MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 08 September 2019 17:21
Pelaku Cabul Pantas Dikebiri

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB ­- Banyaknya kasus pencabulan yang ditangani Polres Berau dalam beberapa bulan terakhir,  disebut Sekretaris Pusat Pelayan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Berau Noor Indah, sebagai sebuah ancaman bagi generasi muda di Bumi Batiwakkal. Pasalnya, kebanyakan aksi pencabulan justru dilakukan orang-orang dekat atau yang berada di sekitar korban.

Dijelaskannya, untuk memberikan hukuman setimpal kepada pelaku cabul, pemerintah sebenarnya telah menetapkan Undang-Undang Nomor 17/2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1/2016, tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23/23 tentang Perlindungan Anak. Penetapan aturan tersebut untuk memberi efek jera kepada pelaku kejahatan seksual anak melalui hukuman tambahan, guna mencegah kasus serupa terulang lagi. Sebab, dalam undang-undang tersebut tidak hanya memberikan sanksi pidana pokok berupa hukuman penjara dan denda kepada pelaku. “Tapi juga ada pidana tambahan berupa pengumuman identitas pelaku ke publik, hingga tindakan kebiri kimia yang disertai dengan rehabilitasi,” katanya kepada Berau Post, baru-baru ini.

Hukuman tambahan tersebut diberikan agar masyarakat mengetahui bila pelaku kejahatan seksual kepada anak, akan diberikan sanksi yang sangat berat.

"Pengadilan Negeri Mojokerto adalah pengadilan yang pertama kali mengeluarkan keputusan penjatuhan hukuman tambahan. Saya mengapresiasi itu," kata Noor.

Pihaknya sendiri sangat mendukung pemberian tambahan hukuman kebiri tersebut. Sebab, dalam penanganan kasus pencabulan yang dilakukan pihaknya, banyak korban yang berusia pelajar, mengalami trauma berat dan sulit melupakan kejadian keji yang dialaminya.

“Jadi jangan dilihat pelaku yang dikebiri saja, tetapi lihatlah anak yang mengalami trauma berat itu. Apa dampaknya kepada anak yang menjadi korban, apa yang dirasakan orangtua korban, itu juga yang harus diperhatikan,” jelasnya. (*/plp/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 11:18

MASIH BANYAK NGANGGUR..!! Jumlah Pencaker dan Lowongan Kerja Tak Sebanding

TANJUNG REDEB - Jumlah pencari kerja (Pencaker) di Kabupaten Berau…

Sabtu, 21 September 2019 11:16

Meski Berkabut Asap, Aktivitas Pelayaran Tetap Normal

TANJUNG REDEB – Hingga saat ini kabut asap masih menyelimuti…

Sabtu, 21 September 2019 11:15

Antisipasi Penyebaran Berita Hoaks

TANJUNG REDEB - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau…

Sabtu, 21 September 2019 11:14

Stok Blangko KTP-el Menipis

TANJUNG REDEB - Layanan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el)…

Jumat, 20 September 2019 17:46

Bencana Asap Sudah Meresahkan, tapi Belum Masuk Kategori Darurat

KABUT asap yang menyelimuti langit Berau beberapa hari terakhir, belum…

Jumat, 20 September 2019 17:45

Subuh Nyolong Motor, Pagi Langsung Ditangkap

TANJUNG REDEB- Sumpeknya suasana di dalam penjara, tak cukup membuat…

Jumat, 20 September 2019 17:42

UMKM Juga Kena Dampak Kabut Asap

KARHUTLA atau kebakaran hutan dan lahan yang belum bisa diatasi,…

Jumat, 20 September 2019 17:41

Malam Padam, Siang Berkobar Lagi

SEGAH– Pemkab Berau benar-benar serius menangani persoalan kebakaran hutan dan…

Jumat, 20 September 2019 17:40

Prabowo Restui Muharram

TANJUNG REDEB - Bakal calon bupati yang diusung Partai Keadilan…

Kamis, 19 September 2019 17:59

Bangun Koalisi Menguntungkan

TANJUNG REDEB – Tahapan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*