MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 11 September 2019 19:06
APESS..!! Niatnya Kampung di Sini Online, Ehh Ternyata Ngga Ada Jaringan
Ilyas Natsir

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Berau, memprogramkan seluruh kampung yang tersebar di 13 kecamatan akan dijadikan sebagai kampung online.

Kepala DPMK Berau Ilyas Natsir mengatakan, melalui program kampung online ini, nantinya setiap kampung menggunakan digitalisasi dan memiliki website. Sehingga setiap kampung dapat memublikasikan data-data potensi agar mengundang investasi hadir ke kampung.

Begitu juga dengan produk-produk kampung dapat dipasarkan melalui media sosial. Jadi setiap kampung dapat lebih kreatif dan inovatif dengan adanya pemasaran melalui akses internet. “Produk-produk di dalam Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) nantinya dapat dijadikan sebagai produk khas kampung,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini semua kampung sudah memiliki website. Hanya saja, masih ada sebagian yang belum aktif. Ada beberapa kampung yang sudah aktif.,” ujarnya.

Menurutnya, dalam mewujudkan kampung online tersebut, masih ada beberapa kendala. Di antaranya masih ada beberapa kampung yang belum tersedia jaringan. Selain itu, juga masalah listrik. “Ada beberapa kampung yang masih blank sport, belum tersedia jaringan internet,” katanya.

“Untuk masalah anggaran, kebutuhan untuk program ini tidak besar,” sambungnya. Meski demikian, ia optimistis bahwa di tahun 2020 nanti, semua website kampung di Berau dapat difungsikan. Hal ini juga sesuai keinginan Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, bahwa di tahun 2020 ini semua kampung sudah memiliki akses internet.

“Mengingat bahwa manfaat kampung online juga cukup besar bagi perkembangan dan pembangunan kampung,” ucapnya. Menurut Ilyas, tujuan dibentuknya kampung online ini untuk meningkatkan status kampung, dan mengurangi desa tertinggal yang ada di Berau.

Saat ini, jika dilihat dari indeks desa mandiri (IDM) Berau 2019, status desa tertinggal berjumlah 20 kampung, desa berkembang 55 kampung, desa maju 20 kampung, dan 1 desa mandiri.

Tentunya hal ini akan menjadi pekerjaan rumah pihaknya, dalam meningkatkan status kampung di Berau menjadi kampung mandiri, sesuai dengan gagasan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). (*/sgp/har).

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 11:21

Terhimpit Ekonomi, Dua Pemuda Edarkan Sabu

TANJUNG REDEB - Jajaran Satreskoba Polres Berau kembali mengungkap peredaran…

Sabtu, 21 September 2019 11:20

Sekretaris P2TP2A: Itu Perlu Disyukuri

TANJUNG REDEB – Sekretaris Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan…

Sabtu, 21 September 2019 11:19

Tes CPNS Diprediksi Oktober

TANJUNG REDEB – Penerimaan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di…

Jumat, 20 September 2019 17:52

2,435 Gram Sabu dari 2 Kasus Dimusnahkan

TANJUNG REDEB – Jajaran Satreskoba Polres Berau kembali melakukan pemusnahan…

Jumat, 20 September 2019 17:52

Melanggar, Sanksi Pidana Menanti

TANJUNG REDEB – Jajaran Polsek Talisayan terus mengingatkan masyarakat agar…

Jumat, 20 September 2019 17:50

Angka Kekerasan Seksual Meningkat

TANJUNG REDEB - Kekerasan seksual pada anak dan perempuan tahun…

Jumat, 20 September 2019 17:49

Disnakertrans Wacanakan Pendirian BLK

TANJUNG REDEB - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau…

Kamis, 19 September 2019 18:03

Perhatikan Kesehatan Lansia

TANJUNG REDEB – Pastikan kesehatan masyarakat khususnya lanjut usia (Lansia)…

Kamis, 19 September 2019 18:01

Manfaatkan ADK untuk Cegah Stunting

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Berau,…

Kamis, 19 September 2019 17:55

Madri Pani Jadi Ketua Definitif

TANJUNG REDEB – Ketua Sementara DPRD Berau Madri Pani, resmi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*