MANAGED BY:
SELASA
10 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 09 September 2019 18:43
Dinkes Sebut Rokok Elektrik Lebih Bahaya
Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG REDEB - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Berau, Abdul Jabbar Kareem, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, melakukan kajian mengenai peredaran dan penggunaan rokok elektrik.  

Pasalnya, ujar dokter yang akrab disapa Jaka tersebut, rokok elektrik bukanlah solusi bagi masyarakat agar bisa berhenti merokok. Sebab menurutnya, kedua jenis rokok tersebut tetap memberikan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat penggunanya. 

“Itu bukan rekomendasi (beralih menggunakan rokok elektrik),” katanya kepada Berau Post kemarin (8/9).

Yang mengkhawatirkan, lanjut dia, dari pengamatan IDI Berau, pengguna rokok elektrik bukan dari kalangan perokok tembakau saja. Sebab banyak pelajar yang justru menjadi pengguna rokok elektrik. Yang mungkin saja sebelumnya belum pernah menjadi pengguna rokok tembakau. “Termasuk perempuan juga ada. Makanya perlu dikaji lah, supaya pemerintah bisa mengetahui apa saja efek yang ditimbulkan dari penggunaan rokok elektrik tersebut,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Seksi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinkes Berau, Ida Sulina, mengakui penggunaan rokok elektrik saat ini memang berkembang pesat. Namun, di balik berbagai rasa rokok elektrik, tersimpan nikotin cair yang berbahaya.

“Satu kali isap rokok elektrik, sama dengan 10 batang rokok biasa,” katanya.

Ia menuturkan, rokok elektrik lebih berbahaya dibanding rokok biasa. “Untuk Berau sendiri sudah ada peraturan daerah mengenai kawasan larang merokok, tinggal peraturan bupatinya saja lagi,” katanya.

Ia juga mengatakan, perokok pasif juga akan terdampak dari asap yang dihasilkan rokok elektrik. “Bayangkan saja, jika rokok biasa, perokok pasif terdampak 60 persen, apalagi rokok elektrik,” ungkapnya. (*/hmd/udi)


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 11:42

Hidupkan Budaya Gotong Royong

GUNUNG TABUR- Camat Gunung Tabur Anang, mengajak warga dan seluruh…

Selasa, 10 Desember 2019 11:40

Atasi Persoalan Air Bersih di Maratua, Ini yang Akan Dilakukan

MARATUA- Pendistribusian air bersih di dalam kota belum merata, terlebih…

Selasa, 10 Desember 2019 11:38

Raperda Perubahan Jadi Solusi

TANJUNG REDEB – Usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan kedua…

Selasa, 10 Desember 2019 11:36

Kucurkan Rp 180 Juta

GUNUNG TABUR – Kelurahan Gunung Tabur telah memprogramkan semenisasi di…

Selasa, 10 Desember 2019 11:27

Langsung Ditantang Menulis Berita

TANJUNG REDEB – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Tanjung…

Selasa, 10 Desember 2019 11:25

Optimistis Sistem Laporan Online Diterapkan Tahun 2021

TANJUNG REDEB- Tahun 2021 Bupati Berau Muharram optimistis Pemerintah Kabupaten…

Senin, 09 Desember 2019 15:00

Syarat Lengkap, Berkas Akan Diantar ke Rumah

GUNUNG TABUR- Kelurahan Gunung Tabur terus berupaya memberikan pelayanan terbaik,…

Senin, 09 Desember 2019 14:58

Jangan semata Pembangunan Fisik

TELUK BAYUR– Program Dana Kelurahan baru dijalankan tahun ini. Pemanfaatannya…

Senin, 09 Desember 2019 14:57

Prioritaskan Sektor Kebersihan dan Keamanan

TANJUNG REDEB – Terpilih sebagai Ketua RT 17 Kelurahan Karang…

Senin, 09 Desember 2019 14:56

Produksi Garam Ditarget 2,4 Ton Per Tahun

TANJUNG REDEB – Memiliki garis Pantai sepanjang 279,91 kilometer persegi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.