJUNG REDEB - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Berau,…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:56

Target Tuntas 2021

TANJUNG REDEB – Pembangunan sarana pendidikan di wilayah 3T (tertinggal,…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:54

Mengatur Lalu Lintas di Titik Pekerjaan Drainase, Dishub Akui Tak Dilibatkan

TANJUNG REDEB – Beberapa proyek pengerjaan drainase di wilayah Tanjung…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:53

Tangkal Berita Hoaks, Kenali Sumber Informasi

Pelajar yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:49

Solar Kosong, Nelayan Tidak Melaut

TANJUNG REDEB – Masyarakat nelayan di Kampung Kasai, Kecamatan Pulau…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:22

Deklarasi Perpisahan di Hadapan ASN

TANJUNG REDEB – Kasak-kusuk pencalonan petahana yang akan berkompetisi pada…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:20

Jarak Tempuh Jadi Pertimbangan Mutasi

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau kembali melakukan promosi dan…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:18

Ungkap Peredaran Kosmetik Ilegal

TANJUNG REDEB - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SA…

Jumat, 11 Oktober 2019 18:48

Dilantik Hari Ini, 60 ASN Dirotasi

TANJUNG REDEB - Bupati Berau kembali akan melantik puluhan pejabat…

Jumat, 11 Oktober 2019 18:46

Jederrrr...!! Petir Menyambar, Tiga Pekerja Jatuh dan Pingsan

PULAU DERAWAN - Tiga karyawan PT Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*