MANAGED BY:
SENIN
14 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 14 September 2019 13:53
BMKG Terbitkan Peringatan Dini

Kabut Asap Buat Penerbangan Lumpuh

KABUT MENUTUP: Asap yang menyelimuti Bumi Batiwakkal, membuat aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau lumpuh sejak pukul 09.00 Wita hingga petang kemarin.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau lumpuh. Pasalnya, kabut asap menyelimuti langit Berau dan sekitarnya. Jarak pandang hanya sekitar 1 kilometer, membuat seluruh maskapai tidak diizinkan melakukan pendaratan maupun lepas landas.

Dikatakan Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau Bambang Hartato,  sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita saat diwawancarai kemarin, tidak ada aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau. Karena jarak pandang minimal 3,5 meter untuk bisa melakukan penerbangan.  

“Jarak pandang hanya 1 kilometer dan kami tidak berani untuk melakukan aktivitas,” katanya. Kondisi itu juga yang membuat seluruh penumpang maskapai Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan Wings Air, dengan jadwal penerbangan siang hari, terus menunggu di terminal bandara. Sementara kepastian pesawat bisa terbang, tak kunjung jelas hingga petang kemarin. “Sudah delay sejak pagi, karena pesawat yang mau landing (mendarat) juga tidak bisa,” katanya.

Terpisah, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau Tekad Sumardi mengatakan, ketebalan kabut asap sudah sangat mengganggu. Bukan sekadar mengancam kesehatan masyarakat, terutama pada bagian pernapasan, tapi juga sudah membuat aktivitas penerbangan di Berau lumpuh.

“Kami sudah menyebarkan surat peringatan dini, bahwa kabut asap kali ini serius dan tebal. Bahkan kabut asap ini sudah muncul sejak malam, hingga sore ini (kemarin, red) tidak juga hilang,” katanya kepada Berau Post, Jumat (13/9).

Diduga, kabut asap tebal yang muncul, disebabkan aktivitas pembakaran hutan dan lahan.

Untuk itu dirinya mengimbau kepada masyarakat, agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. “Karena banyaknya pembakaran lahan yang menyebabkan asap, membuat semua orang  terkena imbasnya,” ucapnya. (*/aky/udi)


BACA JUGA

Minggu, 13 Oktober 2019 19:12

Dua Figur Daftar ke Gerindra

TANJUNG REDEB - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Berau,…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:56

Target Tuntas 2021

TANJUNG REDEB – Pembangunan sarana pendidikan di wilayah 3T (tertinggal,…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:54

Mengatur Lalu Lintas di Titik Pekerjaan Drainase, Dishub Akui Tak Dilibatkan

TANJUNG REDEB – Beberapa proyek pengerjaan drainase di wilayah Tanjung…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:53

Tangkal Berita Hoaks, Kenali Sumber Informasi

Pelajar yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah…

Minggu, 13 Oktober 2019 18:49

Solar Kosong, Nelayan Tidak Melaut

TANJUNG REDEB – Masyarakat nelayan di Kampung Kasai, Kecamatan Pulau…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:22

Deklarasi Perpisahan di Hadapan ASN

TANJUNG REDEB – Kasak-kusuk pencalonan petahana yang akan berkompetisi pada…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:20

Jarak Tempuh Jadi Pertimbangan Mutasi

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau kembali melakukan promosi dan…

Sabtu, 12 Oktober 2019 12:18

Ungkap Peredaran Kosmetik Ilegal

TANJUNG REDEB - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SA…

Jumat, 11 Oktober 2019 18:48

Dilantik Hari Ini, 60 ASN Dirotasi

TANJUNG REDEB - Bupati Berau kembali akan melantik puluhan pejabat…

Jumat, 11 Oktober 2019 18:46

Jederrrr...!! Petir Menyambar, Tiga Pekerja Jatuh dan Pingsan

PULAU DERAWAN - Tiga karyawan PT Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*