MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 29 Agustus 2019 09:59
Hidupkan Lagi Budidaya Rumput Laut
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Walau memiliki laut yang luas, tak membuat masyarakat Kabupaten Berau bisa dengan mudah untuk melakukan budidaya rumput laut. Hal itu diakui Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan Berau, Ramli diwawancara, Rabu (28/8).

Produksi rumput laut sebenarnya sempat berjalan pada tahun 2016 lalu, pasca adanya program Pump (Mina Pedesaan) yakni bantuan bibit rumput laut dari pemerintah pusat.

Hanya saja hal itu tidak berlangsung lama, karena banyak tanaman warga yang justru habis dimakan penyu dan ikan karolina. “Kendala adalah masalah lahan, termasuk titik-titik budidaya justru berada di jalur kapal, serta arusnya yang kecil,” katanya.

Selain itu, hal yang membuat banyak warga mundur untuk membudidayakan rumput laut ialah harganya yang anjlok tahun 2016 lalu, yang biasanya mencapai Rp 15.000 per Kilogram (Kg) hanya dihargai Rp 5.000 per Kg. “Karena itu banyak warga yang berhenti dan kembali menjadi nelayan,” ucapnya.

Ramli mengaku sangat menyayangkan tidak adanya keseriusan petani untuk memproduksi rumput laut, padahal hasil dari tanaman itu sangat menjanjikan dan masa panennya pun tidak lama, hanya bekisar 40 hari.

Lanjutnya, untuk mencari solusi atas persoalan lahan, pihaknya akan melakukan observasi, mencari tahu lokasi yang tepat untuk melakukan penanaman rumput laut. Karena itu, dirinya juga berharap adanya investor untuk membantu kelompok petani rumput laut jika sudah ditemukan lokasi yang tepat.

Sementara, Taufiq penerima bantuan permodalan pada tahun 2016 lalu mengaku memang saat itu dirinya sempat gagal dalam melakukan budidaya. Namun dia mengaku siap kembali melakukannya, jika ada bantuan dari pemerintah.

“Kami berharap agar budidaya rumput laut dapat dikembangkan kembali, mengingat bahwa rumput laut dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, tentunya itu semua perlu didukung dan didorong oleh pemerintah,” singkatnya. (*/sgp/sam)


BACA JUGA

Rabu, 11 September 2019 19:02

Harga Lada Masih Anjlok

TANJUNG REDEB – Harga komoditi lada di Kabupaten Berau dua…

Selasa, 10 September 2019 15:56

Sebut Izin Galian C ‘Penghambat’ Investasi

TANJUNG REDEB - Pengurusan izin galian C yang harus dilakukan di…

Sabtu, 07 September 2019 18:05

Akar Bajakah Ramai Dijual, Ngakunya Dapat dari Kalteng

TANJUNG REDEB – Tumbuhan Bajakah yang dikatakan memiliki khasiat menyembuhkan…

Minggu, 01 September 2019 20:39

Harganya Sih Udah Turun, Warga Kok Tetap Mengeluh, Ternyata...

TANJUNG REDEB – Jika harga cabai pekan lalu di Pasar…

Kamis, 29 Agustus 2019 09:59

Hidupkan Lagi Budidaya Rumput Laut

TANJUNG REDEB – Walau memiliki laut yang luas, tak membuat…

Selasa, 27 Agustus 2019 12:53

Bumbu Dapur Mahal, Warga ‘Dipaksa’ Berhemat

TANJUNG REDEB – Sejumlah kebutuhan bumbu dapur di Pasar Sanggam…

Jumat, 23 Agustus 2019 19:09

Diserang Hama, Produksi Jagung Diperkirakan Menurun

TANJUNG REDEB- Persoalan kekeringan akibat musim kemarau, sudah membuat pusing…

Rabu, 21 Agustus 2019 20:48

PSAD Semakin Sepi

TANJUNG REDEB - Kondisi Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) semakin…

Minggu, 18 Agustus 2019 09:46

Dermaga Speedboat Tanjung Redeb Segera Beroperasi, Yakin Sama-Sama Untung

TANJUNG REDEB – Selama ini Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau…

Sabtu, 17 Agustus 2019 13:48

Kembangkan Wisata Maratua

TANJUNG REDEB – Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*