MANAGED BY:
JUMAT
05 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 14 September 2019 13:53
BMKG Terbitkan Peringatan Dini

Kabut Asap Buat Penerbangan Lumpuh

KABUT MENUTUP: Asap yang menyelimuti Bumi Batiwakkal, membuat aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau lumpuh sejak pukul 09.00 Wita hingga petang kemarin.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau lumpuh. Pasalnya, kabut asap menyelimuti langit Berau dan sekitarnya. Jarak pandang hanya sekitar 1 kilometer, membuat seluruh maskapai tidak diizinkan melakukan pendaratan maupun lepas landas.

Dikatakan Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau Bambang Hartato,  sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita saat diwawancarai kemarin, tidak ada aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau. Karena jarak pandang minimal 3,5 meter untuk bisa melakukan penerbangan.  

“Jarak pandang hanya 1 kilometer dan kami tidak berani untuk melakukan aktivitas,” katanya. Kondisi itu juga yang membuat seluruh penumpang maskapai Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan Wings Air, dengan jadwal penerbangan siang hari, terus menunggu di terminal bandara. Sementara kepastian pesawat bisa terbang, tak kunjung jelas hingga petang kemarin. “Sudah delay sejak pagi, karena pesawat yang mau landing (mendarat) juga tidak bisa,” katanya.

Terpisah, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau Tekad Sumardi mengatakan, ketebalan kabut asap sudah sangat mengganggu. Bukan sekadar mengancam kesehatan masyarakat, terutama pada bagian pernapasan, tapi juga sudah membuat aktivitas penerbangan di Berau lumpuh.

“Kami sudah menyebarkan surat peringatan dini, bahwa kabut asap kali ini serius dan tebal. Bahkan kabut asap ini sudah muncul sejak malam, hingga sore ini (kemarin, red) tidak juga hilang,” katanya kepada Berau Post, Jumat (13/9).

Diduga, kabut asap tebal yang muncul, disebabkan aktivitas pembakaran hutan dan lahan.

Untuk itu dirinya mengimbau kepada masyarakat, agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. “Karena banyaknya pembakaran lahan yang menyebabkan asap, membuat semua orang  terkena imbasnya,” ucapnya. (*/aky/udi)


BACA JUGA

Kamis, 04 Juni 2020 19:38

Jangan Terburu-buru Buka Wisata

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau diminta tidak terburu-buru membuka…

Kamis, 04 Juni 2020 19:34

RSD Siap Tampung Pasien

TANJUNG REDEB – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Rumah Sakit Darurat…

Kamis, 04 Juni 2020 19:33

Sering Disiksa, 7 Tahun Menyimpan Dendam

TANJUNG REDEB - Polres Berau menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap Anselmus…

Kamis, 04 Juni 2020 19:30

Pemkab Masih Godok SOP New Normal

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau Agus Tantomo mengatakan, saat…

Rabu, 03 Juni 2020 08:30

Pastikan Kantor Pelayanan Mengikuti Protokol Kesehatan

TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau Agus Tantomo mengecek sejumlah…

Rabu, 03 Juni 2020 08:27

Ajukan 1.000 Alat RDT ke Provinsi

TANJUNG REDEB - Sebelum menerapkan tatanan baru atau new normal,…

Rabu, 03 Juni 2020 08:24

PDP Nol, ODP Sisa 2 Pasien

TANJUNG REDEB – Kabar baik terkait perkembangan penanganan kasus Covid-19…

Rabu, 03 Juni 2020 08:19

Pemberangkatan Haji 2020 Ditunda

TANJUNG REDEB - Kementerian Agama (Kemenag) RI telah memutuskan tidak…

Selasa, 02 Juni 2020 19:09

Objek Wisata Bakal Dibuka

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau berencana membuka kembali sejumlah…

Selasa, 02 Juni 2020 19:09

Wabup: Patuhi Protokol Kesehatan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tengah memperisapkan penerapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers