MANAGED BY:
RABU
05 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 07 September 2019 18:05
Akar Bajakah Ramai Dijual, Ngakunya Dapat dari Kalteng
DIJUAL: Salah seorang pedagang yang menjajakan kayu Bajakah di kawasan Jalan Pulau Sambit, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO,

TANJUNG REDEB – Tumbuhan Bajakah yang dikatakan memiliki khasiat menyembuhkan sakit kanker payudara sedang viral. Bahkan, di Berau, akar Bajakah ini mulai ramai diperjualbelikan. Penjualan akar bajakah ini tidak hanya ramai melalui media sosial, tapi juga dijajakan di jalan. Seperti yang terpantau di Jalan Pulau Sambit, Tanjung Redeb. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Konservasi Wilayah I, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, Dheny Mardiono mengatakan, akar Bajakah bukan termaksud jenis flora yang dilindungi pemerintah. Dan jenisnya pun beragam. Sehingga yang dijual di masyarakat belum tentu memiliki khasiat seperti ramai dibicarakan.

Karena itu, ia pun menyarankan masyarakat agar tidak serta-merta langsung mengonsumsi akar Bajakah yang dijual bebas. “Bisa jadi beda jenis dan beda khasiatnya. Jadi lebih baik tidak mengonsumsi, karena belum tentu ada khasiatnya. Khawatir akan berakibat bahaya," katanya.

Di samping itu, dirinya meminta agar masyarakat tidak melakukan eksploitasi Bajakah secara besar-besaran. “Sayang juga, karena akan cepat habis,” ucapnya.

Sementara itu, ditemui di Jalan Pulau Sambit, salah seorang pedagang akar Bajakah yang meminta namanya tak dikorankan mengatakan, telah menjual Bajakah sejak beberapa hari terakhir. Akar Bajakah tersebut didapatnya dari luar Berau.

Akar Bajakah yang dijualnya telah dipotong-potong menjadi bagian kecil, sekitar 10 sentimeter dengan diameter bervariasi. Saat ditanya harganya, ia menyebut Rp 100 ribu per ikat. “Ini (Bajakah) saya dapat dari orang lain di Kalimantan Tengah,” singkatnya. (arp/har) 


BACA JUGA

Senin, 03 Agustus 2020 19:55

Pertimbangkan Budidaya Kopyor

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Perkebunan Sumaryono, sebut pemerintah akan…

Minggu, 02 Agustus 2020 20:19

Pandemi, Plisss...Perhatikan Juga Nasib Para Petani Sawit

TANJUNG REDEB –  Pandemi Covid-19 membuat berbagai sektor terkena dampak…

Sabtu, 01 Agustus 2020 20:04

Dari 100 Ekor Kambing menjadi 8 Ekor

TANJUNG REDEB – Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung membuat berbagai…

Sabtu, 01 Agustus 2020 20:03

Harga Turun, Jumlah Pembeli Ikut Turun

TANJUNG REDEB – Harga ayam di Pasar Sanggam Adji Dilayas…

Rabu, 22 Juli 2020 21:25

Pembayaran Angsuran Masih Lesu

TANJUNG REDEB – Masa pandemi Covid-19, diakui Kepala Pegadaian Cabang…

Rabu, 22 Juli 2020 21:08

Harga Masih Tinggi, Pembeli Sepi

TANJUNG REDEB – Kenaikan harga emas selama masa pandemi, belum…

Sabtu, 18 Juli 2020 20:48

Berharap Pandemi Segera Berakhir

TANJUNG REDEB – Harga gula pasir yang sempat tembus sampai…

Jumat, 17 Juli 2020 19:56

Harga Bawang Mulai Turun, Pembeli Masih Sepi

TANJUNG REDEB – Harga bawang merah dan putih di Pasar…

Rabu, 15 Juli 2020 16:56

Harga Lada Mulai Membaik

BATU PUTIH – Petani lada di Kabupaten Berau mulai tersenyum…

Rabu, 15 Juli 2020 16:54

Berau Ditarget Jadi Titik Ekspor Lobster

TANJUNG REDEB – Adanya kebijakan baru dari Kementerian Kelautan dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers