MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 11 September 2019 19:02
Harga Lada Masih Anjlok

Disbun Sebut Imbas Pasar Dunia

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Harga komoditi lada di Kabupaten Berau dua tahun terakhir mengalami penurunan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dan keluhan petani lada di Berau.

Menurut Kepala Bidang Produksi, Dinas Perkebunan Berau, Iwan, anjloknya harga lada ini imbas dari pasar dunia. Dalam hal ini, Vietnam disebut-sebut sebagai negara yang mengontrol harga lada kelas dunia.

Hasil pantauan harga jual lada per September 2019 yang dilakukan Dinas Perkebunan, berkisar Rp 48.000 per kilogram.

Dikatakan Iwan, beberapa tahun terakhir ini, produksi lada Vietnam memang cukup besar. Dan menjualnya ke seluruh dunia dengan harga yang cukup murah. Karena itu, mau tidak mau petani lada di Indonesia pada umumnya, Berau khususnya harus mengikuti.

"Soalnya kita menjual produk yang sama. Kalau kita paksakan menjual di atas harga yang sudah mereka patok, jelas kita kalah dan sudah pasti tidak ada yang mau beli," jelas Iwan, Selasa (10/9).

Menurutnya, penurunan harga lada ini masalahnya bukan pada kualitas. “Kalau kualitas, lada hasil petani kita cukup bagus kok," ujarnya.

Sekretaris Disbun, Amran, membenarkan jika kualitas produk lada petani di Berau sudah cukup bagus. Hanya saja, adanya persaingan seperti saat ini, petani kembali diminta untuk meningkatkan kualitas lada. Berikut dengan besaran produksi dan pengolahan lada pasca-panen. Melalui upaya tersebut, diharapkan hasil produksi jauh lebih baik. Entah dari besaran produksinya ataupun kualitas lada.

Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan Berau, pada 2019 perkebunan lada di Berau terdata seluas 2.543 hektare dengan jumlah produksi mencapai 942.701 kilogram. Sementara jumlah petani lada sampai saat ini sebanyak 2.618 orang.

Terkait pasar, diakui Amran hingga kini pemasaran lada dilakukan secara mandiri oleh petani. Sehingga harga lada hanya mengikuti hukum pasar.

“Harga lada ditentukan oleh pasar. Kami tidak bisa menentukan dalam lingkungan kabupaten. Karena ini pasar bebas. Tidak ada penekanan maupun intervensi dan ini masalah pasar dan kualitas,” tuturnya.

Menurutnya, jika harga turun, pemerintah tidak berhenti melakukan pengembangan. Harga yang fluktuatif ujarnya wajar. Dia berharap, produksi lada Berau mampu menembus persaingan pasar dengan jumlah lebih banyak. (*/plp/har)

 


BACA JUGA

Senin, 04 November 2019 19:02

Harga Bahan Pokok Masih Fluktuasi

TELUK BAYUR– Harga berbagai bahan pokok terus menunjukkan fluktuasi. Seperti…

Senin, 28 Oktober 2019 18:25

Produksi Garam Lokal Tak Masuk Prioritas KKP

TANJUNG REDEB – Produksi garam di Berau tergolong masih rendah.…

Senin, 28 Oktober 2019 18:24

4 Komoditas Andalan Berau Ini Harus Tembus Pasar Ekspor

TANJUNG REDEB – Berbagai komoditas perkebunan di Berau bakal diorientasikan…

Minggu, 27 Oktober 2019 01:14

Harga Getah Karet Bikin Miris

TANJUNG REDEB – Getah karet sempat menjadi salah satu komoditas…

Jumat, 25 Oktober 2019 13:57

Pedagang Mulai Resah

TANJUNG REDEB – Sempat mengalami penurunan, harga cabai dan bawang…

Selasa, 22 Oktober 2019 18:24

Batu Bara Lesu, Penjualan Roda Dua Turun 30 Persen

TANJUNG REDEB – Turunnya harga batu bara turut berimbas terhadap…

Sabtu, 19 Oktober 2019 18:42

Tingkatkan Produktivitas Kakao, 163 Hektare Lahan Petani Direhabilitasi

TANJUNG REDEB – Bantu meningkatkan produktivitas maupun produksi kakao dan…

Selasa, 15 Oktober 2019 10:20

Tingkatkan Produksi Sapi

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau optimis…

Rabu, 09 Oktober 2019 12:17

Petani Diminta Hindari Bibit Abnormal

TANJUNG REDEB - Sekretaris Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Amran imbau…

Senin, 07 Oktober 2019 13:09

Jaga Harga Cabai Tetap Normal

TANJUNG REDEB – Untuk menekan tingginya harga cabai di pasaran,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*