MANAGED BY:
KAMIS
01 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Rabu, 11 September 2019 18:49
Burung Kenari
DIMINATI: Penulis bertemu Pak Jhon, penjual burung yang menjajakan dagangannya di tepi jalan. Peminatnya lumayan banyak.

Burung kenari saya siap beli. Tapi saya tidak langsung bawa pulang. Saya simpan saja dulu. Besok atau lusa, saya akan kembali mengambilnya. “Kalau ada yang mau beli, berikan aja Pak,” pesan saya pada Pak Jhon.

Yang menarik, kata Pak Jhon, kadang ada pembeli yang mengambil dalam jumlah puluhan. Bukan untuk disimpan dalam sangkar di taman. Juga tidak dipelihara, hingga setelah pintar dan suaranya bagus ikut kontes. Tapi, burung itu dibeli lalu dilepas.

Saya percaya itu. Ada teman saya yang mau membuka usaha di Bidukbiduk. Salah satu syaratnya, melepas ratusan ekor burung di kawasan di mana ia akan memulai usaha. “Pelanggan begitu yang banyak pak,” kata Jhon.

Tepi teman saya lagi, justru sebaliknya. Dia tidak respek melihat siapapun menyimpan burung dalam sangkar. Juga tidak mau menghadiri kalau diundang acara kontes suara burung. Teman saya bilang, kalau memang menyayangi burung, kenapa harus dibuat merana dalam sangkar.

Kalau sayang burung, mengapa dieksploitasi suaranya.  Harusnya dilepas ke alam bebas. Biar kita semua mendengar suara indahnya dari alam, bukan dari balik sangkar.

Tak nyaman juga rasanya. Burung kenari saya di rumah suaranya merdu. Kalau saya lepaskan, dia akan terbang jauh. Yang dengar suara merdunya, jauh dari rumah saya. Giliran saya yang rindu suara si burung kenari. Hehe, moga saja, untuk saya ada pengecualian. (*/udi)

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 09 Juli 2020 20:34

Kok Meningkat Drastis?

SAMBIL membaca dengan seksama inbox medsos pelanggan yang mengeluh tagihan…

Sabtu, 02 Mei 2020 02:38

Mengikuti Mas Agus Bagi Ayam Goreng dan Takjil

JARUM jam baru menunjukkan pukul 15.00 Wita. Tapi halaman rumah…

Sabtu, 25 April 2020 12:34

Kuatkan Diri di Bulan Suci Menghadapi Pandemi

TIDAK terasa kita sudah memasuki bulan yang istimewa bagi umat…

Jumat, 17 April 2020 13:28

Sebagian Dana Desa untuk BLT

SEBAGAI salah satu daerah terdampak Covid-19, setidaknya 18.260 keluarga di…

Sabtu, 11 April 2020 00:30

Virus Ini Lebih Berbahaya Dibanding Corona

SAAT ini, secara garis besar ada tiga virus yang berbahaya.…

Sabtu, 04 April 2020 19:31

Kisah Sampar dan Covid-19

PANDEMI Covid-19 mengingatkan kita pada ulasan Albert Camus dalam novelnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers