MANAGED BY:
KAMIS
27 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 11 September 2019 18:53
Syarat Masih Kurang

BKPP Belum Proses Pengunduran Diri Rasatkan

Abdul Rifai

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB- Pengajuan berkas pengunduran diri Rasatkan sebagai pegawai negeri sipil (PNS), belum bisa diproses Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Berau.

Dikatakan Kepala BKPP Abdul Rifai, berkas pengunduran diri yang diajukan pegawai yang berdinas di Kelurahan Bugis tersebut, dinilai belum lengkap. Ada beberapa persyaratan yang kurang dan diminta dilengkapi, jika benar-benar ingin mengundurkan diri.

“Masih ada berkas yang belum dipenuhi oleh yang bersangkutan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (10/9).

Disebutkannya, beberapa persyaratan yang dinilainya masih kurang, yakni data keaktifan bekerja yang dibuktikan dengan absensi. Serta ada atau tidaknya tanggungan piutang di tempat bekerja.

“Itu yang kami tunggu,” katanya.

Rifai menuturkan, pihaknya memberi waktu hingga akhir September kepada Rasatkan untuk melengkapi kekurangan tersebut. Jika dalam waktu yang ditentukan, status PNS Rasatkan tidak bisa dilepas begitu saja.

“Kami akan rapatkan lagi ke depannya seperti apa. Yang jelas kami masih menunggu hingga akhir bulan ini,” katanya lagi.

Terpisah, Lurah Bugis Fitriadi menuturkan, Rasatkan saat ini masih aktif sebagai salah satu kepala seksi di kelurahannya. Untuk tingkat kehadiran, diakuinya sejak munculnya wacana Rasatkan akan maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Berau 2020 nanti, yang bersangkutan memang beberapa kali izin tidak masuk kerja. “Untuk tingkat kehadirannya sudah menurun. Hari ini (kemarin, red), dia tidak masuk kerja,” katanya.

Ia juga tidak menampik bahwa pihak Kelurahan Bugis, sudah mendapatkan surat tembusan dari Bupati Berau mengenai pengajuan pengunduran diri stafnya tersebut. “Sekitar 3 minggu lalu (menerima tembusan pengajuan pengunduran diri, red),” katanya lagi.

Ia menilai, kinerja Rasatkan selama bertugas di Kelurahan Bugis disebutnya sangat baik. Namun mulai menurun sejak berembusnya rencana maju di pilkada Berau.

“Yang jelas, saat ini dia (Rasatkan) masih pegawai kami,” tutupnya.

Sementara itu, Rasatkan yang coba ditemui di tempatnya bekerja, sedang tidak berada di tempat. Sementara dua nomor telepon Rasatkan yang pernah digunakan berkomunikasi dengan awak media ini, keduanya sedang berada di luar jangkauan. (*/hmd/udi)


BACA JUGA

Rabu, 26 Februari 2020 09:53

Anggota BPBD Kaltim Tewas Tenggelam

TANJUNG REDEB – Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi…

Rabu, 26 Februari 2020 09:52

SD Pilanjau Butuh Tambahan Kelas

SAMBALIUNG – Sekolah Dasar 001 Kampung Pilanjau, Kecamatan Sambaliung butuh…

Rabu, 26 Februari 2020 09:44

Petani Bawa Ribuan Liter Solar, Buat Apa? Pak Polisi Curiga Dong.....

TANJUNG REDEB – Jajaran Polres Berau kembali menangkap pelaku peredaran…

Selasa, 25 Februari 2020 11:28

Kakam Mundur, Talisayan Pilkakam PAW

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, akan menggelar…

Selasa, 25 Februari 2020 11:25

Musda KNPI Paling Lambat April

TANJUNG REDEB - Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda…

Selasa, 25 Februari 2020 11:23

Mantan Dirut IPB Ajukan Kasasi

TANJUNG REDEB – Upaya hukum banding terdakwa perkara tindak pidana…

Selasa, 25 Februari 2020 11:20

Layanan Jampersal Berlaku Lagi

TANJUNG REDEB – Kabar baik bagi ibu hamil yang hendak…

Senin, 24 Februari 2020 14:23

Maling Satroni Perumahan Guru

SEGAH – Penghuni perumahan guru SD 001 Tepian Buah, Kecamatan…

Senin, 24 Februari 2020 14:21

Musda Dibatalkan, Tiga Kubu KNPI Bersatu

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda…

Senin, 24 Februari 2020 14:20

Tarik Investasi melalui Pengelolaan Mangrove

TANJUNG REDEB – Potensi investasi, tak melulu dilakukan dengan mengeruk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers